Kuda lumping: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
4 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
Menolak 2 perubahan teks terakhir (oleh 119.252.172.234) dan mengembalikan revisi 9520262 oleh Dubaya
(Menolak 2 perubahan teks terakhir (oleh 119.252.172.234) dan mengembalikan revisi 9520262 oleh Dubaya)
 
== [[Jenis]] Kuda Lumping ==
* Jaranan Thek MakassarPonorogo
* Jaranan Kediri, kediri
* Jaranan sentherewe, Tulungagung
Kuda lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau bahan lainnya dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang, sehingga pada masyarakat jawa sering disebut sebagai jaran kepang. Tidak satupun catatan sejarah mampu menjelaskan asal mula tarian ini, hanya riwayat verbal yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
 
Konon, tari kuda lumping adalah tari kesurupan. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah seorang pasukan pemuda cantik bergelar Jathil penunggang kuda putih berambut emas, berekor emas, serta memiliki sayap emas yang membantu pertempuran keragnhjjaankerajaan bantarangin melawan pasukan penunggang babi hutan dari kerajaan lodaya pada serial legenda reyog abad ke 8.
 
Terlepas dari asal usul dan nilai historisnya, tari kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.

Menu navigasi