Invasi Taiwan oleh Jepang (1895)
Tampilan
| Invasi Jepang ke Taiwan 1895 | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pergerakan tentara Jepang saat menginvasi Taiwan, 1895 | |||||||||
| |||||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||||
|
|
| ||||||||
| Pemimpin atau tokoh terkemuka | |||||||||
|
|
| ||||||||
| Kekuatan | |||||||||
|
35.000 pasukan 100.000 Local tentara |
37.000 pasukan | ||||||||
| Korban jiwa dan kerugian | |||||||||
|
14.000 tewas Wounded: 85.000 |
164 tewas 515 terluka 4.700 sakit | ||||||||
Invasi Jepang ke Taiwan tahun 1895 adalah perang yang terjadi antara Kekaisaran Jepang dan Republik Formosa tahun 1895, setelah Dinasti Qing Tiongkok menyerahkan Taiwan dan Pescadores kepada Jepang dalam Perjanjian Shimonoseki. Konflik terjadi selama lima bulan, membunuh hampir 14.000 orang Formosa dan hampir 5.000 orang Jepang, terutama karena penyakit, termasuk pangeran Kitashirakawanomiya Yoshihisa dari keluarga kerajaan Jepang.