Lompat ke isi

Fregat kelas Martadinata

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Fregat kelas Martadinata, 2024
Tentang kelas
Pembangun:Damen Schelde Naval Shipbuilding
PT PAL Indonesia
Operator: Angkatan Laut Indonesia (TNI-AL)
Didahului oleh:Fregat kelas Ahmad Yani
Digantikan oleh:Fregat Merah Putih
Biaya:$ 400 juta untuk 2 unit (2012)
Dibangun:2014–2017
Bertugas:2017–sekarang
Jumlah:0
Rencana:6
Selesai:2
Aktif:2
Ciri-ciri umum
Jenis Fregat
Berat benaman 2.365 ton
Panjang 105,11 m (344 ft 10 in)
Lebar 14,02 m (46 ft 0 in)
Sarat air 3,75 m (12 ft 4 in)
Pendorong
  • Sistem propulsi:
  • Jenis propulsi: combined diesel or electric (CODOE)[1][2]
  • Diesel engines:2 x 10000 kW MCR diesel propulsion[1]
  • Electric motors: 2 x 1300 kW MCR electric propulsion[1]
  • Gearbox: 2 x double input input/single output
  • Propellers: 2 x CPP diameter 3.65 m
  • Integrated platform management system
  • AUXILIARY SYSTEMS:
  • Generator sets 6 x 735 kWE (Caterpillar C32A)[1]
  • Emergency gen. set 1 x 180 kWE
  • Chilled water 2 x units, redundant distribution
  • Fire fighting 4 x main pumps + 1 x service pump
  • Freshwater making capacity 2 x 14 m3/day(RO) + 2 x 7.5 m3/day (evaporators)
Kecepatan
  • Maksimum: 28 knot (52 km/h; 32 mph)
  • Jelajah: 18 knot (33 km/h; 21 mph)
  • Ekonomis: 14 knot (26 km/h; 16 mph)
  • Speed on E-propulsion: 15 knot (28 km/h; 17 mph)[1]
Jangkauan
  • Jelajah: 3,600 nmi (6,667 km; 4,143 mi)
  • Ekonomis: 5.000 nmi (9.300 km; 5.800 mi)[1]
  • Ketahanan: > 20 hari di laut lepas[1]
Awak kapal 122 orang[1]
Sensor dan
sistem pemroses
  • Combat System: Thales Group TACTICOS[3] with 10 x Multifunction Operator Consoles(MOC) Mk.4[4][5][6]
  • Search radar: SMART-S Mk2[4] 3D multibeam surveillance radar
  • IFF: Thales TSB 2520[4] (integrated with SMART-S Mk2)
  • Navigation radar: Sperry Marine BridgeMasterE ARPA radar
  • Fire control radar: STIR 1.2 MK.2(STING) Electro-Optical(EO) fire control system[4]
  • Data Link: LINK Y Mk 2 datalink system[4]
  • Sonar: Thales UMS 4132 Kingklip[4] medium frequency active/passive ASW hull mounted sonar
  • CAPTAS 2/UMS 4229 (VDS)[4]
  • Internal Communications: Thales Communication's Fibre Optical COmmunications Network (FOCON) or EID's ICCS where on-board users have access to internal and/or external communication channels and integrated remote control of communications equipment
  • Satellite Comms: Nera F series
  • Navigation System: Raytheon Anschutz integrated navigation
  • Integrated Platform Management System: Imtech UniMACs 3000 Integrated Bridge System[7]
  • NAUTICAL EQUIPMENT:
  • Integrated bridge console 2 x navigation radar: ECDIS(Electronic Chart Display and Information System) & GMDSS-A3(Global Maritime Distress and Safety System) reference gyro[1]
Peralatan perang
elektronik dan tipuan
  • ESM: Thales VIGILE 100[4]
  • ECM: Thales Scorpion[4]
  • Decoy: TERMA SKWS, DLT-12T 130mm decoy launchers, port, starboard[8]
Senjata
Pelindung Hull material: Steel grade A / AH36[1]
Pesawat yang
diangkut
Eurocopter AS565 Panther[13]
Fasilitas penerbangan maks helikopter 10 ton, Hangar helicopter untuk helikopter <10 ton[1]
KRI Raden Eddy Martadinata (331)

Fregat kelas Martadinata adalah tipe fregat dari kelas Sigma yang dirancang oleh Belanda dari kapal angkatan laut modular untuk TNI Angkatan Laut. Setiap fregat dibangun dari enam modul atau bagian, empat dibangun di galangan kapal PT PAL di Surabaya, dua kapal lainnya di Damen Schelde Naval Shipbuilding di Belanda.[14]

Kapal perang ini dirancang sebagai fregat multi-misi yang mampu menjalani peran peperangan anti-pesawat dengan rudal permukaan-ke-udara, peperangan anti-permukaan dengan rudal Exocet yang kuat, peperangan anti-kapal selam dengan sonar yang dipasang di lambung kapal, torpedo dan helikopter ASW.[15]

Pada tanggal 5 Juni 2012, Kementerian Pertahanan Indonesia secara resmi menandatangani kontrak pengadaan dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) untuk membangun fregat Sigma 10514 pertama untuk Angkatan Laut Indonesia dengan nilai $220 juta. Pengadaan kapal ini bertujuan untuk memperkuat persenjataan TNI Angkatan Laut dan memberikan efek jera bagi pihak manapun yang berniat mengganggu kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia. Skema Transfer of Technology (ToT) diterapkan selama pembangunan kapal ini ke PT PAL Indonesia.[16] Pada Februari 2013, kontrak untuk pembangunan fregat Sigma kedua ditandatangani.[17]

KRI Raden Eddy Martadinata (331), kapal pemimpin di kelasnya, ditugaskan pada 7 April 2017 di Tanjung Priok.[18] Kapal kedua, KRI I Gusti Ngurah Rai (332), diluncurkan pada September 2016. I Gusti Ngurah Rai diserahkan pada 30 Oktober 2017. Pada 2 November 2017, dilaporkan masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan baik di Belanda dan Indonesia sebelum kapal siap melayani. Diperkirakan juga akan ada periode pelatihan selama tiga bulan untuk kru kapal.[19] Fregat kedua ditugaskan pada 10 Januari 2018.

Kapal-kapal ini dibangun tanpa dilengkapi beberapa sistem dan peralatan utama, yaitu rudal permukaan-ke-udara VL-MICA, rudal anti-kapal MM40 Exocet blok III, sistem senjata jarak dekat Rheinmetall Millennium dan sistem peperangan elektronik utama (ECM/ ESM). Mereka direncanakan untuk dipasang nanti (FFBNW) selama masa pakainya.[20] Kelas tersebut akhirnya menerima kelengkapan sistem dan perlengkapan FFBNW pada Desember 2019 untuk KRI Raden Eddy Martadinata (331) dan pada Maret 2020 untuk KRI I Gusti Ngurah Rai (332).[21]

Karakteristik

[sunting | sunting sumber]

Fregat kelas Martadinata memiliki panjang 105,11 m, lebar 14,2 m, kecepatan maksimum hingga 28 knot (51.86 km/jam), berlayar hingga 5.000 mil laut (9,260.00 km; 5,753.90 mil) dengan kecepatan 14 knot (25.93 km/jam) dan memiliki daya tahan layar sampai dengan 20 hari. Kapal-kapal ini dilengkapi dengan peralatan persenjataan modern yang terintegrasi dengan combat management system (CMS). Selain itu, dia juga memiliki desain siluman seperti penampang radar rendah, tanda inframerah rendah, tanda kebisingan rendah, membuatnya lebih sulit dideteksi oleh radar kapal lain. Dia juga mampu melakukan perang permukaan, udara, bawah air, dan elektronik.[22]

Daftar kapal

[sunting | sunting sumber]
Nama kapal Galangan Kapal Nomor lambung Dibangun Diluncurkan Ditugaskan
R.E Martadinata Damen Schelde Naval Shipbuilding 331 16 April 2014 18 Januari 2016 7 April 2017, di Tanjung Priok.
I Gusti Ngurah Rai Damen Schelde Naval Shipbuilding 332 18 Januari 2016 29 September 2016[23] 10 Januari 2018

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Product Sheet Damen Sigma Frigate 10514 02 2017.pdf" (PDF). damen.com. Februari 2017. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 19 Juni 2017. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Indonesian Navy receives first Sigma-10514 guided missile frigate". navaltoday.com. 27 Januari 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Januari 2019. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Thales to supply key systems for new corvettes Indonesian Navy worth 60m euro". Thales Nederland. defense-aerospace.com. 2004-10-27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-12-01. Diakses tanggal 2017-11-30.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Platform 1880". thales7seas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Agustus 2018. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "DSEI 2013: Indonesia signs for Thales TACTICOS system". shephardmedia.com. 10 September 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2019. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "25 years of Thales TACTICOS Combat Management System". navyrecognition.com. 6 Mei 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2019. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Imtech Naval Projects Reference List" (PDF). Marine.imtech.nl. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-09-28. Diakses tanggal 2016-01-19.
  8. 1 2 3 4 "Indonesian Navy commissions second SIGMA frigate KRI I Gusti Ngurah Rai". navaltoday.com. 12 Januari 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Januari 2019. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "35mm CIWS ordered for Indonesian frigates". defencetechnologyreview.realviewdigital.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Agustus 2017. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-01-13. Diakses tanggal 2019-01-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  11. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-01-16. Diakses tanggal 2019-01-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  12. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-08-19. Diakses tanggal 2019-01-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  13. ↑ "Airbus Helicopters delivers first three AS565 MBe Panther to Indonesia". helicopters.airbus.com. 22 November 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2019. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Rahmat, Ridzwan. "Indonesian Navy receives first SIGMA 10514 guided missile frigate". www.janes.com. IHS Jane's 360. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-31. Diakses tanggal 10 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Sigma Class Frigate 10514 "Raden Eddy Martadinata"". products.damen.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-05. Diakses tanggal 2023-01-30.
  16. ↑ "SIGMA 10514 PKR Guided-Missile Frigates". Naval Technology (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 2023-01-30.
  17. ↑ "SIGMA 10514 PKR Guided-Missile Frigates". Naval Technology (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 2023-01-30.
  18. ↑ antaranews.com (2017-04-07). "Kecanggihan KRI Raden Eddy Martadinata". Antara News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-30. Diakses tanggal 2023-01-30.
  19. ↑ "PT Pal Delivers 2nd SIGMA 10514 PKR Frigate to Indonesia (TNI AL) KRI I Gusti Ngurah Rai". navyrecognition.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-12-25. Diakses tanggal 2023-01-30.
  20. ↑ "Negotiations under way on additional equipment package for Indonesia's PKR frigate | IHS Jane's 360". web.archive.org. 2016-11-18. Diarsipkan dari versi asli pada 2016-11-18. Diakses tanggal 2023-01-30.
  21. ↑ "Damen completes combat systems installation and trials on second Indonesian guided missile frigate". archive.damen.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-05. Diakses tanggal 2023-01-30.
  22. ↑ "SUKSES LAKUKAN ALIH TEKNOLOGI PEMBANGUNAN PKR 10514" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-14. Diakses tanggal 2023-01-30.
  23. ↑ Rahmat, Ridzwan. "Indonesia commissions first Martadinata-class guided-missile frigate". www.janes.com. IHS Jane's 360. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-04-11. Diakses tanggal 10 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)