Rasuna Said: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
14 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Clean up, replaced: Dekrit → Dekret, removed stub tag using AWB
k (Robot: Perubahan kosmetika)
k (Clean up, replaced: Dekrit → Dekret, removed stub tag using AWB)
== Setelah kemerdekaan ==
 
Setelah [[kemerdekaan Indonesia]], Rasuna Said aktif di Badan Penerangan Pemuda Indonesia dan Komite Nasional Indonesia. Rasuna Said duduk dalam Dewan Perwakilan Sumatera mewakili daerah Sumatera Barat setelah Proklamasi Kemerdekaan. Ia diangkat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS), kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung setelah [[DekritDekret Presiden 5 Juli 1959]] sampai akhir hayatnya, 2 November 1965 di Jakarta. H.R. Rasuna Said meninggalkan seorang putri (Auda Zaschkya Duski) dan 6 cucu (Kurnia Tiara Agusta, Anugerah Mutia Rusda, Moh. Ibrahim, Moh. Yusuf, Rommel Abdillah dan Natasha Quratul'Ain).
 
Rasuna Said diangkat sebagai salah satu Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 084/TK/Tahun 1974 tanggal 13 Desember 1974.
{{Pahlawan Indonesia}}
 
{{bio-stub}}
{{lifetime|1910|1965|}}
 
{{DEFAULTSORT:Said, Hajjah Rangkayo Rasuna}}
 
[[Kategori:Pahlawan nasional Indonesia]]
[[Kategori:Pejuang kemerdekaan Indonesia]]

Menu navigasi