Gereja Santa Catharina, Taman Mini Indonesia Indah
| Gereja Santa Catharina | |
|---|---|
| Gereja Santa Catharina, Stasi Taman Mini Indonesia Indah | |
Gereja Santa Catharina, Taman Mini Indonesia Indah pada Juni 2025 | |
| Lokasi | Taman Mini Indonesia Indah |
| Negara | Indonesia |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja stasi |
| Status fungsional | Aktif |
| Administrasi | |
| Paroki | Lubang Buaya |
| Dekenat | Bekasi |
| Keuskupan Agung | Jakarta |
| Provinsi | Jakarta |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Ignatius Kardinal Suharyo |
Gereja Santa Catharina adalah sebuah gereja stasi Katolik yang terletak dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Indonesia. Letaknya bersampingan dengan Masjid Pangeran Diponegoro dan Gereja Protestan Haleluya, Gereja Santa Catharina dibangun tahun 1973 dan diresmikan tahun 1975 dengan luas bangunan 1.030 m2 di atas lahan seluas 2.860 m2.
Secara pastoral, gereja ini termasuk bagian dari Paroki Lubang Buaya dalam wilayah administratif Dekanat Bekasi, Keuskupan Agung Jakarta.
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Bentuk bangunan gereja ini merupakan tiruan gereja Katolik pertama di Indonesia, yaitu Gereja Santa Catharina di Surabaya. Nama Chatarina diambil dari nama tokoh suci perempuan yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk mempertahankan keyakinan dan meninggal sebagai martir karena ketaatannya terhadap Tuhan Yesus. Gaya arsitekturnya dipengaruhi gaya Roma kuno, tetapi atapnya memiliki ciri khas bangunan tradisional Jawa; tidak memiliki hiasan dekoratif, hanya jendela yang terbuat dari kaca diffuse bergambar salib. Garis garis yang berkaitan dengan struktur atap mengesankan pengaruh Roma tersebut.
Kegiatan misa dilaksanakan setiap hari Minggu sebanyak dua kali dan pada hari-hari besar, seperti perayaan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Minggu Paskah dan Natal. Umat yang mengikuti misa terdiri atas karyawan TMII, masyarakat sekitar, dan pengunjung. Gereja juga terbuka untuk umum, terutama bagi mereka yang ingin melaksanakan pemberkatan pernikahan dapat dilanjutkan dengan resepsi di berbagai tempat di lingkungan TMII, baik di dalam gedung (in door) maupun di luar gedung (out door).
- Eksterior dan fasad gereja
- Interior dan panti umat gereja
Jendela Kaca Patri
[sunting | sunting sumber]Di dalam bangunan gereja, dapat terlihat dengan jelas ada enam panel jendela kaca patri. Dua dari antara enam panel tersebut menggambarkan Yesus Kristus dan Bunda Maria, sedang lainnya merupakan panel-panel pola dekoratif. Sementara itu, tepat di belakang Altar tempat pastor memimpin perayaan Misa, terdapat sebuah panel jendela kaca patri besar, menggambarkan peristiwa penyaliban dan kematian Yesus, diapit oleh dua Malaikat.
- Jendela Kaca Patri Utama di belakang Altar
- Jendela Kaca Patri bergambar Yesus
- Jendela Kaca Patri bergambar Bunda Maria
- Jendela Kaca Patri dekoratif
Altar dan Panti Imam
[sunting | sunting sumber]Altar gereja ini terbuat dari kayu yang diukir. Ukirannya menggambarkan peristiwa alkitabiah saat Yesus merayakan Perjamuan Malam Terakhir bersama para murid-Nya, di mana Ia menetapkan Ekaristi. Di sebelah panti imam, terdapat sebuah panti paduan suara.
- Altar
- Panti Imam
- Keseluruhan panti imam
- Panti paduan suara
Di sekitar altar juga terdapat dua buah patung, yaitu Patung Hati Kudus Yesus dan Patung Maria Bunda Segala Bangsa
- Patung Hati Kudus Yesus
- Patung Maria Bunda Segala Bangsa
Fasilitas
[sunting | sunting sumber]Secara keseluruhan rumah ibadah ini terdiri empat bangunan, yakni bangunan utama (gereja), dua buah aula dan sebuah pastoran. Bangunan utama untuk ruang umat dan ruang pengampunan dosa, di depannya terdapat menara lengkap dengan lonceng gereja dan puncaknya bersalib; sedang pastoran sekaligus menjadi ruang perpustakaan, kantor, ruang pastor, dan toilet. Jika sedang ada misa, ruang perpustakaan digunakan untuk Sekolah Minggu bagi anak-anak di bawah umur 10 tahun. Dua buah aula berkanopi di kedua sisi gereja digunakan oleh umat untuk mengikuti perayaan Misa jika kapasitas bangunan utama sudah terpenuhi, serta dapat digunakan untuk berbagai kegiatan lainnya. Di sebuah aula di sisi kiri gereja, terdapat dua buah patung dada Paus Yohanes Paulus II untuk mengenang kunjungannya ke Gereja Santa Catharina pada tahun 1979.
- Aula di sebelah kanan gereja
- Aula di sebelah kiri gereja
- Pastoran
Terdapat pula taman di sekitaran gereja dan beberapa patung orang kudus, seperti Bunda Maria dan Paus Santo Yohanes Paulus II
- Taman di samping belakang gereja
- Monumen Maria Fatima
- Monumen Paus Santo Paulus II
- Patung dada Paus Santo Yohanes Paulus II
- Patung dada Paus Santo Yohanes Paulus II
Kunjungan Paus Yohanes Paulus II
[sunting | sunting sumber]
Dalam rangkaian agenda kunjungan apostoliknya di Indonesia, Paus Yohanes Paulus II menyempatkan untuk mengunjungi Gereja Santa Catharina dan Taman Mini Indonesia Indah, tepat sehari setelah memimpin Misa di Stadion Gelora Bung Karno pada 10 Oktober 1979.[1]
Dalam agendanya di Gereja Santa Catharina, Paus Yohanes Paulus II, ditemani oleh Uskup Agung Jakarta yang kala itu menjabat, Mgr. Leo Soekoto dan Justinus Kardinal Darmojuwono secara simbolik menanam pohon beringin putih di halaman Gereja Santa Catharina.[2] Setelahnya, Paus Yohanes Paulus II melanjutkan agendanya ke Katedral Jakarta untuk bertemu para rohaniwan dan biarawati Katolik Keuskupan Agung Jakarta.
- Pohon beringin putih yang ditanam oleh Paus Yohanes Paulus II di Gereja Santa Catharina
- Prasasti peringatan penanaman pohon beringin putih oleh Paus Yohanes Paulus II di Gereja Santa Catharina
Galeri
[sunting | sunting sumber]Eksterior
[sunting | sunting sumber]Fasad
[sunting | sunting sumber]- Fasad pada Januari 2023
- Fasad pada Juni 2025
- Patung Santa Katarina dari Siena pada fasad
Fasad Tampak Jauh
[sunting | sunting sumber]- Fasad tampak jauh pada Mei 2025
- Fasad tampak jauh pada Juni 2025
Tampak luar
[sunting | sunting sumber]- Tampak samping depan pada Juni 2025
- Tampak samping sisi kanan pada Juni 2025
- Tampak belakang pada Juni 2025
Interior
[sunting | sunting sumber]- Umat berdoa jelang Misa
Lainnya
[sunting | sunting sumber]- Papan nama di halaman gereja
- Plakat pemugaran gereja yang ditandatangani oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo pada 24 Desember 2016
Lihat juga
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Gereja Katolik Santa Catharina pada situs web Taman Mini Indonesia Indah
- (Indonesia) Situs resmi Kementrian Pariwisata Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine.
6°18′12″S 106°53′34″E / 6.303312740659554°S 106.89281763249092°E

