Gravitasi Bumi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Gravitasi Bumi diukur oleh misi NASA GRACE, yang menunjukkan penyebaran dari gravitasi Bumi yang ideal dan mulus, yang disebut Earth ellipsoid. Merah menunjukkan area di mana gravitasi lebih kuat dari nilai standar rata-rata, dan biru menunjukkan area di mana gravitasi lebih lemah. (Versi animasi.) [1]

Gravitasi Bumi, dilambangkan dengan g, adalah percepatan total yang diberikan ke benda yang bergerak di Bumi karena efek gabungan gravitasi (dari distribusi massa di dalam Bumi) dan gaya sentrifugal (dari rotasi Bumi).[2][3]

Dalam satuan SI, percepatan ini diukur dalam meter per detik kuadrat (dalam simbol, m/s2 atau m·s−2) atau ekuivalen dalam satuan newton per kilogram (N/kg atau N·kg−1). Di dekat permukaan bumi, percepatan gravitasinya kira-kira 9,81 m/s2, yang artinya, dengan mengabaikan pengaruh hambatan udara, kecepatan suatu benda jatuh bebas akan bertambah sekitar 9,81 meter per detik setiap detik. Besaran ini kadang-kadang disebut secara informal sebagai g kecil (sebaliknya, konstanta gravitasi disebut sebagai besar).

Kekuatan gravitasi bumi bervariasi bergantung pada lokasinya (lihat gambar). Nilai nominal "rata-rata" di permukaan bumi, yang dikenal sebagai gravitasi standar, menurut definisi, adalah 9.80665 m/s2.[4]

Oleh karena pengaruh gravitasi bumi atau g menjadikan berat suatu benda di permukaan bumi adalah gaya ke bawah pada benda tersebut, yang diberikan oleh hukum gerak kedua Newton, atau (gaya = massa x percepatan),. Percepatan gravitasi berkontribusi pada percepatan gravitasi total, tetapi faktor lain, seperti rotasi bumi, juga berkontribusi, dan oleh karena itu, mempengaruhi berat benda. Gravitasi biasanya tidak mencakup tarikan gravitasi Bulan dan Matahari, yang dihitung dalam istilah efek pasang surut laut.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Gravitasi, menurut Einstein, adalah manifestasi dari kelengkungan ruang-waktu (spacetime curvature). Yang menarik dari teori gravitasi Einstein adalah bahwa teori tersebut memenuhi prinsip korespondensi: pada kondisi tertentu, teori gravitasi Einstein memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diramalkan Hukum Gravitasi Newton. Atau bisa disimpulkan bahwa teori gravitasi Newton tidak benar sehingga Einstein menciptakan teori baru (teori yang tak bisa dibuktikan di alam nyata).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ JPL and the American Space Program. Yale University Press. hlm. 134–160. ISBN 978-0-300-23629-3. 
  2. ^ Boynton, Richard (2001). "Precise Measurement of Mass" Diarsipkan 2013-11-05 di Wayback Machine. (PDF). Sawe Paper No. 3147. Arlington, Texas: S.A.W.E., Inc.
  3. ^ Hofmann-Wellenhof, B. (2006). Physical geodesy. Moritz, Helmut, 1933- (edisi ke-2nd, corr. ed). Wien: SpringerWienNewYork. ISBN 978-3-211-33545-1. OCLC 209951890. 
  4. ^ Thompson, E Ambler; Thompson, E Ambler; Taylor, Barry N (2008). "Guide for the use of the International System of Units (SI)". Gaithersburg, MD.