Mineral sulfida: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
34 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (Rachmat04 memindahkan halaman Mineral Sulfida ke Mineral sulfida)
k
{{rapikan}}
{{wikify}}
'''Mineral Sulfidasulfida''' merupakan salah satu kelompok mineral dalam klasifikasi Dana. Mineral ini sering dimanfaatkan sebagai mineral ekonomis, keberadaan mineral ini erat kaitannya dengan alterasi hidrotermal. Mineral Sulfida merupakan Kelompok mineral yang tersususn dari kombinasi antara logam atau semi-logam dengan belerang, misalnya Pirit, Galena, Kalkopirit, Kalkosist, dan lain sebagainya.<ref>Warmada, I Wayan, 2014. Kristalografi dan Mineral. Yogyakarta, Lab Bahan Galian, Jurusan Teknik Geologi FT-UGM.</ref>
 
=== '''Ciri-ciri mineral Sulfida''' ===
Ada beberapa penciri utama pada kelompok mineral sulfide yaitu :
# Kelompok mineral ini dicirikan dengan adanya anion S<sup>2-</sup>.
# Kebanyakan mineral sulfide bersifat lunak dan dapat menjadi konduktor listrik yang baik, yang mencerminkan kehadiran ikatan logam di dalam strukturnya.
 
=== '''Klasifikasi Mineral Sulfida''' ===
Mineral kelompok sulfida dapat  dibagi menajadi 2 kelompok kecil, yaitu:
# Tellurides yaitu mineral sulfide yang anion S<sup>2</sup> digantikan oleh Tellurium. Contohnya Sylvanite (AuAgTe4).
# Arsenides, jika Arsenic menggantikan unsur Sulfur (S) sebagai anion mineral. Contoh: Chloantite [(Ni,Co)As2], Smaltite [(Co,Ni)Ass], Nickeline (NiAs).
 
=== '''Pembentukan''' ===
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa proses pembentukan mineral sulfida ada kaitannya proses hidrtermal atau lokasi pembentukannya ekat dengan gunungapi yang memiliki kandungan Sulfur yang tinggi. Unsur utama yang bercampur dengan sulfur tersebut berasal dari magma, kemudian terkontaminasi oleh sulfur yang ada disekitarnya. Pembentukan mineralnya biasanya terjadi dibawah kondisi air tempat terendapnya unsur sulfur. Proses tersebut biasanya dikenal sebagai alterasi mineral dengan sifat pembentukan yang terkait dengan hidrotermal (air panas).
 
Larutan hidrotermal terbentuk pada fase akhir siklus pembekuan magma. Ketika magma naik kepermukaan maka magma tersebut akan berinteraksi dengan batuan yang dilewati akan menyebabkan terubahnya mineral-mineral penyusun batuan samping dan membentuk mineral-mineral baru (Mineral yang teralterasi). Larutan hidrotermal tersebut akan terendapkan pada suatu tempat membentuk mineralisasi.<ref>Abdullah, Muhammad, dkk. 2011. Minerals of Hydrothermal and Fumarolic Systems. Yogyakarta; Program Studi Geofisika FMIPA UGM.</ref>
 
=== '''Pemanfatan mineral Sulfida'''sulfida ===
Mineral Sulfida banyak dimanfaatkan dalam sektor industry, karena memang mineral ini kebanyakan merukan mineral pembentuk bijih (ore). Misalnya bijih tembaga, seng, timbal, airraksa, bismut, kobal, arsen, antimon. nikel, dan logam bukan-besi yang lainnya. Misalnya Pirit (FeS2), meskipun pirit bukan merupakan bijih untuk diambil besinya, tetapi digunakan sebagai sumber asam sulfur. Beberapa manfaat mineral sulfide lainnya adalah: Galena (PbS) yang dimanfaatkan untuk sumber bijih perak. Argentite (Ag2S) yang merupakan sumber utama bijh perak juga. Kalkosit (Cu2S) merupakan mineral penghasil bijih tembaga. Sphalerite (ZnS) merupakan sumber utama seng. Cinnabar (HgS) merupakan sumber utama merkuri. Stibnite (Sb2S3) dimanfaatkan dalam pembuatan kabel, baterai timbel, cat, dan peralatan medis.
 
=== '''Contoh dan Deskripsideskripsi Mineral'''mineral ===
Salah satu contoh dari mineral kelompok Sulfida adalah Kalkopirit, berikut ini adalah deskripsi singkat mineral kalkopirit. Warna: Kuning. Cerat:  Hijau kehitaman. Kilap: Logam. Kekerasan: 3,5 – 4 skala mosh. Derajat Ketransparanan: Opaque. Belahan: 1 arah. Pecahan: Konkoidal. Sistem Kristal: Tetragonal. Berat Jenis: 4,2.
 

Menu navigasi