Gerakan bawah tanah Belanda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Para anggota gerakan bawah tanah Eindhoven bersama dengan pasukan dari Divisi Airborne ke-101 AS di Eindhoven pada Operasi Taman Pasar, September 1944

Gerakan bawah tanah Belanda terhadap pendudukan Nazi di Belanda saat Perang Dunia II umumnya dapat dikarakterisasikan oleh gerakan non-kekerasannya yang berpengaruh, yang jumlah anggotanya memuncak menjadi lebih dari 300,000 orang di persembunyian pada musim gugur 1944.[1]

Definisi[sunting | sunting sumber]

Orang-orang Belanda sendiri, khsususnya sejarawan perang resmi mereka Dr. Loe de Jong, direktur Institut Negara untuk Dokumentasi Perang (RIOD, kemudian berganti nama menjadi NIOD) membedakan beberapa jenis gerakan bawah tanah.

Invasi Jerman[sunting | sunting sumber]

Pada 10 Mei 1940, tentara Jerman memulai serangan kejutan mereka di Belanda tanpa deklarasi perang. Sehari sebelumnya, sekelompok kecil tentara Jerman yang mengenakan seragam Belanda memasuki negara tersebut. Beberapa dari mereka mengenakan helm 'Belanda'

Wanita Belanda yang memiliki hubungan seksual dengan para prajurit Jerman menunggu nasib mereka setelah ditangkap oleh gerakan bawah tanah Belanda.

Figur utama dalam gerakan bawah tanah Belanda[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dr L. de Jong: Het Koninkrijk der Nederlanden in de Tweede Wereldoorlog
  2. ^ Warmbrunn, Werner (1963). The Dutch under German occupation, 1940–1945. Stanford University Press. hlm. 229. 
  3. ^ "Biography of the Dutch Submarine Commander G. Mante". dutchsubmarines.com. Diakses tanggal 21 Januari 2015. 
  4. ^ Cammaert, Alfred Paul Marie (1994). Het verborgen front: geschiedenis van de georganiseerde illegaliteit in de provincie Limburg tijdens de Tweede Wereldoorlog (dissertation abstract). Universitas Groningen. ISBN 90-742-5219-2. Diakses tanggal June 2014.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  5. ^ nl:Frits Slomp

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Bentley, Stewart. The Dutch Resistance and the OSS (2012) excerpt and text search
  • Bentley, Stewart. Orange Blood, Silver Wings: The Untold Story of the Dutch Resistance During Market-Garden (2007) excerpt and text search
  • Fiske, Mel, and Christina Radich. Our Mother's War: A Biography of a Child of the Dutch Resistance (2007) excerpt and text search
  • van der Horst, Liesbeth. The Dutch Resistance Museum (2000)
  • Schaepman, Antoinette. Clouds: Episode of Dutch Wartime Resistance, 1940-45 (1982)
  • Sellin, Thorsten, ed. "The Netherlands during German Occupation," Annals of the American Academy of Political and Social Science Vol. 245, May, 1946 pp i to 180 in JSTOR
  • Warmbrunn, Werner. The Dutch under German occupation, 1940–1945 (Stanford University Press, 1963)
  • Dewulf, Jeroen. Spirit of Resistance: Dutch Clandestine Literature during the Nazi Occupation (Rochester, NY: Camden House, 2010). ISBN 978-1-57113-493-6

Pranala luar[sunting | sunting sumber]