Isi terbuka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Isi terbuka (bahasa Inggris: open content), suatu istilah yang diciptakan sebagai analogi dengan "sumber terbuka", menggambarkan segala karya kreatif (termasuk artikel, gambar, audio, dan video), atau karya teknik (seperti desain mesin terbuka) yang diterbitkan dalam suatu format yang secara eksplisit mengizinkan semua orang untuk menyalin dan memodifikasi informasi; tidak hanya eksklusif oleh suatu organisasi, perusahaan, atau individu. Proyek isi terbuka terbesar adalah Wikipedia.[1] Isi terbuka dapat bebas royalti, share-alike, serta dapat atau tidak mengizinkan distribusi ulang untuk tujuan komersial. Isinya dapat berupa domain publik atau berada dalam suatu lisensi terbuka seperti lisensi Creative Commons atau Lisensi Dokumentasi Bebas GNU

Technically, it is royalty free, share alike and may or may not allow commercial redistribution. Content can be either in the public domain or under an open license like one of the Creative Commons licenses.


Abstrak Skripsiiniberjudul“perencanaanpengembanganobjekwisatadanauIra -Lalaro sebagaidaya tarik wisata,alam disuco Mehara posto administrativu Tutuala municipio Lautem”jenis penelitian yang di gunakandalam penelitianiniadalahkualitatifdengananalisideskriptif yang mengambarkan dan menjelaskan tentang perencanaan dan pengembanganobyekwisatadanauIra-Lalarosebagaidayatarikwisata disucoMeharapostuadministrativeTutuala. Tujuan daripenelitian iniadalah untuk mengetahuibagaimana perencanaan pengembangan objekwisata danau Ira-Lalaro sebagai dayatarikwisataalam Masalah yang di rumuskan adalah bagaimana perencanaan pengembangandanauIra-Lalarosebagaidayatarikwisata.Teknikatau metodeyangdipakaidalam penelitianiniadalahteknikanalisisdata Penelitianinimerupakanpenelitiandiskriptifdengandukungandata kualitatif.Teknik pengumpulan data diperoleh melaluiwawancara mendalam dan studidokumentasi.Teknik Informan kunciSeperti pemerintahdaerahdanmasyarakatlokal.Agardiperolehdatayang benar-benar sesuaidengan kenyataan,sedangkan teknik analisis deskriptif.Darihasilpenelitiandiperolehbahwapengembanganobyek wisatayangterdapatdiSucomehara,meningkatkankapasitasSumber Daya Manusia (SDM),khususnya yang berkaitan langsung dengan pengembangan obyek wisata,meningkatkan kualitas sumberdaya manusia(SDM)yangmeliputipeningkatankemampuansepertiilmu pengetahuan,peningkatan kemampuan fisik,ketrampilan maupun dalam penguasaan sumber sumber daya yang ada. Perlu pengembanganinfrastrukturyangmasihrendah,perlumengembangkan investasidandukunganstakeholder,penyebaranobyekwisatadengan lainnyacukupberjauhan.Olehkarenaituperluadanyakoordinasiyang lebihintensdanterarah,meningkatkanketerlibatansectorswastadan masyarakatdalam pengembanganobyekwisata.Perluadanyapromosi yang lebih giatdan sering sehingga masyarakattahu produkyang ditawarkan. Mengembangkan suatu obyek wisata adalah xvi mengembangkan jenis produk pariwisata, memperbaiki dan meningkatkan aksesibilitas menuju obyek dan daya tarik wisata, meningkatkanpromosidanpemasaranprodukpariwisatapedesaan, meningkatkankerjasamadenganberbagaipihakterkait,mendirikan TouristInformationCenter(TIC)didaerahtujuanwisata,membentuk danmembinakelompoksadaragarwisata,memberikanpengarahan dan penjelasan tentang pentingnya pariwisata bagipengembangan perekonomiandaerahdanpeningkatankesejahteraanmasyarakat. KataKunci:Perecanaan,Pengembangan,DanauIra-Lalaro

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]