Gosok gigi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Gosok gigi adalah kegiatan membersihkan gigi menggunakan sikat gigi dan pasta gigi. Menggosok gigi dengan sikat gigi ditambah pembersihan interdental (baik dengan benang maupun sikat interdental) untuk menjangkau daerah yang tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi akan lebih efektif dalam menjaga kesehatan mulut.[1]

Petunjuk menggosok gigi[sunting | sunting sumber]

Frekuensi[1][sunting | sunting sumber]

Asosiasi Dokter Gigi Amerika menganjurkan untuk membersihkan gigi 2 kali sehari selama dua menit menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor. Penelitian menunjukkan bahwa membersihkan gigi selama dua menit efektif untuk membersihkan plakk gigi, dan dapat mengurangi risiko karies gigi serta remineralisasi gigi.

Ketentuan Penggunaan Sikat Gigi[2][sunting | sunting sumber]

  • Satu sikat gigi tidak boleh digunakan bersama karena dapat menyebabkan perpindahan cairan tubuh dan mikroorganisme pada setiap pemakai.
  • Gunakan sikat gigi berbulu halus untuk menghindari gusi terluka. Pastikan ukuran dan bentuk sikat gigi sesuai dengan mulut dan bisa menjangkau daerah mulut dengan mudah.
  • Sikat gigi diganti setiap tiga hingga empat bulan sekali atau ketika bulu sikat sudah rusak
  • Bilas setelah digunakan dan keringkan dengan memposisikan pasti giri secara vertikal

Teknik Menggosok Gigi[2][sunting | sunting sumber]

  • Posisikan sikat gigi 45 derajat terhadap gusi.
  • Gosok gigi dengan lembut secara bolak-balik.
  • Gosok bagian permukaan luar dan dalam serta permukaan gigi untuk mengunyah.
  • Untuk membersihkan gigi bagian belakang gigi depan, miringkan sikat gigi secara vertikal dan gosok ketasa dan kebawah.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Toothbrushes". www.ada.org. Diakses tanggal 2020-04-24. 
  2. ^ a b "Brush Teeth - American Dental Association". www.mouthhealthy.org. Diakses tanggal 2020-04-24.