Global Witness
| Tanggal pendirian | 15 November 1993, London |
|---|---|
| Pendiri |
|
| Jenis | LSM Nirlaba |
| Fokus | Perubahan iklim, lingkungan, dan pelanggaran hak asasi manusia. |
| Lokasi |
|
| Situs web | globalwitness |
Global Witness merupakan organisasi investigasi serta kampanye yang menantang kekuatan perusahaan-perusahaan perusak iklim, dan berdiri bersama masyarakat yang melawan.[1] Global Witness mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, sedikitnya 177 pembela lingkungan terbunuh di seluruh dunia. Angka ini menandakan bahwa ancaman terhadap mereka masih tinggi, terutama di negara-negara berkembang yang memiliki potensi sumber daya alam besar namun penegakan hukumnya lemah. Kawasan Amerika Latin tercatat sebagai wilayah paling berbahaya, dengan Kolombia, Brasil, dan Meksiko menempati posisi tiga besar.[2] Laporan tersebut menunjukkan bahwa Kolombia menjadi negara paling mematikan di dunia bagi aktivis lingkungan hidup, dengan total 60 kematian pada tahun lalu. Amerika Latin menyumbang 88 persen kematian pada tahun lalu. Fenomena ini bukan hanya sekadar angka, tetapi mencerminkan kegagalan banyak negara dalam memberikan perlindungan hukum terhadap warganya sendiri. Tanpa dukungan dan pengawasan yang tegas, kejahatan terhadap pembela lingkungan akan terus berulang. Oleh karena itu, data dari Global Witness penting untuk dikaji agar dapat menjadi dasar bagi kebijakan dan upaya perlindungan yang lebih kuat di masa depan.[3] Analisis data Global Witness 2023 menunjukkan bahwa pembela lingkungan masih menghadapi risiko besar, terutama di kawasan Amerika Latin. Kasus kekerasan, intimidasi, dan kriminalisasi menegaskan lemahnya perlindungan negara terhadap masyarakat yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup. Upaya global perlu diarahkan pada penguatan hukum, transparansi pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan nyata bagi para pembela lingkungan yang berada di garis depan menjaga bumi kita.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ destruction, We expose how the industries fuelling the climate crisis profit from; Back, Stand with the People Fighting. "Global Witness". Global Witness (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ "Global Witness: Hampir 2.000 Aktivis Lingkungan Global Tewas Terbunuh dalam Satu Dekade Terakhir". Tempo. 2023-09-14. Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ Perrier, Jeanne (2021-05-19). Land defenders, infrastructural violence and environmental coloniality. Abingdon, Oxon ; New York, NY : Routledge, 2021. | Series: Routledge explorations in environmental studies: Routledge. hlm. 198–217. ISBN 978-1-003-12722-2. Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)