Hanif Abdurrauf Sjahbandi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Hanif Abdurrauf Sjahbandi
Berkas:Hanif Sjahbandi.jpeg
Informasi pribadi
Nama lengkap Hanif Abdurrauf Sjahbandi
Tanggal lahir 7 April 1997 (umur 20)
Tempat lahir Bandung, Jawa Barat , Indonesia
Tinggi 180
Posisi bermain Bek, Central Midfielder
Informasi klub
Klub saat ini Arema FC
Nomor 23
Karier junior
2007 Asian Soccer Accademy (ASA)
2008 TwoTouch FA
2010 Indonesia Football Academy (IFA)
2012 Jove Espanol, Alicante (Spanyol)
2013 San Sebastian De Los Reyes, Madrid, Spanyol
2014 Diklat Persib
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2015 Persipasi Bandung Raya 3 (0)
2016 Persiba Balikpapan ? (1)
2017 Arema FC 0 (0)
Tim nasional
2009 Indonesia U-13 (AFC)
2010 Indonesia U-14 (AFC)
2011 Indonesia U-16 (AFF)
2014 Indonesia U-19
2017 Indonesia U-23
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

Hanif Abdurrauf Sjahbandi (lahir di Bandung, 7 April 1997; umur 20 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini, ia bermain di klub Arema FC[1].

Karier Junior[sunting | sunting sumber]

Masa - masa mengikuti Sekolah Sepakbola[sunting | sunting sumber]

Setelah mengetahui bakat Hanif, orang tua Hanif memilih ASA (Asian Soccer Academy) sebagai sekolah sepakbola Hanif. Namun kemudian karena ada suatu hal yang tidak berkenan, Orang tua Hanif mendirikan sendiri sekolah sepakbola yang bernama TwoTouch Academy Football. Dalam kompetisi perdana TwoTouch, untuk mengikuti final Danone Nations Cup 2008 di Prancis, tim TwoTouch gagal menjadi wakil untuk berangkat ke Paris.

Manchester United[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Juli 2009, orang tua Hanif mendaftarkan Hanif pada kelas yang diadakan Manchester Soccer School (Summer Course). Hanif kemudian mengikuti pendidikan selama satu minggu. Hanif kemudian terpilih menjadi salah seorang siswa terbaik di kelompok usia 12 tahun. Ia kemudian diundang untuk hadir pada World Skills Final yang digelar 31 November - 5 November 2009[2]. Berangkat dari hal tersebut, Hanif kemudian muncul secara khusus dalam buku yang berjudul "Merah Putih di Old Trafford: Kisah Anak Indonesia yang Terpilih Berlatih di Kandang Red Devils" yang ditulis oleh Langlang Randhawa tahun 2010[3].

Karier Senior[sunting | sunting sumber]

Persipasi Bandung Raya[sunting | sunting sumber]

Nama Hanif mulai mencuat saat membela Persipasi Bandung Raya (PBR) di ajang Piala Presiden 2015. Hanif kerap dipasang sebagai gelandang. Meski Persipasi Bandung Raya tak mampu meraih hasil apik, Hanif muncul sebagai salah satu talenta muda yang menarik perhatian publik. Seusai turnamen tersebut, Hanif dibawa oleh agenya, Munial Sports Grup (MSG), menjalani trial dan berlatih ke beberapa klub luar negeri. Ia pernah berlatih di klub asal Jepang Iwaki FC, klub yang dilatih mantan direktur teknik tim nasional Indonesia Pieter Huistra, selama beberapa pekan. Kemudian, Hanif juga sempat menjalani trial di FC Tokyo[4].

Persiba Balikpapan[sunting | sunting sumber]

Usai mendepak salah satu pemain asingnya, Vinicius Reis, Persiba Balikpapan langsung bergerak cepat dengan mendatangkan Hanif[5]. Hanif bergabung dengan Persiba Balikpapan di ajang Indonesia Soccer Championship A 2016. Gol perdana untuk Persiba Balikpapan ia cetak ke gawang Persegres Gresik United pada 26 Oktober 2016 di pekan ke 26 Indonesia Soccer Championship A 2016 [6]. Hanif sukses menjaringkan sebuah gol spektakuler dari luar kotak pinalti ke gawang Dimas Galih Pratama di pertandingan away tersebut

Arema FC[sunting | sunting sumber]

20 Januari 2017, Arema FC resmi merekrut Hanif untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2017 dalam sebuah kontrak dengan durasi 2 tahun. Hanif diproyeksikan pelatih Arema FC, Aji Santoso untuk menggantikan Raphael Maitimo yang hengkang ke PSM Makassar[7].

Karier Internasional[sunting | sunting sumber]

Hanif adalah anggota timnas U-13 yang turun di AFC U-13 Festival of Football yang digelar di Sabah, Malaysia Mei-Juni 2009[8]. 5 Tahun kemudian Hanif masuk dalam 23 pemain yang dibawa oleh pelatih Timnas U-19 Indonesia saat itu, Eduard Tjong tampil di Piala AFF U-19 2014 di Vietnam[9]. Sayang Timnas Indonesia U-19 langsung tersingkir di babak penyisihan setelah dihajar 2-6 oleh Timnas U-19 Thailand dan 0-3 oleh Timnas U-19 Myanmar. Di tahun 2017 Hanif kembali masuk menjadi 25 pemain periode I yang dipanggil Luis Milla untuk mengikuti seleksi Timnas U-22 Indonesia yang dipersiapkan untuk ajang SEA Games[10].

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranata Luar[sunting | sunting sumber]