Daun wangi: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1.393 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
+
(+)
 
== Kegunaan ==
Di [[Australia]], tanaman ini dipakai untuk membuat [[shampo]], [[sabun]], dan [[parfum]]. Di Indonesia, [[minyak atsiri]]nya dipakaikan sebagai [[atraktan nabati]] untuk mengendalikan hama [[lalat buah]].<ref name=kardinan/> Bijinya ini kecil, dan ada pada kapsul-kapsul bunganya. Manakala tanaman ini dipangkas, muncul ranting-ranting baru mirip [[teh]]. Bagian utamanya, yaitu [[metil eugenol]] (C<sub>12</sub>H<sub>14</sub>O<sub>2</sub>), adalah atraktan bagi lalat buah. Rendaman daunnya hanya 1-2%. Bahan aktifnya berasal daripada penyulingan daun, lalu ada eugenol sebanyak 5% dan 2% komponen tak teridentifikasi.<ref name=kardinan/> Selain itu pula, tanaman ini juga baik untuk [[reboisasi|penghijauan lingkungan]], penahan [[erosi]], hidup di tepi sungai, tepi jalan, tepi [[bukit]], dan [[tanaman hias]] di pekarngan rumah. Lalat buah yang biasa terpikat dengan tanaman ini ialah spesies ''Bactotera dorsalis''.<ref name=daun/>
 
Pengaplikasiannya dapat bisa dipakai dengan jalan penyulingan, lalu dimasukkan ke botol demi memikat lalat buah. Bisa juga dengan cara mencampurkan air secara langsung, dengan [[sabun colek]], dalam botol, lalu didiamkan sehari semalam, baru dapat diaplikasikan. Atraktan jenis ini dapat bertahan 5-6 hari, dan sekuat atraktan dari kimia sintetis. Apalagi tanaman ini dapat mencapai puluhan tahun, dan dipanen tiap-tiap 4-6 bulan sekali.<ref name=daun/>
 
== Referensi ==
8.311

suntingan

Menu navigasi