Genetika ekologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Bagian dari seri Biologi mengenai
Evolusi
Primate skull series.png
Pengenalan
Mekanisme dan Proses

Adaptasi
Hanyutan genetika
Aliran gen
Mutasi
Seleksi alam
Spesiasi

Riset dan sejarah

Bukti
Sejarah evolusi kehidupan
Sejarah
Sintesis modern
Efek sosial
Teori dan fakta
Keberatan / Kontroversi

Bidang

Kladistika
Genetika ekologi
Perkembangan evolusioner
Evolusi manusia
Evolusi molekuler
Filogenetika
Genetika populasi

Portal Biologi ·

Genetika ekologi adalah kajian genetika pada populasi alami. Sifat-sifat dalam populasi dapat diamati dan diukur untuk menunjukkan suatu spesies beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah.

Genetika ekologi berbeda dengan genetika klasik, yang kebanyakan dipelajari dengan biakan laboratorium, dan analisis sekuens DNA, yang mempelajari gen pada tingkat molekul.

Penelitian pada bidang ini berfokus pada sifat-sifat yang penting secara ekologis—maksudnya, sifat-sifat yang terkait dengan kebugaran dan memengaruhi tingkat kelangsungan hidup dan reproduksi suatu spesies. Contohnya antara lain: waktu perbungaan, toleransi terhadap kekeringan, polimorfisme, mimikri, dan, kemampuan menghindari predator.

Genetika ekologi adalah alat yang berguna terutama saat mempelajari spesies terancam punah.[1] Meta-barcoding dan eDNA digunakan untuk memeriksa keanekaragaman hayati suatu spesies di sebuah ekosistem.[2]

Penelitian genetika ekologi biasanya melibatkan gabungan antara penelitian lapangan dan penelitian laboratorium.[3] Sampel dari populasi alami kadang dibawa ke laboratorium untuk dianalisa variasi gennya. Perubahan di dalam populasi di waktu dan tempat yang berbeda akan dicatat, dan pola kematian dalam populasi juga akan dipelajari. Penelitian biasanya dilakukan terhadap serangga dan organisme lain seperti mikroba, yang memiliki waktu generasi pendek.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Vaishnav, V; Mahesh, S; Kumar, P (2019). "ASSESSMENT OF GENETIC STRUCTURE OF THE ENDANGERED FOREST SPECIES BOSWELLIA SERRATA POPULATION IN CENTRAL INDIA". Journal of Tropical Forest Science. 31 (2): 200–210. ISSN 0128-1283. 
  2. ^ Bista, Iliana; Carvalho, Gary R.; Walsh, Kerry; Seymour, Mathew; Hajibabaei, Mehrdad; Lallias, Delphine; Christmas, Martin; Creer, Simon (2017-01-18). "Annual time-series analysis of aqueous eDNA reveals ecologically relevant dynamics of lake ecosystem biodiversity". Nature Communications (dalam bahasa Inggris). 8 (1): 1–11. doi:10.1038/ncomms14087alt=Dapat diakses gratis. ISSN 2041-1723. 
  3. ^ Ford E.B. 1981. Taking genetics into the countryside. Weidenfeld & Nicolson, London.
  4. ^ Kassen, Rees; Rainey, Paul B. (October 2004). "The Ecology and Genetics of Microbial Diversity". Annual Review of Microbiology (dalam bahasa Inggris). 58 (1): 207–231. doi:10.1146/annurev.micro.58.030603.123654. ISSN 0066-4227.