Injustice: Gods Among Us
Injustice: Gods Among Us adalah sebuah permainan video bergenre fighting (Pertarungan) yang diluncur pada tanggal 16 April 2013 untuk Microsoft Windows, Playstation 3 dan Xbox 360 yang dikembangkan oleh NetherRealm Studios dan diterbitkan oleh Warner Bros. Interactive Entertainment.[2][3]
Plot Permainan
[sunting | sunting sumber]Dibandingkan dengan sebagian besar Metro 2033 fighting yang lain adalah fakta bahwa Netherrealm Studios menyuntikkannya dengan sebuah plot dasar yang dibangun dengan rapi.[4] Walaupun terkesan klise dan serupa dengan gaya film animasi Justice League yang bertebaran di dunia maya, tetapi plot dalam permainan ini cukup baik.[4][5] Brutal dan tidak bisa diprediksi, ada alasan kuat mengapa Joker menjadi salah satu villain paling menakutkan di dunia DC.[4] Mendapatkan bom atom dan berencana untuk menghancurkan Metropolis dengannya, Joker hanya tinggal selangkah lagi untuk mewujudkan rencana gilanya yang satu ini.[4] Bertempur dengan villain yang lain, Justice League hampir berhasil menggagalkannya, tetapi sebuah fenomena aneh terjadi.[4] Beberapa superhero yang berdekatan dengan sosok Joker tiba-tiba lenyap begitu saja. Mereka terlempar ke dalam sebuah ruang dimensi lain yang jauh berbeda.[4] Sebuah dimensi yang akan menjadi mimpi buruk bagi mereka.[4] Rencana Joker untuk menghancurkan Metropolis mungkin digagalkan dengan fenomena ini, namun Batman, Wonder Woman, Green Lantern, Green Arrow, dan Aquaman terdampar di sebuah Metropolis yang jauh berbeda – sebuah kota megah yang kini hanya tinggal puing-puing.[4] Terpencar dan diburu oleh kelompok yang menyebut diri mereka sebagai One Earth Goverment, para tokoh Justice League ini pun harus mencari jawaban atas misteri apa yang sebenarnya terjadi.[4] Hal ini kian diperparah setelah mereka menemukan bahwa klon mereka di Metropolis yang hancur ini ternyata menjadi pihak yang memburu mereka.[4] Misteri ini pun terkuak setelah Aquaman kembali ke Atlantis dan menemukan jawaban atas latar belakang dari dunia yang mereka singgahi ini.[4] Kejadian serupa yang sempat terjadi di Metroplis mereka ternyata juga terjadi di Metropolis dimensi ini, hanya saja dengan output yang berbeda.[4] Jika di dunia mereka, aksi Joker berhasil dihentikan, di dunia ini Joker berhasil meratakan Metropolis dan membunuh jutaan penghuninya.[4] Tidak hanya itu saja, lewat tipu muslihat yang ia lakukan, Joker juga berhasil meracuni pikiran Superman untuk membunuh wanita yang ia cintai – Lois Lane dan anaknya dengan tangannya sendiri.[4] Penuh penyesalan dan rasa duka yang mendalam, Superman menjadi gila.[4] Ia akhirnya membunuh Joker dengan tangannya sendiri.[4] Tidak hanya itu saja, Superman pun memburu semua villain yang ada, membasmi mereka selamanya, dan akhirnya membangun dunia baru di bawah pimpinannya – One Earth Government.[4] Dari sebuah rasa sesal dan duka yang tidak bisa terhapuskan, Superman tumbuh menjadi diktator yang menyeramkan.[4] Tidak hanya berjuang untuk menciptakan dunia yang lebih damai, ia juga tidak segan untuk membunuh siapapun – teman ataupun lawan yang berani menentang perintahnya.[4] Green Arrow dan Shazam menjadi salah satu korbannya.[4] Para anggota Justice League yang lain pun tidak memiliki banyak alternatif selain mengikuti perintah Superman atau mati.[4] Oleh karena itu, satu-satunya tumpuan harapan kini terletak di pundak Justice League yang terdampar ini.[4] Dibantu oleh kelompok pemberontak – Insurgency yang berada di bawah pimpinan Batman, usaha untuk merobohkan kepimpinan diktator Superman pun dimulai. Banyak lawan yang kini berubah menjadi teman dan sebaliknya.[4]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Gaudiosi, John (2012-08-28). "Injustice for All: Developer Ed Boon tells us who his favorite character is and why Superman won't crush him". Digital Trends. Diakses tanggal 14 Mei 2014.
- ↑ Sliwinski, Alexander (2013-04-04). "Injustice iOS out now". Joystiq. Diakses tanggal 14 Mei 2014.
- ↑ Goldfarb, Andrew (2012-09-19). "TGS: Injustice: Gods Among Us Coming in April". IGN. Diakses tanggal 14 Mei 2014.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 "Injustice: Gods Among Us". Jagatplay. Diakses tanggal 14 Mei 2014.
- ↑ Rougeau, Michael (2012-07-19). "Interview: "Injustice: Gods Among Us" Producer on Walking the Line Between Casual and Hardcore". Complex. Diakses tanggal 14 Mei 2014.
