Gairah keagamaan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Gairah Santa Teresa karya Giuseppe Bazzani

Gairah keagamaan adalah perubahan keadaan sadar yang dicirikan dengan berkurangnya kesadaran akan dunia luar dan menguatnya kesadaran batin dan spiritual, yang seringkali disertai dengan penglihatan dan kegairahan emosional (terkadang juga fisik). Persepsi akan ruang dan waktu juga mendadak menghilang saat sedang terjadi kegairahan agama.

Meskipun pengalaman tersebut biasanya berlangsung singkat,[1] telah tercatat pula pengalaman-pengalaman yang berlangsung selama beberapa hari atau bahkan lebih.

Dalam agama Sufisme, kegairahan agama disebut wajad dan pengalamannya dijuluki jazbah atau majzoobiyat.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Marghanita Laski, "Ecstasy. A Study of Some Secular and Religious Experiences." The Cresset Press, London, 1961. hlm. 57