Fisika modern

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Fisika klasik biasanya berurusan dengan kondisi sehari-hari: kecepatan jauh dibawah laju cahaya, dan ukuran jauh lebih besar dari atom. Fisika modern banyak bermain dengan kecepatan tinggi dan ukuran sangat kecil.

Fisika modern adalah suatu upaya untuk memahami segala proses inti interaksi materi yang mempergunakan perangkat-perangkat sains dan rekayasa. Fisika modern mengimplikasi bahwa penjelasan dari abad ke-19 terhadap suatu fenomena tidaklah cukup untuk menjelaskan alam yang teramati oleh perangkat-perangkat modern. Fisika modern pada umumnya menganggap bahwa penjelasan konsisten terhada pengamatan-pengamatan ini akan menggabungkan unsur-unsur mekanika kuantum dan relativitas.

Fenomena pada kecepatan yang lambat dan jarak yang jauh biasanya tercakupi oleh fisika klasik. Fisika modern seringkali melibatkan kondisi-kondisi ekstrem; pada praktiknya, efek-efek kuantum biasanya melibatkan jarak yang sebanding dengan ukuran atom (kira-kira 10−9 m), sedangkan efek-efek relativistik biasanya melibatkan kecepatan yang sebanding dengan laju cahaya (kira-kira 108 m/s).

Bidang[sunting | sunting sumber]

Beberapa topik berikut ini dianggap sebagai "inti" dari dasar-dasar fisika modern:


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pustaka lanjutan[sunting | sunting sumber]