Lompat ke isi

Hisyam bin al-Mughirah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Hisyam bin al-Mughirah (bahasa Arab: هشام بن المغيرة) berasal dari Bani Makhzum, salah satu kabilah dalam suku Quraisy. Ia merupakan salah seorang tokoh terpandang di kalangan Quraisy pada masa sebelum Islam dan menjadi salah satu panglima dalam Perang Fijar.[1]

Ia merupakan salah seorang putra al-Mughirah bin Abdullah, salah seorang pemimpin Quraisy. Dari pernikahannya dengan Asma binti Mukharrabah, ia memiliki seorang putra bernama Amr bin Hisyam, yang lebih dikenal dengan nama Abu Jahal, salah seorang penentang utama Muhammad.[2] Saudaranya adalah al-Walid bin al-Mughirah, sehingga Hisyam merupakan paman dari Khalid bin al-Walid, panglima Muslim yang terkenal.

Diperkirakan Hisyam bin al-Mughirah wafat pada tahun 598 M.[3]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Ibn Sa'd, Muhammad. Tabaqat al-Kabir. Vol. 1. Diterjemahkan oleh Haq, S. M. Delhi: Kitab Bhavan. hlm. 142–143.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. ↑ Muhammad ibn Saad, Tabaqat al-Kabir vol. 8. Translated by Bewley, A. (1995). The Women of Madina, p. 209. London: Ta-Ha Publishers.
  3. ↑ Kister, M. J. (1986). “Mecca and the tribes of Arabia: Some notes on their relations” in Sharon, M. (Ed.). Studies in Islamic history and civilization in honour of Professor David Ayalon, 33-57. Jerusalem: Cana & Leiden: E. J. Brill.