Franklin Gimson
Sir Franklin Gimson | |
|---|---|
![]() | |
| Gubernur Singapura | |
| Masa jabatan 1 April 1946 – 20 Maret 1952 | |
| Penguasa monarki | George VI Elizabeth II |
| Gubernur Hong Kong | |
| Masa jabatan 28 Agustus 1945 – 30 Agustus 1945 | |
| Penguasa monarki | George VI |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Franklin Charles Gimson 10 September 1890 Leicestershire, Inggris |
| Meninggal | 13 Februari 1975 (umur 84) Pickering, Yorkshire Utara, Inggris |
| Penghargaan | |
Sir Franklin Charles Gimson (10 September 1890 – 13 Februari 1975) adalah seorang administrator kolonial Inggris yang menjabat sebagai Gubernur Singapura dari tahun 1946 hingga 1952.
Gimson menjabat sebagai Sekretaris Kolonial Hong Kong pada Desember 1941. Namun, penunjukannya terganggu oleh Pertempuran Hong Kong. Ia menjadi tawanan perang ketika Gubernur Sir Mark Young menyerah kepada Tentara Kekaisaran Jepang pada Hari Natal 1941. Setelah menghabiskan lebih dari tiga tahun di Kamp Interniran Stanley sebagai tahanan, Gimson dibebaskan pada Agustus 1945, setelah Pembebasan Hong Kong. Ia membentuk pemerintahan sementara yang berumur pendek dan sempat menyatakan dirinya sebagai "gubernur sementara", tetapi pemerintahan ini segera digantikan ketika Laksamana Muda Cecil Harcourt membentuk pemerintahan militer pada bulan September.
Gimson adalah Gubernur Singapura pertama dari tahun 1946 hingga 1952 dan mengembalikan pemerintahan sipil di Singapura. Selama masa jabatannya, ia menyaksikan pembentukan Dewan Legislatif Singapura dan Dewan Eksekutif (negara-negara Persemakmuran) pada tahun 1947. Masa jabatannya juga ditandai dengan situasi politik yang semakin tidak stabil yang dipicu oleh Keadaan Darurat Malaya, dan legislasi kontroversial Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri (Singapura).




