Indigo Fellowship

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Indigo Fellowship adalah sebuah kerjuaraan dibidang teknologi digital yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2009 oleh Telkom Group berkerjasama dengan Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI). Indigo Fellowship merupakan bentuk apresiasi kepada individu atau kelompok yang dianggap berhasil dalam membuat karya kreatif digital dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas, serta mendorong tumbuhnya digitalpreneur baru dalam industri tersebut.[1] Indigo Fellowship merupakan salah satu dari seluruh rangkaian program CSR Telkom bidang ICT yang dilaksanakan melalui kerjasama operasional dengan MIKTI.

Pelaksanaan[sunting | sunting sumber]

Indigo Fellowship 2009[sunting | sunting sumber]

Indigo Fellowship 2009 merupakan yang perdana, dimana ajang ini diikuti oleh 250 peserta.[2] Indigo Fellowship 2009 diselenggarakan dengan dua kategori, yaitu Karya Cipta Kreatif dan Ide Kreatif. Program ini diluncurkan pada 25 Mei 2009[3] dengan mengusung tema For a Brighter Indonesian Digitalpreuneur [4] Kriteria penjurian yang digunakan ada tiga, yaitu: People, Profit, dan Planet. Pemenang akan mendapatkan dana pengembangan maksimal 50 juta rupiah.[5] Terdapat 16 pemenang dalam Indigo Fellowship 2009 yang terdiri dari 5 pemenang kategori Ide Kreatif dan 11 pemenang kategori Karya Cipta Kreatif.[2] Ketua Deqan Juri Indonesia Fellowship 2009 adalah Ninok Leksono. [6]

Indigo Fellowship 2010[sunting | sunting sumber]

Indigo Fellowship 2010 merupaka kelanjutan dari Indigo Fellowship 2009. Dengan mengusung tema Digitalpreneur for National Character Building, Indigo Fellowship diselenggarakan dalam 4 kategori, yaitu: Consumer, Small & Medium Company, Enterprise, dan Rural & Maritime.[7] Ajang ini diikuti oleh 389 peserta.[2] Dengan 4 kriteria penjurian[7] (Marketability, Product Originality, Positive Impact, dan Personality), Indigo Fellowship 2010 menghadirkan 15 pemenang yang terdiri dari 4 pemenang kategori Consumer, 6 pemenang kategori Small & Medium Company, 3 pemenang kategori Enterprise, dan 2 pemenang kategori Rural & Matirime.[2] Ketua Dewan Juri Indonesia Fellowship 2010 adalah Richard Kartawijaya, mantan CEO Microsoft Indonesia. [8]

Indigo Fellowship 2011[sunting | sunting sumber]

Indigo Fellowship 2011 adalah Indigo Fellowship yang ketiga yang diikuti oleh 502 peserta dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Setelah disaring, dipilih 28 finalis dan ditentukan masing-masing tiga pemenang di empat kategori: Mobile (Application & Content), Animation dan Digital Comic, Business Application, dan Web Based (Application & Content).[9][10] Indigo Fellowship 2011 mengusung tema Digital Creativepreneur for Nation Competitiveness. Ketua Dewan Juri dipercayakan kepada Hari S. Sungkari dengan kriteria penjurian yang sama seperti Indigo Fellowship 2010.[11][12]

Pemenang[sunting | sunting sumber]

Berikut ini merupakan daftar pemenang Indigo Fellowship beserta karyanya.

Pemenang Indigo Fellowship 2009[sunting | sunting sumber]

Kategori Karya Cipta Kreatif[sunting | sunting sumber]

  1. Andi Martin Surjana : Hebring – Animation Minisode
  2. Agung Yuwono : Pilot Project Radio Broadcasting 2.0
  3. Bayu Sulistyo : Him & Her, Layar Lebar
  4. Danny Arifian Idiarto : Free 2 Call
  5. Dibya Pradana : AYOFOTO.COM – Portal Layanan Jual Beli Foto Stok
  6. St. Andika Sutedjo : Automatic Metering Management Using Wireless MEsh Network
  7. Eduardus Christmas : evolitera.com – penerbit eBook yang evolusioner
  8. Indra Purnama : morning!
  9. Mahshil : eCare, Solusi Hemat Berkomuniasi dari/ke Kantor
  10. Syarif Hidayat : Pilot Project Sekolah 2.0
  11. Thomas Ivantoro : SEMAR (SistEm MAnajemen Ritel)

Kategori Ide Kreatif[sunting | sunting sumber]

  1. Muhammad Imran : TELKOM VL RANDI
  2. Irvan Rismayadi : Public TV Ticker Ads
  3. Alvin Taliman : Membayar Lebih Mudah Dengan QR Code
  4. Bhawika Arthadhana : Website B2B dan Iklan Online Dengan Konsep Baru
  5. Gunadi Dwi Hantoro : Cyber Musik Via Akses Broadband

Pemenang Indigo Fellowship 2010[sunting | sunting sumber]

Kategori Customer Content & Application[sunting | sunting sumber]

Kategori Enterprise Content & Application[sunting | sunting sumber]

Rural-Maritime Content & Application[sunting | sunting sumber]

SME Content & Application[sunting | sunting sumber]

Pemenang Indigo Fellowship 2011[sunting | sunting sumber]

Kategori Consumer Content & Application[sunting | sunting sumber]

Juara Pemenang Karya
I Garibaldy Mukti Mad Warrior
II Fahma W. Rosmansyah Anak SMP Juga Bisa Jadi Creativepreneur
III Dody Qori Utama Kalkulator Nutrisi

Kategori Animation and Digital Comic[sunting | sunting sumber]

Juara Pemenang Karya
I Adhicipta R. Wirawan Adventures of Anoman
II Johan Tri Handoyo Si Nini
III Rani Yulianty Aisyah & The Backbone

Kategori Business Application[sunting | sunting sumber]

Juara Pemenang Karya
I Rosa Kurniawan Alfa Pos
II Steven Surojo Pro Hukum
III Yusep Rosmansyah Si Gokil

Kategori Web Based Application & Content [sunting | sunting sumber]

Juara Pemenang Karya
I Rosa KurniawanMuhammad Yahya Harlan Saling Sapa
II Ivan Chen Majapahit Online
III Bhawika Arthadhana Klik Bahasa

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Indigo Fellowship - Plasa Indigo
  2. ^ a b c d Profil Indigo Fellowship 2011 - PlasaIndigo
  3. ^ Indigo Fellowship cover 550 Participants - Situs Resmi Telkom 26 Agustus 2009
  4. ^ Kreator Digital? Ayo Rebut Indigo Fellowship - Kompas.com (26 Juli 2009)
  5. ^ Indigo Fellowship 2009, Ciptakan Insan Kreatif - Kabar IT (1 Agustus 2009)
  6. ^ Indigo 2009 - Wara Wara (9 September 2009)
  7. ^ a b Telkom Group Mengadakan Indigo Fellowship 2010 - Telkom.net (29 September 2010)
  8. ^ Peluncuran Indigo Fellowship 2010 - PlasaIndigo (26 Mei 2010)
  9. ^ Inilah Jawara Indigo Fellowship 2011 - Kompas Tekno (27 November 2011)
  10. ^ Telkom Besut Indigo Fellowship 2011 - Infokomputer (16 Juni 2011)
  11. ^ Jury - Indigo Felloship 2011
  12. ^ Bandung INDIGOfellowship 2011, adu cerdas masyarakat digital - BlogVaganza