Lompat ke isi

Abikoesno Tjokrosoejoso: Perbedaan antara revisi

2 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
cosmetic changes, replaced: nasehat → nasihat
k (minor cosmetic change)
k (cosmetic changes, replaced: nasehat → nasihat)
}}
 
'''Abikoesno Tjokrosoejoso''' (juga dieja '''Abikusno Cokrosuyoso''', lahir di [[Karanganyar, Kebumen|Kota Karanganyar, Kebumen]] tahun [[1897]] meninggal tahun [[1968]]) adalah salah satu Bapak Pendiri Kemerdekaan Indonesia dan penandatangan konstitusi. Ia merupakan anggota [[Panitia Sembilan]] yang merancang pembukaan [[UUD 1945]] (dikenal sebagai [[Piagam Jakarta]]). Setelah kemerdekaan, ia menjabat sebagai [[Menteri Perhubungan]] dalam [[Kabinet Presidensial]] pertama [[Soekarno]] dan juga menjadi penasehatpenasihat Biro Pekerjaan Umum.
 
Kakak Tjokrosoejoso adalah [[Oemar Said Tjokroaminoto]], pemimpin pertama [[Sarekat Islam]]. Setelah kematian saudaranya pada 17 Desember 1934, Abikoesno mewarisi jabatan sebagai pemimpin [[Partai Sarekat Islam Indonesia]] (PSII). Bersama dengan [[Mohammad Husni Thamrin]], dan [[Amir Sjarifoeddin]], Tjokrosoejoso membentuk [[Gabungan Politik Indonesia]], sebuah front persatuan yang terdiri dari semua partai politik, kelompok, dan organisasi sosial yang menganjurkan kemerdekaan negara itu. Mereka menawarkan dukungan penuh kepada otoritas pemerintahan kolonial Belanda dalam hal pertahanan untuk melawan Jepang jika mereka diberikan hak untuk mendirikan parlemen di bawah kekuasaan [[Daftar Penguasa Belanda|Ratu Belanda]]. Belanda menolak tawaran tersebut.
{{BPUPKI}}
{{Pancasila Indonesia}}
{{Indo-bio-stub}}
 
[[Kategori:Tokoh dari Kebumen]]
[[Kategori:Menteri Kabinet Presidensial]]
[[Kategori:Menteri Indonesia]]
 
 
{{Indo-bio-stub}}
110.443

suntingan