Hotel Indonesia Group

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
PT Hotel Indonesia Group (Persero)
BUMN / Perseroan Terbatas
IndustriHotel
Kantor
pusat
,
Indonesia
Cabang
12 Hotel
Wilayah operasi
Sumatra, Jawa, dan Bali
Tokoh
kunci
Iswandi Said (Direktur Utama)
MerekInna
Grand Inna
Inaya
JasaHotel Management, Property Management, Tourism, dll.
PendapatanRp. 500 miliar[1]
PemilikPemerintah Indonesia
Situs webhotelindonesiagroup.co.id

PT Hotel Indonesia Natour (Persero) merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak dibidang penyediaan akomodasi, makanan dan minuman. Perusahaan ini mengoperasikan beberapa hotel di bawah merek Inna Group Hotel atau Grup Hotel Inna. PT Hotel Indonesia Natour memiliki salah satu properti hotel bintang 5 di Nusa Dua, Bali yaitu Inaya Putri Bali, dimana hotel ini dirancang oleh Ridwan Kamil.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Hotel Indonesia Natour merupakan merger dua perusahaan hotel pelat merah yaitu Hotel Indonesia International dan Natour. Hotel Indonesia International terkenal dengan hotel yang memiliki kapasitas besar seperti Hotel Indonesia-Kempinski, Hotel Ambarukmo, Samudra Beach, Grand Bali, Putri Bali. Sedangkan Natour mengelola hotel nasionalisasi aset Belanda. Namun, saat merger kondisi kedua perusahaan sedang terpuruk karena tragedi Bom Bali 1.

Lokasi[sunting | sunting sumber]

Inna Hotels ada di Sumatra, Jawa, dan Bali[2] dengan total jumlah hotel adalah 12 buah.

Bali[sunting | sunting sumber]

Sumatra[sunting | sunting sumber]

Jawa[sunting | sunting sumber]

Rencana[sunting | sunting sumber]

  • Inna 8 Jakarta

Hotel Indonesia Natour berencana mengelola 25 hotel pada tahun 2018. Dengan menambah jumlah hotel yang dikelola. Hotel ini merupakan milik sesama Badan Usaha Milik Negara sebagai sinergi. Selain itu perusahaan akan masuk ke bisnis hotel budget dengan memanfaatkan lahan di Kemayoran, Tebet, Kelapa Gading, dan Buncit.

Hotel Indonesia Natour merenovasi enam hotel yaitu Inna Grand Bali Beach di Sanur, Inna Putri Bali di Nusa Dua, Inna Bali di Denpasar, Inna Garuda di Yogyakarta, Inna Simpang di Surabaya, serta Inna Samudera Beach Hotel di Pelabuhan Ratu sepanjang 2015 dengan anggaran Rp1,5 triliun. Setelah renovasi, jumlah kamar Inna Hotel Group secara keseluruhan akan bertambah menjadi 2.400, dari saat ini 2.200 unit.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Jati, Gentur Putro (4 November 2015). "Grup Inna Hotel Bidik Pendapatan Naik 20 Persen Tahun Depan". CNN Indonesia. Diakses tanggal 4 Februari 2021. 
  2. ^ Christ, Helga (6 Desember 2019). "Inaya Putri Bali Hotel BUMN di Bali Bintang 5". HelgaCrist. 6 Desember 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]