Harjowinangun Barat, Tersono, Batang
Templat:Infobox desa Indonesia
Harjowinangun Barat adalah sebuah desa di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini hanya memiliki satu dusun, yaitu Dusun Tempuran.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Desa Harjowinangun Barat terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Desa Harjowinangun, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 14 Tahun 2003. Sebelum pemekaran, wilayah desa ini tergabung dalam satu administrasi dengan Harjowinangun Timur.
Geografi
[sunting | sunting sumber]Harjowinangun Barat berada pada ketinggian sekitar 182 meter di atas permukaan laut. Wilayah desa didominasi lahan persawahan yang mengelilingi desa dari utara, selatan, timur, dan barat.
Di sebelah barat desa mengalir Sungai Belo (atau Kali Belo), yang menjadi sumber irigasi utama bagi pertanian desa ini dan desa-desa lain di bagian utara Kecamatan Tersono.
Bagian selatan desa menampilkan pemandangan perbukitan yang merupakan bagian dari sistem pegunungan menuju Pegunungan Dieng, dengan Gunung Prau yang dapat terlihat pada cuaca cerah. Sementara itu, bagian timur berbatasan dengan perbukitan wilayah Plantungan dan Pageruyung, Kabupaten Kendal.
Di utara desa terdapat perbukitan di wilayah Desa Kebumen, serta hutan jati milik Perum Perhutani di sebelah utara Desa Harjowinangun Timur, dan perbukitan di utara Desa Kranggan.
Batas wilayah
[sunting | sunting sumber]Desa Harjowinangun Barat berbatasan dengan:
- Timur – Desa Harjowinangun Timur
- Barat – Desa Tanjungsari
- Utara – Desa Kebumen
- Selatan – Desa Pujut
Administrasi
[sunting | sunting sumber]Desa Harjowinangun Barat terdiri atas 2 RW dan 10 RT. Luas wilayah desa sekitar 109,07 hektare, dengan rincian penggunaan lahan sebagai berikut:
- Permukiman: 15,27 ha
- Sawah irigasi teknis: 80,80 ha
- Tanah kering: 12,00 ha
- Tanah kas desa (tanah bengkok): 24,52 ha
- Kompleks olahraga: 1,25 ha
- Perkantoran pemerintah: 0,40 ha
- Pemakaman umum: 1,50 ha
- Bangunan sekolah: 1,90 ha
- Jalan desa: 4,45 ha
Seluruh jalan utama desa telah beraspal dengan kondisi cukup baik.
Demografi
[sunting | sunting sumber]Data jumlah penduduk dan kepadatan belum tersedia secara resmi. Mayoritas penduduk merupakan warga asli setempat.
Ekonomi
[sunting | sunting sumber]Mata pencaharian utama masyarakat Harjowinangun Barat adalah pertanian, terutama padi dengan sistem tanam intensif hingga tiga kali panen per tahun. Komoditas tambahan meliputi palawija seperti jagung dan sayuran.
Sebagian masyarakat juga bekerja sebagai wiraswasta, buruh, maupun pegawai negeri sipil (PNS). Generasi muda banyak yang bekerja di sektor jasa, industri, atau usaha mandiri di luar pertanian.
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Di desa ini terdapat beberapa fasilitas pendidikan dasar, baik sekolah negeri maupun lembaga pendidikan keagamaan.[1]
Olahraga
[sunting | sunting sumber]Harjowinangun Barat memiliki dua klub olahraga aktif:
- Gelora Muda (sepak bola)
- Tevoc (bola voli)
Keduanya rutin mengikuti turnamen tingkat kecamatan dan antar desa.
Transportasi
[sunting | sunting sumber]Desa Harjowinangun Barat berjarak sekitar 3 km dari pusat Kecamatan Tersono. Akses jalan desa relatif baik dan seluruh jalan utama sudah beraspal, sehingga memudahkan transportasi warga baik dengan kendaraan pribadi maupun umum.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Data Pendidikan Desa Harjowinangun Barat, Profil Desa, diakses 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]Templat:Desa di Jawa Tengah Templat:Rintisan desa di Jawa Tengah