Lompat ke isi

Gangguan penglihatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sebuah tongkat putih, simbol tuna netra internasional

Gangguan penglihatan atau kehilangan penglihatan adalah penurunan kemampuan untuk melihat pada tingkat yang menyebabkan masalah yang memerlukan suatu alat, seperti kacamata.[1] Beberapa orang yang juga memiliki kekurangan kemampuan untuk melihat karena tak memiliki akses kacamata atau lensa kontak.[1] Istilah kebutaan dipakai untuk kehilangan penglihatan sepenuhnya atau nyaris sepenuhnya.[2] Gangguan penglihatan dapat menyebabkan kesulitan dalam kegiatan sehari-hari seperti membaca dan berjalan tanpa pelatihan atau alat.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Change the Definition of Blindness" (PDF). World Health Organization. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 14 Juli 2015. Diakses tanggal 23 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Maberley DA, Hollands H, Chuo J, Tam G, Konkal J, Roesch M, et al. (Maret 2006). "The prevalence of low vision and blindness in Canada". Eye. 20 (3): 341–6. doi:10.1038/sj.eye.6701879. PMID 15905873.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Klasifikasi
Sumber luar