Lompat ke isi

Hubungan Azerbaijan dengan Bangladesh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hubungan Azerbaijan dengan Bangladesh
Peta memperlihatkan lokasi Azerbaijan dan Bangladesh

Azerbaijan

Bangladesh

Hubungan Azerbaijan dengan Bangladesh adalah hubungan bilateral antara Azerbaijan dan Bangladesh. Duta Besar Azerbaijan untuk India juga merangkap untuk Bangladesh, sementara Duta Besar Bangladesh untuk Turki merangkap sebagai duta besar Bangladesh untuk Azerbaijan.

Pada masa pemerintahan Sultan Iwaz Shah pada tahun 1221, sebuah khanqah dibangun untuk pengkhotbah Muslim Makhdum Shah di Birbhum (terletak di Benggala Barat, India).[1][2] Pembangunan ini difasilitasi oleh seorang pria bernama Ibnu Muḥammad al-Marāghī yang nenek moyangnya berasal dari Maragheh di Azerbaijan saat ini.[3] Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang dari Azerbaijan telah bermigrasi ke Benggala selama periode ini.[4]

Azerbaijan mendeklarasikan kemerdekaannya pada tanggal 30 Desember 1991; pada tanggal 26 Februari 1992, Bangladesh menjadi negara ke-13 yang secara resmi memulai hubungan diplomatik dengan Azerbaijan.

Pada tahun 2013, Muhammad Faruk Khan, Menteri Penerbangan Sipil dan Pariwisata Bangladesh, berkunjung ke Baku untuk berpartisipasi dalam Forum Dunia ke-2 tentang Dialog Antarbudaya.[5] Mantan Menteri Luar Negeri Bangladesh Dipu Moni melakukan kunjungan resmi ke Baku pada tahun 2013. Moni mengadakan pertemuan resmi dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Ia juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Shahin Mustafayev dan Kepala Menteri Layanan Migrasi Negara Firudin Nabiyev. Kunjungan resmi Dipu Moni ke Baku disebut sebagai "titik balik" dalam hubungan bilateral antara Azerbaijan dan Bangladesh.[6] Ibrahim Hajiyev, duta besar Azerbaijan untuk India, juga merangkap untuk Bangladesh.[7] Duta Besar Bangladesh untuk Turki, M Allama Siddiki, juga merangkap sebagai duta besar Bangladesh untuk Azerbaijan.[8]

Kerja sama

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2013, Azerbaijan dan Bangladesh menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama antara Akademi Dinas Luar Negeri mereka.[9] Azerbaijan mendukung Bangladesh dalam pencalonannya ke Organisasi Maritim Internasional pada tahun 2011.[7] Kedua negara tersebut merupakan anggota inisiatif Bank Investasi Infrastruktur Asia.[10]

Bidang ekonomi

[sunting | sunting sumber]

Azerbaijan dan Bangladesh telah menunjukkan minat untuk memperluas perdagangan dan investasi. Azerbaijan ingin mengimpor garmen jadi, farmasi, produk kulit, dan keramik dari Bangladesh. Azerbaijan juga tertarik untuk mengimpor tenaga kerja dari Bangladesh guna mendukung upaya pembangunan infrastruktur.[11] Pada tahun 2013, kedua negara sepakat untuk membentuk Komisi Ekonomi Bersama (JEC) "untuk mengeksplorasi peluang perdagangan, ekonomi, dan investasi yang belum dimanfaatkan".[12] Pada tahun 2014, Azerbaijan mengirimkan rancangan perjanjian Kerja Sama Perdagangan dan Ekonomi (TEC) kepada Kementerian Perdagangan, Pemerintah Bangladesh. Perjanjian ini akan membantu "memperluas kerja sama yang melibatkan badan-badan pemerintah yang bergerak di bidang ekonomi, organisasi profesi, bisnis, federasi, kamar dagang, entitas regional dan lokal." Perjanjian ini juga menyerukan peningkatan "kunjungan, pertemuan, dan interaksi lainnya antara individu dan perusahaan dari kedua negara untuk memastikan partisipasi dalam pameran, acara bisnis, seminar, simposium, dan konferensi."[13]

Transfer teknologi

[sunting | sunting sumber]

Azerbaijan telah menyatakan minatnya untuk mentransfer teknologi pertambangan canggihnya ke Bangladesh.[14][15]

Sengketa Nagorno-Karabakh

[sunting | sunting sumber]

Bangladesh mendukung Azerbaijan di PBB terkait sengketa Nagorno-Karabakh.[12] Bangladesh mendukung posisi Azerbaijan terkait masalah pembantaian Khojaly.[16]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Abdul Karim (2012). "Iranians, The". Dalam Islam, Sirajul; Miah, Sajahan; Khanam, Mahfuza; Ahmed, Sabbir (ed.). Banglapedia: the National Encyclopedia of Bangladesh (Edisi Online). Dhaka, Bangladesh: Banglapedia Trust, Asiatic Society of Bangladesh. ISBN 984-32-0576-6. OCLC 52727562. Diakses tanggal 23 Januari 2026.
  2. Shanawaz, AKM (2012). "Inscriptions". Dalam Islam, Sirajul; Miah, Sajahan; Khanam, Mahfuza; Ahmed, Sabbir (ed.). Banglapedia: the National Encyclopedia of Bangladesh (Edisi Online). Dhaka, Bangladesh: Banglapedia Trust, Asiatic Society of Bangladesh. ISBN 984-32-0576-6. OCLC 52727562. Diakses tanggal 23 Januari 2026.
  3. Siddiq, Mohammad Yusuf (2011). "Sufism, Sheikhs and Khanqahs of Bengal". Dalam Alam, Ishrat; Hussain, Syed Ijaz (ed.). The Varied Facets of History: Essays in Honour of Aniruddha Ray. hlm. 147-148.
  4. Siddiq, Mohammad Yusuf (2015). Epigraphy and Islamic Culture: Inscriptions of the Early Muslim Rulers of Bengal (1205-1494). Taylor & Francis. hlm. 64, 92. ISBN 9781317587460.
  5. "Azerbaijan – Bangladesh relations" (PDF). Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Azerbaijan. 21 July 2014. Diakses tanggal 28 June 2015.
  6. "Azerbaijan asked to open Dhaka mission". bdnews24.com. 10 June 2013. Diakses tanggal 29 June 2015.
  7. 1 2 "Azerbaijan's ambassador presents credentials to President of Bangladesh" (Press release). Azerbaijan State News Agency (AzerTac). 8 February 2013. Diakses tanggal 30 June 2015.
  8. "Allama Siddiki appointed new ambassador to Turkey" (Press release). Bangladesh Sangbad Sangstha (BSS). 23 April 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2 July 2015. Diakses tanggal 30 June 2015.
  9. "Azerbaijan keen to intensify economic cooperation with Bangladesh" (Press release). Bangladesh Sangbad Sangstha (BSS). 11 June 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2 July 2015. Diakses tanggal 1 July 2015.
  10. Aneja, Atul. "India is the second largest shareholder". The Hindu. Diakses tanggal 30 June 2015.
  11. "Azerbaijan keen to take Bangladeshi manpower" (Press release). Bangladesh Sangbad Sangstha (BSS). 3 December 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2 July 2015. Diakses tanggal 29 June 2015.
  12. 1 2 "Dhaka, Baku to expand bilateral cooperation". The Financial Express. UNB. 11 June 2013. Diakses tanggal 29 June 2015.
  13. Kashem, Abul (12 July 2014). "Azerbaijan looks to boost trade ties with B'desh". The Financial Express. Diakses tanggal 27 June 2015.
  14. "Azerbaijan keen to transfer mining technology". Daily Sun. 1 February 2013.
  15. "Azerbaijan keen to transfer mining technology" (Press release). Bangladesh Sangbad Sangstha (BSS). 31 January 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2 July 2015. Diakses tanggal 1 July 2015.
  16. "Azerbaijan, Bangladesh mull migration cooperation" (Press release). Azerbaijan State News Agency (AzerTac). 11 June 2013. Diakses tanggal 1 July 2015.