Halte Transjakarta Ujung Menteng
| Halte Transjakarta | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Papan nama Halte Ujung Menteng | |||||||||||
| Letak | |||||||||||
| Kota | Jakarta Timur | ||||||||||
| Desa/kelurahan | Ujung Menteng, Cakung | ||||||||||
| Kodepos | 13960 | ||||||||||
| Alamat | Jalan Sri Sultan Hamengkubuwono IX | ||||||||||
| Koordinat | 6°11′22″S 106°57′55″E / 6.1893874°S 106.9651517°E | ||||||||||
| Desain Halte | |||||||||||
| Jenis bangunan | Satu bangunan halte untuk penaikan dan penurunan | ||||||||||
| Tingkat | 2 tingkat | ||||||||||
| Elevasi | Sebidang jalan raya | ||||||||||
| Posisi | Median jalan | ||||||||||
| Pintu masuk | Jembatan penyeberangan di sudut Jalan Bekasi Raya | ||||||||||
| Gerbang tarif | Tidak | ||||||||||
| Fasilitas Sepeda | Tidak | ||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||
| Pemilik | PT Transportasi Jakarta | ||||||||||
| Nama lain | Raya Bekasi Ujung Menteng | ||||||||||
| Status | Beroperasi | ||||||||||
| Dibuka | 22 Mei 2014 19 Januari 2026 (Pembukaan kembali) | ||||||||||
| Layanan | |||||||||||
| |||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||
![]() | |||||||||||
Ujung Menteng adalah sebuah halte Transjakarta yang terletak di Jalan Bekasi Raya, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur. Halte yang berada di ekstensi Koridor 2 yang membentang dari barat ke timur ini merupakan halte paling timur di Kota Jakarta Timur sekaligus merupakan halte bus Transjakarta paling timur di Provinsi DKI Jakarta. Nama halte ini berasal dari nama daerah tersebut.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Halte Ujung Menteng ini bersama 8 halte lainnya dibangun melalui kerja sama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Dishub Kota Bekasi, serta pengembang Perumahan Kota Harapan Indah Bekasi, Damai Putra Group. Pembukaan halte-halte tersebut diiringi dengan pengoperasian 5 armada bus Perum PPD berpintu tunggal sebagai perpanjangan rute Koridor 2 hingga Jalan Bekasi Raya, Ujung Menteng, dengan halte ini yang menjadi terminus awal sebelum diperpanjang ke Halte Harapan Indah dan kemudian Halte Pasar Modern Harapan Indah. Perpanjangan ini ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan penumpang dari Kota Bekasi sebagai kota penyangga. Namun, wacana ini sempat batal dan tidak dilanjutkan kembali, bahkan setelah semua halte ekstensi selesai dibangun.[1][2][3]
PT Transjakarta mengoperasikan rute non-BRT 2B (Transera Harapan Indah—Pulo Gadung) serta beberapa rute lainnya yang menopang mobilitas masyarakat di sepanjang Jalan Bekasi Raya, Cakung, Ujung Menteng, hingga Harapan Indah. Rute tersebut juga melayani Halte Ujung Menteng, sebelum kemudian sempat dipindah ke luar halte, yakni pada plang bus stop Ujung Menteng 1 dan Ujung Menteng 2 yang berada di sisi Jalan Bekasi Raya.
Lama tak digunakan, Halte Ujung Menteng sempat mengalami kerusakan yang parah, besi pembatas JPO bahkan seluruh pelat baja lantai JPO, tangga, dan bangunan halte hilang tak tersisa. Plafon atap yang rusak, serta besi sekat peron yang habis tak berbekas. Merespons tanggapan dari berbagai pihak, Halte Ujung Menteng direstorasi bersama dengan halte-halte lain di sepanjang jalur ekstensi Koridor 2 ini sejak akhir Desember 2025. Perbaikan halte meliputi pengecatan ulang, penggantian pelat baja lantai halte, hingga pemasangan kembali petunjuk arah dan peta rute di dalam halte. Seiring dengan penggantian armada rute 2B dari MetroTrans ke armada bus listrik reguler pada pertengahan Januari 2026, halte ini kemudian diaktifkan kembali pada 19 Januari 2026 melalui penyesuaian rute 2B menjadi terintegrasi halte BRT untuk melayani halte ini beserta Halte Rawa Terate (d.h. PTC Pulo Gadung) dan Halte Raya Bekasi Pulo Gebang.[4]
Bangunan dan tata letak
[sunting | sunting sumber]Halte Ujung Menteng dibangun ramping dengan bangunan 2 lantai mirip seperti Halte Warung Buncit, Duren Tiga, dan Mampang, dimana lantai atas sebagai gedung tiket sedangkan lantai bawah untuk tempat naik turun penumpang. Halte ini memiliki 3 dermaga di setiap sisi peronnya. Kedua gugus dermaga ditempatkan saling bersilang untuk mencegah penumpukan penumpang di satu titik. Akses menuju halte ditempuh melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di atas Jalan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Tidak banyak fasilitas yang tersedia di halte ini.
| Utara | |
| Peron pulau, pintu peron terbuka di sisi kanan arah perjalanan | |
| Selatan | ← (Raya Bekasi Pulo Gebang) |
Layanan bus kota non-BRT
[sunting | sunting sumber]| Jenis | Trayek | Tujuan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Mikrotrans Transjakarta | JAK 40 | Terminal Pulo Gebang—Harapan Baru via Rawa Kuning | Di luar halte |
Insiden
[sunting | sunting sumber]Pada 19 November 2024 pagi, sebuah truk kontainer menabrak sisi selatan Halte Ujung Menteng. Akibatnya lalu lintas Jalan Bekasi Raya arah Pulo Gadung mengalami kemacetan, kendati kendaraan masih dapat melintas di lajur yang lain.[5]
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Blok nama lama halte di ujung timur atap halte.
- Kenampakan peron halte dari sisi utara halte.
- Salah satu tangga jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk mengakses halte.
- Gedung tiket layang yang ada di lantai atas halte, kini mengalami kerusakan parah.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Sasongko, Agung (2014-05-16). "Rute Koridor 2 Transjakarta Diperpanjang Hingga Ujung Menteng". Republika Online. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-12. Diakses tanggal 2023-09-17.
- ↑ "Transjakarta trayek Pulogadung-Kota Harapan Indah Bekasi Efektif Awal Juni". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2025-03-21.
- ↑ Rachmita, Fani (2012-04-25). "DKI Kucurkan Rp40 Miliar untuk Pembangunan Halte Busway Baru". Institute for Transportation and Development Policy (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-21.
- ↑ Bustomi, Muhammad Isa (2026-01-19). "Transjakarta Modifikasi Rute 2B Harapan Indah–Pulo Gadung, Mulai Beroperasi Setiap Hari". KOMPAS. Jakarta: Kompas Gramedia. Diakses tanggal 2026-01-19.
- ↑ Medistiara, Yulida. "Truk Tabrak Halte TransJakarta di Cakung, Lalin Macet". detiknews. Diakses tanggal 2025-03-26.
