Lompat ke isi

Halcyoninae

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Raja-udang kayu
Raja udang hutan
(Halcyon senegalensis)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Coraciiformes
Famili: Alcedinidae
Subfamili: Halcyoninae
Vigors, 1825
Genus

Raja-udang pohon, yang juga disebut raja-udang kayu atau Halcyoninae, merupakan subfamili terbesar dari tiga subfamili burung dalam keluarga raja-udang, dengan sekitar 70 spesies yang terbagi ke dalam 12 genus, termasuk beberapa spesies kukabura. Subfamili ini diperkirakan berasal dari wilayah Indochina dan Asia Tenggara Maritim, lalu menyebar ke berbagai daerah di dunia. Raja-udang pohon tersebar luas di Asia dan Australasia, tetapi juga ditemukan di Afrika serta pulau-pulau di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, dengan memanfaatkan beragam habitat mulai dari hutan hujan tropis hingga hutan terbuka.

Taksonomi

[sunting | sunting sumber]

Subfamili raja-udang pohon sering disebut Daceloninae, nama yang diperkenalkan oleh Charles Lucien Bonaparte pada tahun 1841. Namun, nama Halcyoninae yang diperkenalkan oleh Nicholas Aylward Vigors pada tahun 1825 lebih awal dan memiliki prioritas penamaan.[1]

Subfamili Halcyoninae merupakan salah satu dari tiga subfamili dalam keluarga raja-udang (Alcedinidae). Dua subfamili lainnya adalah Alcedininae dan Cerylinae. Subfamili Halcyoninae mencakup sekitar 70 spesies yang terbagi dalam 12 genus.[2] Sebuah studi molekuler yang diterbitkan pada tahun 2017 menemukan bahwa genus Dacelo dan Actenoides dalam definisi saat ini bersifat parafiletik. Kookaburra paruh sekop dalam genus monospesifik Clytoceyx sebenarnya termasuk dalam Dacelo, dan raja-udang berkilau dalam genus monospesifik Caridonax berada dalam Actenoides.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Bock, Walter J. (1994). History and Nomenclature of Avian Family-Group Names. Bulletin of the American Museum of Natural History. Vol. 222. New York: American Museum of Natural History. hlm. 118. hdl:2246/830.
  2. Gill, Frank; Donsker, David, ed. (2017). "Rollers, ground rollers & kingfishers". World Bird List Version 7.2. International Ornithologists' Union. Diakses tanggal 28 May 2017.
  3. Andersen, M.J.; McCullough, J.M.; Mauck III, W.M.; Smith, B.T.; Moyle, R.G. (2017). "A phylogeny of kingfishers reveals an Indomalayan origin and elevated rates of diversification on oceanic islands". Journal of Biogeography. 45 (2): 1–13. doi:10.1111/jbi.13139.