Gebangsari, Tambak, Banyumas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gebangsari
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Banyumas
Kecamatan Tambak
Pemerintahan
 • Kepala desa Rokhmat, SE, MM
Kodepos 53196
Luas Sekitar 1/15 luas kecamatan Tambak
Jumlah penduduk hampir 4.000 jiwa
Kepadatan -
Menanam padi di Rawadawa
Kantor Kepala Desa Gebangsari

Gebangsari adalah desa di wilayah kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Sebagian besar penduduknya adalah petani, karena sebagian besar wilayahnya adalah persawahan. Desa ini terbagi menjadi tiga dusun yakni, Dusun 1 (Gebangsari): Rw 1 & 2; Dusun 2 (Rawadawa): Rw 3 & 4; Dusun 3 (Bayawulung): Rw 5 & 6. Hampir seluruh warga Gebangsari memeluk agama Islam, namun mereka masih menjalankan adat Kejawen, seperti labuhan sawah/memetri bumi, nyadran, serta resik kuburan terutama menjelang bulan Puasa.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayah Desa Gebangsari:

Perangkat Desa Gebangsari[sunting | sunting sumber]

  • Kepala Desa : Rokhmat, SE, MM.
  • Sekretaris Desa : Agus Wahyudi,
  • Kepala Dusun I : Siyam Ma'wari,
  • Kepala Dusun II : Radimin,
  • Kepala Dusun III : Andi Sugihartono,
  • Kasi Pemerintahan : Nasiran,
  • Kasi Pembangunan : Supriyono,
  • Kasi Kesdaya : Marsudi,
  • Kaur Umum : Siti Maswiyah,
  • Kaur Keuangan : Nasihin (Plt),
  • Staf Umum : Paimin Supandi (sdh Pensiun),
  • Staf Kesdaya I : Ahmad Baehaqi Sidik,
  • Staf Kesdaya II : Nasihin,
  • Staf Kesdaya III : Aswadi,

Sejarah Desa

Asal usul Desa Gebangsari.

Menurut sumber yang ada di ketahui bahwa Desa Gebangsari adalah masuk Kecamatan Tambak yang merupakan bagian dari Kabupaten yang terletak di ujung timur, Desa Gebangsari berdiri/ada kurang lebih tahun 1800 M.

Desa Gebangsari adalah merupakan gabungan dari :

ê  Dusun Gebangsari yang meliputi RW. I dan RW. II yang masing-masing RW terdiri 4 (empat) RT.

ê  Dusun Bokol masuk wilayah RW. III yang terdiri 4 (empat) RT.

ê  Dusun Rawadawa masuk wilayah RW.IV yang terdiri dari 4 (empat) RT.

ê  Dusun Bayawulung masuk wilayah RW. V yang terdiri dari 3 (tiga) RT.dan RW. VI yang terdiri 4 (empat) RT.

ê  Dusun Babadjambe Timur dan Babadjambe Barat yang masuk wilayah RW. VI yang terdiri dari RT. 03/VI dan RT. 04/VI.

Sejarahnya Desa Gebangsari

Sejak berdirinya atau terwujudnya dahulu untuk Desa Gebangsari masuk wilayah Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas dan tidak ada perubahan yang berarti dengan Desa Gebangsari.

Masa Pemerintahan dahulu sampai sekarang adalah :

-     Pada Tahun   – 1915 dipimpin oleh Kepala Desa Nursam (Sriyem)

-     Pada tahun 1915-1918 dipimpin oleh Kepala Desa Partadiwirya (Blender)

-     Pada tahun 1918-1928 dipimpin oleh Kepala Desa Sandiwirya

-     Pada tahun 1929-1945 dipimpin oleh Kepala Desa Nadimeja I

-     Pada tahun 1945-1972 dipimpin oleh Kepala Desa Nadimeja II atau disebut Penatus Harjosukarto.

-     Dan Pada tahun 1972-1973 dipimpin oleh Pj. Kepala Desa Notodiwiryo

-     Pada tahun 1973-1984 dipimpin oleh Kepala Desa M. Syarbini

-     Pada tahun 1984-1986 dipimpin oleh Pj. Kepala Desa Masirin

-     Tahun 1986-1993 dipimpin Kepala Desa oleh seorang perempuan yaitu Ny Sulastri AS. Karena prestasi membawa Desa Gebangsari ikut dilombakan ketingkat Nasional hingga menjadi rangking 2 desa terbaik sehingga ditambah masa kerjanya karena prestasi tersebut.

-     Tahun 1993-1997 masih dipimpin Kepala Desa Ny Sulastri AS.

-     Tahun 1997-1998 di Pj oleh Samisno dari pegawai Kecamatan Tambak

-     Tahun 1998-2005 dipimpin oleh Kepala Desa Salju Andoko

-     Tahun 2006 - 2007 bulan Februari Pj Kepala Desa oleh Sukanto Kasi Trantib Kecamatan Tambak.

-     Pada bulan Februari-Juli tahun 2007 di Pj Kepala Desa oleh Sekretaris Desa yaitu Widi Jatmiko hingga ada Kepala Desa Definitif.

-     Tahun 2007- 2013 dipimpin Kepala Desa Rokhmat.SE, dan dari 2013 sampai  sekarang dipimpin Kepala Desa Rokhmat.SE, MM. Demikian sekilas masa Pemerintahan dan asal usul tentang Desa Gebangsari, dimulai dari tahun 1915 M. Karena tahun sebelumnya merupakan cerita turun temurun yang sulit dicari buki-buktinya secara tertulis ataupun nara sumbernya yang sudah tidak ada lagi.

Dari sekilas Riwayat cerita Gebangsari tersebut yang kami susun berkat dukungan dari sumber-sumber yang kami terima waktu Dia masih hidup antara lain :

1.    Bapak Harjo Sukarto Penatus Desa Gebangsari

2.    Nbah Tuyem (Alm) Keturunan dari Mbah Dipawangsa

3.    Mbah San Irsad (Alm) Tokoh Masyarakat

4.    Bapak Martawigena (Alm) Toko Masyarakat

5.    Mbah Moh. Kasbi (Alm) Kayim Bayawulung.     

Demografi

a.       Letak dan Luas Wilayah

Desa Gebangsari merupakan salah satu dari 12 desa di Wilayah Kecamatan Tambak, yang terletak 2 Km ke arah selatan dari Kecamatan Tambak,       47 Km jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Banyumas serta Desa Gebangsari mempunyai luas wilayah seluas : ± 382,660 Ha. Yang terdiri luas sawah ± 178,660 Ha dan permukiman/daratan ± 204 Ha.

b.      Topografi dan Jenis Tanah

Jenis tanah yang ada di Desa Gebangsari sebagian besar merupakan tanah sawah basah, yang terdiri dari 65% tanah yang ada, sisanya 30% berupa tanah kering/pekarangan, 5% merupakan tanah yang dipakai untuk bangunan, jalan dan sungai.

c.       Iklim

Iklim Desa Gebangsari, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai Iklim Kemarau dan Penghujan, yang hal tersebut juga mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Gebangsari.

Di Gebangsari terdapat rumah panggung tempat pengungsian banjir, namun sekarang diubah dan difungsikan menjadi Kantor Desa Gebangsari yang baru.

Koordinat: 7°37′43.4″LS,109°24′30.9″BT