Implikatur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Dalam pragmatika, implikatur percakapan adalah maksud yang terkandung di dalam suatu ujaran, tetapi kurang atau tidak dinyatakan secara langsung. Istilah ini dicetuskan oleh Grice (1975) yang mengemukakan empat maksim atau prinsip kerja sama (cooperative principles) yang harus ditaati oleh peserta pertuturan dalam upaya melancarkan jalannya proses komunikasi. Keempat maksim tersebut adalah kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara (manner).

Maksim adalah suatu prinsip yang harus dipahami oleh dua belah pihak, penutur dan pendengar, saat berkomunikasi supaya proses komunikasi dapat berjalan dengan baik.

Pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Chaer, A. (2010), Kesantunan Berbahasa, Jakarta: Rineka Cipta 
  • Grice, H.P. (1975), "Logic and Conversation", dalam Cole, P., Morgan, J.L., Syntax and Semantics Vol. III: Speech Acts, New York: Academic Press 
  • Kushartanti (2009), "Pragmatik", dalam Kushartanti, Yuwono, U., Lauder, M., Pesona Bahasa, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama