Hamzat Lawal
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 1987 Kogi |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | University of Abuja (en) Government Secondary School (en) |
| Warna mata | Cokelat |
| Warna rambut | Rambut cokelat |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | climate activist (en) |
| Periode aktif | 2012 |
Penghargaan
| |
| Situs web | hamzatlawal.com |
Hamzat B. Lawal adalah seorang aktivis antikorupsi. Ia adalah pendiri Follow The Money, sebuah inisiatif akuntabilitas sosial yang beranggotakan analis data, jurnalis, aktivis, dan mahasiswa.[1] Hamzat juga merupakan Kepala Eksekutif Connected Development (CODE), sebuah organisasi non-pemerintah yang memberdayakan komunitas marginal di Afrika dengan akses informasi tentang cara melibatkan pemerintah dengan lebih baik dalam pelaksanaan layanan publik.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
[sunting | sunting sumber]Hamzat berasal dari Negara Bagian Kogi. Ia bersekolah di Sekolah Dasar Negeri Asokoro di Abuja, dan menjabat sebagai pembina Pramuka. Semasa sekolah menengahnya, di Sekolah Menengah Negeri Karu di Negara Bagian Nasarawa, ia menjabat sebagai koordinator Pramuka dan juga sebagai Kepala Pramuka. Ia menyelesaikan sekolah menengahnya di Seta International College, Negara Bagian Nasarawa. Lawal adalah lulusan Universitas Abuja[3] dengan gelar Sarjana Ilmu Politik.
Karier
[sunting | sunting sumber]Ia pernah bekerja di sebuah perusahaan teknologi informasi. Ia kemudian bekerja sebagai spesialis teknologi informasi di Pusat Internasional untuk Energi, Lingkungan, dan Pembangunan (ICEED) [4], yang menumbuhkan minatnya terhadap perubahan iklim. Ketika atasannya menyadari bidang minatnya, ia memberinya situs web Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim untuk diteliti, dan setelah meninjau dokumen dan protokol, ia semakin tertarik pada bidang tersebut. Ia kemudian mendaftar di berbagai platform perubahan iklim dan berpartisipasi dalam beberapa kegiatan.
Pada tahun 2012, Hamzat berduka atas peristiwa keracunan yang terjadi di negara bagian Zamfara. Ketika ia menyadari bahwa tidak ada yang membicarakan bencana tersebut setelah menewaskan lebih dari 400 orang, ia melakukan perjalanan selama 14 jam ke komunitas Bagega, tempat insiden itu terjadi [5], untuk mempelajari lebih lanjut tentang dampak dari masalah tersebut. Hal ini mendorongnya untuk terlibat dalam aktivisme komunitas dan memulai gerakan akar rumput yang dikenal sebagai Follow The Money, yang menggunakan data untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah, dan menuntut tindakan dari lembaga-lembaga pemerintah. Pada bulan Maret 2021, Hamzat Lawal terpilih sebagai Finalis Penghargaan Keberlanjutan Gothenburg senilai $120.000.[6]
Hamzat adalah salah satu penggagas gerakan Not Too Young To Run, sebuah gerakan pemuda Nigeria yang dukungannya terhadap hak kaum muda untuk mencalonkan diri dalam jabatan politik usai disahkannya RUU pengurangan usia di seluruh negeri yang mendorong inklusi pemuda dalam politik Nigeria. Ia adalah anggota dewan eksekutif African Youth Initiative on Climate Change.[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Moscoso, Sandra; Lee, Samuel; Lawal, Hamzat; Babayemi, Oludotun (14 Agustus 2014). "Open data on the ground: Nigeria's Follow the Money initiative". World Bank Blog. Diakses tanggal 13 Maret 2022.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ "Hamzat Lawal". www.connecteddevelopment.org (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2022-02-26.
- ↑ Team, Editorial (23 January 2019). "Hamza Lawal- The Follow the Money". GlobalNoticeHub. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Januari 2019. Diakses tanggal 25 Januari 2019.
- ↑ "Hamzat Lawal: It started when I connected to pain » YNaija". YNaija. 17 October 2016. Diakses tanggal 25 January 2019.
- ↑ Ukwu, Jerrywright (24 October 2016). "How Hamzat Stated". Legit.ng - Nigeria news. (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 20 April 2019. Diakses tanggal 25 January 2019.
- ↑ "Nigeria's Hamzat Lawal Emerges Finalist for the $120,000 Gothenburg Sustainability Award". Technext.ng. 10 March 2021. Diakses tanggal May 27, 2021.
- ↑ "Hamzat Lawal". TechCamp. Tech Camp. Diakses tanggal 25 January 2019.