Lompat ke isi

Hamartoni Ahadis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hamartoni Ahadis
Bupati Lampung Utara ke-19
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurRahmat Mirzani Djausal
WakilRomli
Sebelum
Pendahulu
Budi Utomo
Aswarodi (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir9 Februari 1964 (umur 62)
Kotabumi, Lampung
Partai politikIndependen
Suami/istriMeri Farida
Anak3
Orang tua
  • A. Hamid Isyun (ayah)
  • Hanim Horiah (ibu)
AlmamaterUniversitas Lampung
ProfesiBirokrat, Politikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Hamartoni Ahadis (lahir 9 Februari 1964) adalah Bupati Lampung Utara masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1]

Dalam tanggung jawabnya sebagai Bupati Kabupaten Lampung Utara beliau berkomitmen untuk mendorong kemajuan ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan yang handal, maju, dan ramah lingkungan guna menciptakan ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Kemudian, beliau berupaya melakukan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif dan partisipatif, di mana beliau menekankan pentingnya akses pendidikan merata dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Terkait pelayanan publik beliau berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang akurat dan transparan serta memastikan setiap warga mendapat layanan cepat dan tepat.

Selanjutnya, beliau juga berfokus pada peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di seluruh sektor, dengan tujuan memperkuat integritas dan efektivitas pemerintahan.

Dengan jabatannya sebagai Bupati Lampung Utara, beliau bertekad untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, dengan pendekatan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.[2]

Riwayat Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Hamartoni Ahadis menempuh pendidikan dasar dan menengah di Lampung Utara, menyelesaikan jenjang sekolah dasar pada SD Negeri 2 Kotabumi pada tahun 1976, SMP Negeri 1 Kotabumi pada tahun 1980, dan SMA Negeri 1 Kotabumi, Lampung Utara pada tahun 1983.[3]

Latar belakang akademis pendidikan tingginya difokuskan secara konsisten pada sektor pertanian dan keberlanjutan lingkungan di Universitas Lampung. Beliau meraih gelar Sarjana (S1) dari Fakultas Pertanian pada tahun 1987. Seiring dengan peningkatan tanggung jawabnya di birokrasi, beliau melanjutkan studi Magister (S2) Agribisnis yang diselesaikan pada tahun 2014. Sebagai bentuk komitmen pada aspek tata kelola lingkungan, beliau menyelesaikan program Doktoral (S3) pada Pascasarjana Lingkungan Hidup di universitas yang sama pada tahun 2023.

Selain pendidikan formal, beliau memperkuat kapasitas kepemimpinannya melalui berbagai pendidikan kedinasan strategis, di antaranya ADUMLA (1996), Diklat PIM II di Jatinangor (2009), dan PIM I Nasional di Jakarta (2016).[4]

Karir Birokrasi dan Politik

[sunting | sunting sumber]

Hamartoni memulai karier birokrasinya dari jenjang bawah dan memiliki rekam jejak yang luas dalam tata kelola pemerintahan daerah. Beberapa posisi strategis yang pernah diembannya meliputi:

  • Kabupaten Lampung Utara: Menjabat sebagai Kasubsie Bimbingan Kelompok Tani Dinas Pertanian (2000–2001), Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda (2002–2004), Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (2004–2010), Kepala Bappeda (2010–2011), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (2011–2014), dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara (2014).
  • Provinsi Lampung: Berkarier di tingkat provinsi sebagai Asisten IV (2014), Asisten III (2014–2018), Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (2018–2019), Kepala Inspektur Provinsi Lampung (2019), dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung (2019).

Kegiatan Ilmiah dan Organisasi

[sunting | sunting sumber]

Ketertarikan profesional Hamartoni pada isu pembangunan ekonomi dan lingkungan tercermin dari keaktifannya dalam forum ilmiah internasional. Beliau tercatat pernah mengikuti The Inaugural Provincial Dialogue On The Economy and Development di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura (2020), serta berbagai seminar mengenai kebijakan fiskal, pendidikan progresif, dan manajemen wilayah pesisir yang berkelanjutan.

Di ranah sosial dan kepemudaan, beliau memiliki akar organisasi yang kuat sejak masa muda:

  • Ketua Badan Remaja Masjid Lampung Utara (1990–1994).
  • Ketua 1 PC GP Ansor Lampung Utara (1990–1993).
  • Ketua DPD KNPI Lampung Utara (1999–2003).
  • Wakil Sekretaris DPD KNPI Provinsi Lampung (1998–2002).
  • Ketua Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (2017–2020).[5]

Fokus Pada Masa Jabatan Bupati

[sunting | sunting sumber]

Sebagai Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis membawa visi besar yang berfokus pada:[6]

  1. Ekonomi Kerakyatan: Mendorong kemajuan ekonomi yang handal, maju, dan ramah lingkungan untuk menciptakan ketangguhan berkelanjutan.
  2. Pendidikan Inklusif: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata dan partisipatif bagi seluruh lapisan masyarakat.
  3. Reformasi Birokrasi: Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang akurat, transparan, cepat, dan tepat.
  4. Tata Kelola dan Lingkungan: Memperkuat integritas pemerintahan serta melakukan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Kontroversi

[sunting | sunting sumber]

Tuduhan bahwa pencalonan Hamartoni adalah ambisi pribadi tidaklah tepat. Sejak pensiun, Hamartoni hanya ingin menikmati masa tuanya dan fokus pada aktivitasnya sebagai dosen. Kesediannya untuk terjun ke politik adalah hasil permintaan tokoh masyarakat, bukan ambisi pribadi.[7]

Setelah resmi diusung oleh empat partai politik yaitu Gerindra, NasDem, PDIP, dan PAN. Hamartoni menghadapi berbagai hujatan di media sosial. Namun, Hamartoni tetap tenang dan menanggapi dengan bijak. Ia menyatakan, “Biarkan mereka mencaci maki dan menghujat saya, jika itu bisa membuat mereka bahagia.” Sikapnya yang rendah hati dan legowo mencerminkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai agama.

Keterlibatan Hamartoni dalam Pilkada kali ini adalah pengalaman politik pertamanya. Meskipun tanpa pengalaman politik yang luas, partisipasinya dalam Pilkada ini merupakan kesempatan untuk membentuk mental dan karakter politiknya. Dukungan masyarakat terhadap Hamartoni-Romli terus mengalir dari berbagai lapisan, dan Hamartoni tetap bersahaja, menyerahkan segala urusan politiknya kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan tim pemenangnya untuk tetap bersikap santun dan damai, serta mengedukasi masyarakat dengan cara yang baik.[8]

Akhirnya, bermodalkan kampanye politik yang santun dan mengedukasi masyarakat Berdasarkan data hasil KPU Lampung Utara, perolehan suara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara nomor urut 1, Hamartoni Ahadis dan Romli meraih 190.928 suara atau 60,03 persen serta pasangan Ardian Saputra dan Sofyan meraih 127.129 suara atau 39,97 persen.[9]

Hasil ini akhirnya menghantarkan Hamartoni Ahadis menjadi Bupati Kabupaten Lampung Utara periode 2025-2030.[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  2. Silviana. "Calon Bupati Lampung Utara Hamartoni, Perdana Terjun Politik". IDN Times Lampung. Diakses tanggal 2025-06-11.
  3. "Profil Dr. Ir. Hamartoni Ahadis., M.Si". lezen.id.
  4. "Profil Dr. Ir. Hamartoni Ahadsi., M.Si". lezen.id.
  5. "Profil Dr. Ir. Hamartoni Ahadis., M.Si". lezen.id.
  6. "Hamartoni-Romli Paparkan Visi Dan Misi Untuk Mewujudkan Lampung Utara Maju, Aman, Dan Sejahtera Dalam Debat Publik - Ekpres Today". 2024-10-28. Diakses tanggal 2026-02-10.
  7. "Kehadiran Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si Dalam Pilkada Lampung Utara: Mengapa Ia Mencalonkan Diri? - Ekspres Today". 2024-09-18. Diakses tanggal 2025-06-11.
  8. "Kehadiran Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si Dalam Pilkada Lampung Utara: Mengapa Ia Mencalonkan Diri? - Ekspres Today". 2024-09-18. Diakses tanggal 2025-06-11.
  9. "Pleno Akhir KPU di Pilkada Lampung Utara 2024, Hamartoni - Romli Unggul 190 Ribu Lebih Suara, Ardian -Sofyan 127 Ribu Suara". Lampungpro.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-11.
  10. M. Riski Andresa (10 Januari 2025). Agus Pamintaher (ed.). "Sah! Hamartoni-Romli Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampura". lampung.rilis.id. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Budi Utomo
Aswarodi (Pj.)
Bupati Lampung Utara
2025-sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana