Host ID

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

adalah IP Address yang dapat digunakan untuk client/user

Host ID adalah byte setelah byte-byte dari Network ID pada sebuah alamat network, yang menunjukkan host itu sendiri.

Karateristik[sunting | sunting sumber]

Untuk IP address Kelas A[sunting | sunting sumber]

IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.

Karakteristik IP Kelas A

Format: 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH

Bit Pertama: 0

NetworkID:8 bit

HostID:24 bit

Bit Pertama: 0 -127

Jumlah: 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)

Range IP: 1.x.x.x – 126.x.x.x

Jumlah IP: 16.777.214

Misalnya IP address 120.31.45.18 maka

Network ID = 120

HostID = 31.45.18

Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120

Untuk IP address Kelas B[sunting | sunting sumber]

IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama berikan angka 10 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 128 – 191.

Karakteristik IP Kelas B

Format: 10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH

Bit Pertama: 10

NetworkID: 16 bit

HostID: 16 bit

Bit Pertama: 128 -191

Jumlah Network: 16.320

Range IP: 128.1.x.x – 191.255.x.x

Jumlah IP: 65.534

Misalnya IP address 150.70.45.18 maka

Network ID = 150.70

HostID = 45.18

Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 45.18 pada jaringan 150.70

Untuk IP address Kelas C[sunting | sunting sumber]

IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 192 – 223.

Karakteristik IP Kelas C

Format: 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH

Bit Pertama: 110

NetworkID: 24 bit

HostID: 8 bit


Bit Pertama: 192 - 223

Jumlah Netwok: 2.080.800

Range IP: 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x

Jumlah IP: 254 IP

Misalnya IP address 192.168.1.1 maka

Network ID = 192.168.1

HostID = 1

Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1

Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namum kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal namum digunakan untuk IP multicasting dan untuk experimental.