Lembaga Pembangunan Perumahan (Singapura)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sebuah blok perumahan HDB di Bukit Batok, Singapura.

Perumahan Housing & Development Board (HDB) adalah perumahan publik (milik negara), berkepadatan tinggi dan berharga murah di Singapura. Berdasarkan data tahun 2014, sekitar 80% penduduk Singapura hidup di perumahan HDB.[1]

Housing & Development Board (HDB) (Bahasa Melayu: Lembaga Pembangunan dan Perumahan) sendiri adalah sebuah lembaga negara yang berada di bawah Kementrian Pembangunan Nasional Singapura yang bertugas di bidang perumahan negara di Singapura. Perumahan yang dikelola oleh HDB juga disebut perumahan HDB.

Menurut HDB, pengembangan perumahan ini berjasa mengubah Singapura yang pada tahun 1960-an dipenuhi gubuk-gubuk dan penghuni liar menjadi perumahan yang teratur dan berkepadatan tinggi.[2]

Desain perumahan[sunting | sunting sumber]

Koridor di depan unit-unit perumahan di sebuah blok HDB

Perumahan HDB biasanya didesain dalam bentuk blok. Satu blok HDB adalah satu bangunan bertingkat (mulai dari 4 lantai hingga 50 lantai[3]). Setiap lantai terdiri dari belasan unit apartemen, umumnya dihubungkan dengan koridor bersama dan elevator. Lantai pertama (disebut juga void deck/dek kosong), biasanya tidak diisi perumahan, tetapi seringkali dikosongkan, dan merupakan tempat diadakannya acara-acara seperti pernikahan, upacara pemakaman atau pesta-pesta. Pada beberapa blok, terdapat toko-toko ataupun tempat makan kecil di lantai pertamanya.

Tipe unit perumahan yang tersedia biasanya ditandai dengan jumlah ruangan yang tersedia, yaitu satu ruangan utama ditambah sejumlah kamar tidur. Misal, apartemen 3-room (atau 2+1) memiliki 1 ruangan utama dan 2 kamar tidur. Tipe ini juga dibedakan menurut ukuran dan susunan ruangannya. Unit apartemen dengan tipe yang sama memiliki susunan ruangan yang seragam walaupun berada di daerah yang berbeda-beda di Singapura.

Kepemilikan[sunting | sunting sumber]

Karena terbatasnya ketersediaan perumahan di Singapura, kepemilikan rumah HDB diatur dengan ketat dan harus melalui proses yang panjang. Syarat-syarat kepemilikan diatur menurut kewarganegaraan, umur, jumlah anggota keluarga, dan pendapatan maksimal. Misal, untuk skema Public (umum), pemilik haruslah warga negara Singapura, dan berkeluarga dengan warga negara Singapura lainnya (misal istri/suami atau orang tua). Selain itu, warga dengan pendapatan keluarga melebihi batas tertentu tidak boleh memiliki rumah HDB (misal, pembeli apartemen 2-room atau 3-room standar tidak boleh memiliki pendapatan bulanan di atas S$5.000).[4] Tujuannya adalah memprioritaskan perumahan publik untuk warga yang lebih membutuhkan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "HDB History". 2014-07-21. Diakses tanggal 2015-01-04. 
  2. ^ "HDB annual report 2008/2009" (PDF). Housing & Development Board. 
  3. ^ "Public Housing in Singapore". Housing & Development Board. 
  4. ^ "Eligibility to buy new HDB flat". Housing & Development Board.