Hamba segala hamba Allah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bula Quo primum tahun 1570 dari Sri Paus Santo Pius V dalam sebuah Buku Misa Romawi. Di bawah nama Sri Paus, Pius Episcopus (Uskup Pius), tertera gelar Servus servorum Dei. Tidak semua dokumen yang diterbitkan oleh lembaga kepausan diawali dengan cara yang demikian, kecuali bula.

Hamba segala hamba Allah (bahasa Latin: servus servorum Dei)[1] adalah salah satu gelar Sri Paus. Gelar ini tercantum di awal setiap bula yang dikeluarkan oleh Sri Paus.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sri Paus Santo Gregorius I (menjabat 590-604) adalah paus pertama yang seringkali menggunakan gelar ini untuk menunjukkan jabatannya sebagai Sri Paus.[3] Konon ia melakukannya agar menjadi suri teladan kerendahan hati bagi Uskup Agung Konstantinopel, Yohanes Sang Ahli Puasa, yang dianugerahi gelar "Batrik Oikumene" (Batrik Sejagat) oleh Kaisar Bizantium: gelar "Hamba Segala Hamba Allah" yang sangat merendah ini menjadi penawar klaim kekuasaan dan keutamaan dari pihak-pihak yang hendak menandingi Uskup Roma (Sri Paus). Paus-paus yang menjabat sesudah Sri Paus Gregorius sesekali menggunakan gelar ini, namun baru menggunakannya secara teratur semenjak abad ke-9. Adakalanya gelar ini juga digunakan oleh sejumlah penguasa sipil, namun selepas abad ke-12 menjadi gelar yang dikhususkan bagi Sri Paus.

Latar belakang Alkitabiah[sunting | sunting sumber]

Gelar ini juga berlatar belakang Alkitabiah, yakni nas Injil Santo Matius, bab 20, ayat 25 sampai 27:

25. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
26. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
27. dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Gabriel Adeleye, Kofi Acquah-Dadzie, Thomas J. Sienkewicz, World dictionary of foreign expressions: a resource for readers (1999) "Servus servorum Dei", hlm. 361.
  2. ^ Ian Robinson The papal reform of the eleventh century hlm. 326 - 2004 "Dari Uskup Gregorius, hamba segala hamba Allah, kepada para uskup agung, para uskup, para adipati, para bupati, dan orang-orang berpangkat tinggi maupun rendah di Kerajaan Orang Jerman, salam dan berkat apostolik."
  3. ^ Wikisource-logo.svg Herbermann, Charles, ed. (1913). "Servus servorum Dei". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.