Institut Kajian Katalan
Institut d'Estudis Catalans (IEC) atau Institut Kajian Katalan adalah sebuah lembaga akademik yang bertujuan untuk melakukan penelitian dan kajian terhadap “seluruh unsur kebudayaan Katalan.” Lembaga ini berpusat di Barcelona, Katalonia, Spanyol.[1]

Institut d'Estudis Catalans (IEC)
[sunting | sunting sumber]Institut d’Estudis Catalans (IEC) dikenal terutama karena perannya dalam standarisasi bahasa Katalan. Presiden lembaga ini saat ini adalah Joan Domènec Ros Aragonès, yang terpilih untuk masa jabatan empat tahun pada 2013 dan kembali terpilih untuk periode kedua pada 2017, menggantikan Salvador Giner, yang menjabat mulai 2005 dan terpilih kembali pada 2009. IEC berpusat di Barcelona, ibu kota Katalonia dan kota terbesar kedua di Spanyol.[1]

Enric Prat de la Riba, yang kemudian menjadi Presiden pertama Mancomunitat de Catalunya (Persemakmuran Katalonia), menandatangani dokumen pendirian lembaga ini sebagai presiden Provincial Deputation of Barcelona pada 17 Juni 1907. IEC merupakan salah satu dari sejumlah lembaga kebudayaan dan ilmiah yang dibentuk pada masa itu untuk meningkatkan prestise bahasa dan budaya Katalan. Lembaga-lembaga lain yang didirikan pada periode yang sama antara lain Biblioteca de Catalunya (Perpustakaan Katalonia), Escola Industrial (Sekolah Industri), Hiking Club of Catalonia, Escola Superior de Belles Arts (Sekolah Tinggi Seni Rupa), Escola del Treball (Sekolah Tenaga Kerja), dan Centre de Recerca Matemàtica (Pusat Penelitian Matematika). Prat de la Riba juga mendirikan Escola de l’Administració Local (Sekolah Administrasi Lokal) untuk membentuk korps pegawai negeri Katalan bagi pemerintahan daerah.[1]
IEC diterima menjadi anggota Union Académique Internationale pada 1922, tak lama setelah organisasi internasional itu dibentuk.[2]
Selama masa kediktatoran Francisco Franco, bersama banyak lembaga kebudayaan Katalan lainnya,[3] IEC menjalankan kegiatannya secara semi-klandestin. Lembaga ini baru dipulihkan secara resmi ke status sebelumnya dalam bidang standarisasi bahasa setelah disahkannya undang-undang tahun 1991 oleh Parlemen Katalonia yang juga telah direstorasi.[4]
IEC juga menjadi inspirasi bagi pendirian Institut d’Estudis Occitans di Occitania, wilayah di selatan Prancis tempat bahasa Occitan (sering disebut Provençal) secara historis digunakan.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "Institut d'Estudis Catalans - IEC | L'ens de referència per a la llengua catalana" (dalam bahasa Katalan). Diakses tanggal 2025-11-07.
- ↑ Obis Monné, Aina (2020-12-11). "Institut d'Estudis Catalans (2019). Gramàtica bàsica i d'ús de la llengua catalana. Institut d'Estudis Catalans". Resercle. Revista de la Societat d'Ensenyament i Recerca del català com a llengua estrangera (1): 120–121. doi:10.31009/resercle.2020.i1.13. ISSN 2696-1210.
- ↑ Boada, Irene (2015-09-24). "The rebirth of Catalan: how a once-banned language is thriving". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-07.
- ↑ Goñi Gaztambide, José (2018-03-13). "El Cisma d'Occident a Catalunya, les Illes i el País Valencià. Repertori bibliogràfic, Barcelona, VI Centenari del Cisma d'Occident. Commemoració sota el patronatge de l'Institut d'Estudis Catalans, 1979, 249 pp., 17 X 24. ARXIU DE LA CORONA D'ARAGÓ y otros, Documentació barcelonina sobre el Cisma d'Occident. Catàleg de l'Exposició, Barcelona, VI Centenari del Cisma d'Occident. Commemoració sota el patronatge de l'Institut d'Estudis Catalans, 1979, 79 pp. + 6 láms., 17 X 24". Scripta Theologica. 14 (3): 976–977. doi:10.15581/006.14.21623. ISSN 2254-6227.