Gaya kepemimpinan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Gaya kepemimpinan adalah cara yang dipergunakan pemimpin dalam mempengaruhi para pengikutnya. Menurut Thoha (1995) gaya kepemimpinan Gaya kepemimpinan merupakan suatu pola perilaku seorang pemimpin yang khas pada saat mempengaruhi anak buahnya, apa yang dipilih oleh pemimpin untuk dikerjakan, cara pemimpin bertindak dalam mempengaruhi anggota kelompok membentuk gaya kepemimpinannya. Untuk memahami gaya kepemimpinan, sedikitnya dapat dikaji dari tiga pendekatan utama, yaitu pendekatan sifat, perilaku, dan situasional.

Pendekatan Sifat[sunting | sunting sumber]

Pendekatan sifat mencoba menerangkan sifat-sifat yang membuat seseorang berhasil. Pendekatan ini bertolak dari asumsi bahwa individu merupakan pusat kepemimpinan. Kepemimpinan dipandang sebagai sesuatu yang mengandung lebih banyak unsur individu, terutama pada sifat-sifat individu.

Pendekatan perilaku[sunting | sunting sumber]

Pendekatan perilaku memfokuskan dan mengidentifikasi perilaku yang khas dari pemimpin dalam kegiatannya mempengaruhi orang lain (pengikut). Pendekatan perilaku kepemimpinan banyak membahas keefektifan gaya kepemimpinan yang dijalankan oleh pemimpin.

Pendekatan Situasional[sunting | sunting sumber]

Dalam hal ini kepemimpinan lebih merupakan fungsi situasi daripada sebagai kualitas pribadi, dan merupakan suatu kualitas yang timbul karena interaksi orang-orang dalam situasi tertentu. Menurut pandangan perilaku, dengan mengkaji kepemimpinan dari beberapa variabel yang mempengaruhi perilaku akan memudahkan menentukan gaya kepemimpinan yang paling cocok. Pendekatan ini menitikberatkan pada berbagai gaya kepemimpinan yang paling efektif diterapkan dalam situasi tertentu.[1][2][3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ 1962-, Mulyasa, E. (Enco), (2002). Manajemen berbasis sekolah : konsep, strategi, dan implementasi (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Remaja Rosdakarya. ISBN 9796921960. OCLC 50042650. 
  2. ^ 1962-, Mulyasa, E. (Enco), (2003). Menjadi kepala sekolah profesional : dalam konteks menyukseskan MBS dan KBK (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Remaja Rosdakarya. ISBN 9796922711. OCLC 56672165. 
  3. ^ Wahjosumidjo. (1999). Kepemimpinan kepala sekolah : tinjauan teoritik dan permasalahannya (edisi ke-Cet. 1). Jakarta: Rajagrafindo Persada (Rajawali Pers). ISBN 9794216704. OCLC 67783157.