Harun Thohir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kopral Dua KKO (Anumerta)
Harun Said bin Muhammad Ali
Informasi pribadi
Lahir 4 April 1947
Bendera Indonesia Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Meninggal 17 Oktober 1968 (umur 21)
Bendera Singapura Singapura
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AL.png TNI Angkatan Laut
Masa dinas 1962–1968
Pangkat Kopda pdh al.png Kopral Dua KKO
Unit KKO (Taifib)
Penghargaan Pahlawan Nasional Indonesia
Kopral KKO Anumerta Harun

Kopral Dua KKO (Anumerta) Harun Said bin Muhammad Ali (lahir di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, 4 April 1947 – meninggal di Singapura, 17 Oktober 1968 pada umur 21 tahun) adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi; kini disebut Korps Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia.[1] Bersama dengan seorang anggota KKO lainnya bernama Usman, ia dihukum gantung oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968 dengan tuduhan meletakkan bom di wilayah pusat kota Singapura yang padat pada 10 Maret 1965 (lihat Pengeboman MacDonald House).

Atas jasa-jasanya kepada negara, Kopral KKO TNI Anumerta Harun bin Said alias Thohir bin Mandar Anggota Korps Komando AL-RI Harun bin Said dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No.050/TK/Tahun 1968, tanggal 17 Oktober 1968. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta, dan kini nama ia diabadikan menjadi nama Kapal Republik Indonesia, KRI Usmman-Harun (359).[2][3]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kopral KKO ANM. Harun Bin Said Alias Tahir"
  2. ^ "PAHLAWAN NASIONAL USMAN DAN HARUN DI KUKUHKAN SEBAGAI NAMA KRI" website marinir.mil.id
  3. ^ Mirnawati (2012). Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap (dalam Indonesia). Jakarta: CIF. ISBN 978-979-788-343-0. 

Catatan[sunting | sunting sumber]