Tulang belikat: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
SieBot (bicara | kontrib)
k bot Menambah: et:Abaluu
Borgxbot (bicara | kontrib)
k bot Menambah: ro:Omoplat
Baris 62: Baris 62:
[[pl:Łopatka]]
[[pl:Łopatka]]
[[pt:Escápula]]
[[pt:Escápula]]
[[ro:Omoplat]]
[[ru:Лопатка]]
[[ru:Лопатка]]
[[sk:Lopatka]]
[[sk:Lopatka]]

Revisi per 1 Maret 2008 23.08

Scapula kiri - tampakan depan (fascia costalis)
Scapula kiri - tampakan belakang (fascia dorsalis)

Dalam anatomi manusia, tulang belikat atau scapula adalah tulang yang menghubungkan humerus (tulang lengan atas) dan clavicula (tulang selangka).

Ikhtisar

Scapula membentuk bagian posterior dari gelang bahu. Berbentuk pipih dan seperti segitiga. Secara anatomis, memiliki dua permukaan (fascia), 3 pinggir (margo), dan 3 sudut (angulus).

Pada bagian anterior, terdapat fossa (alur) subscapularis, dimana tempat melekatnya otot subscapularis.

Bagian permukaan posterior dibagi oleh spina scapula menjadi fossa suprapinosus dan fossa infraspinosus. Pada manusia dan beberapa karnivora, pada ujung spina scapula terdapat bagian acromion. Bagian khas lainnya yaitu processus coracoideus yakni tonjolan yang berasal dari bagian utama scapula sendiri (bukan spina). Ujung dari processus ini dilekati oleh banyak otot seperti otot coracobrachialis.

Di dekat bagian bawah processus coracoideus terdapat angulus lateralis, dan sebuah bagian seperti cekungan yang disebut cavitas glenoidales. Di cavitas inilah tempat melekatnya bonggol kepala dari humerus.

Scapula bersendi dengan clavicula pada acromion.

Perlekatan

Otot-otot yang melekat pada scapula:

Lihat pula