Hadits pena dan kertas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hadits pena dan kertas
Bahasa Arabرزية يوم الخميس
RomanisasiRaziyat Yawm al-Khamis
Arti harfiahKamis Kelabu

Hadits pena dan kertas merujuk kepada sebuah peristiwa dimana nabi Islam Muhammad ingin menulis suatu hal tak lama sebelum menjemput ajal, namun ditolak dan dicerca oleh Umar. Hadits tersebut disebutkan dalam tradisi Syiah dan Sunni,[1] dan peristiwa tersebut disebut sebagai "salah satu adegan paling tersembunyi dalam sejarah Islam."[2]

Peristiwa tersebut juga disebut sebagai "Kamis Kelabu" (Arab: Raziyat Yawm al-Khamis).[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sunni narrations include Sahih Muslim, Book of Bequests (Kitab al-Wasiyyah), numbers 4014 and 4016 (http://www.hadithcollection.com/sahihmuslim/141-Sahih%20Muslim%20Book%2013.%20Bequests/12187-sahih-muslim-book-013-hadith-number-4016.html Diarsipkan 2018-07-20 di Wayback Machine.); Sahih al-Bukhari 9.468 and 7.573.
  2. ^ Razwy, Sayed Ali Asgher. A Restatement of the History of Islam & Muslims. hlm. 304. 
  3. ^ Muhammad al-Tijani al-Samawi, Black Thursday, trans. S. Athar (Qum: Ansarian, n.d.).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]