Gosok gigi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Gosok gigi merupakan kegiatan membersihkan gigi dan rongga mulut dari kotoran makanan dan plak.[1] Bakteri di dalam mulut selalu membentuk plak gigi. Plak pada gigi merupakan lapisan tipis yang menempel pada gigi. Teksturnya lengket tidak memiliki warna. Oleh karena itu dengan aktivitas menggosok gigi bisa menghindarkan gigi dari plak.[2] Tujuan dari menggosok gigi yaitu untuk menjaga kebersihan gigi dan mencegah dari berbagai penyakit yang ada di dalam mulut. Penyakit yang timbul karena tidak menggosok gigi yaitu, karies. Kegiatan menggosok gigi juga memberikan efek segar terhadap mulut, serta menghilangkan bau mulut.[1]

Tahapan[sunting | sunting sumber]

Awali dari seluruh geraham[sunting | sunting sumber]

Tahap pertama dari gosok gigi yaitu membasahi sikat gigi lalu dioleskan dengan pasta gigi. Bagian pertama yang digosok yaitu bagian luar gigi geraham pada perbatasan gusi dan gigi. Gerakannya dilakukan dengan teknik memutar selama 20 detik. Gosok gigi geraham dari atas ke bawah, di mulai dari batas gusi hingga ujung gigi selama 20 detik juga. Tujuannya untuk menghilangkan plak dan kotoran makanan di sela-sela gigi.[3]

Sikat gigi bagian depan[sunting | sunting sumber]

Tahapan kedua yaitu, gosok gigi bagian depan. Gerakan yang dilakukan pada saat menggosok gigi yaitu melingkar dan dilakukan secara perlahan, Tujuannya membersihkan sisa makanan dan plak yang ada di gigi depan. Bagian dalam gigi digosok dengan menggunakan gerakan vertikal, ke atas dan ke bawah.[3]

Sikat permukaan mengunyah[sunting | sunting sumber]

Bagian gigi geraham yang digunakan untuk mengunyah disikat dengan gerakan memutar. Tujuannya agar sisa makanan terangkat. Pada bagian gigi geraham bagian mengunyah memiliki ukuran yang lebar karena bentuknya yang cekung, dan biasanya banyak makanan yang menempel di sana.[3]

Menyikat area lidah dan sisi dalam pipi[sunting | sunting sumber]

Gunakan sikat lidah yang ada di sikat gigi untuk menyikat permukaan lidah, dan sisi dalam pipi. Hal tersebut harus dilakukan karena sisa makanan dan bakteri banyak terdapat di sana dan bisa menimbulkan bau mulut apabila tidak dibersihkan.[3]

Membersihkan sela gigi dengan benang gigi[sunting | sunting sumber]

Untuk membersihkan bagian sela gigi, gunakan benang gigi untuk mengangkat makanan yang terselip di sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.[3]

Waktu pelaksanaan[sunting | sunting sumber]

Salah satu profesor dari Universitas Melbourne yang bernama David Manton berpendapat bahwa aktivitas menggosok gigi yang paling efektif dilakukan pada saat sebelum tidur. Hal itu dikarenakan, tujuan dari menggosok gigi adalah membersihkan gigi dari plak, yang berbentuk lapisan putih pada gigi yang bisa merusak gigi.[4] Namun, menyikat gigit setelah bangun tidur di pagi hari juga memiliki manfaat yang baik baik gigi, hal ini dikarenakan sepanjang malam bakteri berkumpul dan berkembang di dalam mulut, menyebabkan nafas berbau dan bakteri mulai menghasilkan asam yang akan mengikis permukaan enamel. Selain itu, menyikat gigi di pagi hari membuat nafas menjadi segar. Namun, menyikat gigi di pagi hari sebelum sarapan tidak teralu dianjurkan, karena dapat menurunkan potensi menempelnya substrat yang dibentuk oleh sisa makanan karena gigi kita dalam keadaan bersih dan permukaannya licin, sehingga sulit bagi sisa makanan untuk menempel, menjadi plak, dan membuat lubang pada gigi.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Saputri, Rosalina Intan (2020). "Menyikat Gigi – Sebelum atau Sesudah Makan?". Alomedika. Diakses tanggal 2022-02-22. 
  2. ^ Hanna, Yomi (2018). "Bukan Saat Mandi, Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyikat Gigi? - Bobo". bobo.grid.id. Diakses tanggal 2022-02-22. 
  3. ^ a b c d e Nareza, Meva (2014). "Cara Menggosok Gigi yang Baik dan Benar". Alodokter. Diakses tanggal 2022-02-22. 
  4. ^ Berty, Teddy Tri Setio (2018). "Ternyata, Ini Waktu Paling Tepat untuk Menggosok Gigi". liputan6.com. Diakses tanggal 2022-02-22. 
  5. ^ Utami, Zahrah Almira Cita (2019). "Waktu yang Tepat Untuk Menyikat Gigi". RSGM Maranatha (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-22.