Grogol, Giri, Banyuwangi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Grogol
Desa
Kantordesagrogolgiribwi.jpeg
Kantor Desa Grogol
Locator Desa Grogolbwi.png
Peta lokasi Desa Grogol
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBanyuwangi
KecamatanGiri
Kodepos68425
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Grogol adalah sebuah nama desa di wilayah Giri, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Pembagian Wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa Grogol terdiri dari 9 dusun, 12 Rukun Warga, 32 Rukun Tetangga

  • Dusun Guwo
  • Dusun Kedawung
  • Dusun Kopen Dukuh
  • Dusun Krajan
  • Dusun Laos
  • Dusun Lebak
  • Dusun Mangli
  • Dusun Pelinggihan
  • Dusun Rupi

Bentang Alam dan Budaya[sunting | sunting sumber]

Desa Grogol adalah salah satu dari dua desa yang ada di Kecamatan Giri. Wilayah desa ini terdiri dari area pemukiman warga dan lahan pertanian. Sama seperti desa tetangganya, Jambesari, pemukiman warga disini terdapat di Dusun Pelinggihan, Kopendukuh, Laos, Guwo, Putuk, Lebak, Kedawung dan Kopenbayah. Pemukiman penduduk ini terpisah-pisah dipisahkan oleh lahan pertanian warga dan hutan kecil. Di desa ini, seperti desa-desa di Kecamatan Giri, Glagah dan Kalipuro, berdiri tempat penggilingan dan penjemuran gabah. Hal ini disebabkan karena lahan pertanian warga yang kebanyakan ditanami padi, meskipun ada juga yang menanam palawija dan tanaman buah-buahan. Selain perkampungan warga khas desa kini banyak pengembang perumahan yang mendirikan perumahan di desa ini.

Sosial Budaya[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penghuni desa ini adalah orang Osing, selain itu juga ada yang merupakan Suku Jawa dan Suku Madura. Mereka kebanyakan memang asli lahir di desa ini. Mayoritas penduduk beragama Islam. Maka di desa ini bisa banyak ditemui masjid-masjid di setiap kampung.

Setiap Malam dibulan Ramadhan ditiap kampung ramai akan adanya tadarus alquran, ditiap surau, masjid ataupun rumah warga dilaksanakan tadarus alquran. Dan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan juga diadakan shalat malam bersama untuk menunggu datangnya malam lailatul qodar.

Keakraban antar warga didesa grogol terjalin dengan baik terbukti dengan ramainya acara yang diadakan oleh sebuah keluarga. Para bapak membantu pada praproses dengan mengambil daun pisang untuk bungkus makanan pada saat acara, sedangkan para ibu membantu dalam menyiapkan masakan yang akan disuguhkan kepada para tamu kegiatan ini disebut Melabot(Bahasa Using). Tidak hanya sampai disitu hingga acara selesai para ibu masih membantu dalam hal penyiapan makanan dan pembersihan peralatan masak yang telah digunakan. Para Pelabot(sebutan bagi orang yang melabot) tidak meminta imbalan sepeserpun dari orang yang memiliki acara, mereka membantu dengan ikhlas.

Akses[sunting | sunting sumber]

Desa Grogol bisa diakses dari Kelurahan Giri dan Kelurahan Boyolangu. Selain itu juga menjadi akses jalan menuju desa lain seperti Desa Jambesari dan Desa Pesucen di Kecamatan Kalipuro. Dari Boyolangu, akses ke desa ini adalah belok kanan (asumsi dari arah simpang tiga Boyolangu, utara SMA Negeri 1 Glagah) di persimpangan sebelum perlintasan Kereta Api Boyolangu. Ikuti jalan hingga bertemu palang perlintasan kereta api manual lalu ikuti jalan lagi dan tiba di selatan Desa Grogol. Sedangkan dari arah Kelurahan Giri, jalan ke Desa Grogol ditempuh dengan belok kiri (dari arah Kota Banyuwangi/Penataban) di Simpang Tiga Lingkungan Payaman (simpang tiga samping Masjid Baitul Ma'wa Giri), ikuti jalan lalu sampai di batas wilayah Kelurahan Giri-Desa Grogol.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Lembaga pendidikan yang ada di Desa Grogol adalah:

  • TK Darul Ulum
  • Paud Anggrek Bulan
  • TK Khadijah

Tingkat Sekolah Dasar

  • SD Negeri 1 Grogol
  • SD Negeri 2 Grogol
  • SD Negeri 3 Grogol
  • MI. Darul Ulum Grogol

Tingkat Sekolah Lanjutan

  • SMP Sunan Giri 1

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]