Lompat ke isi

Festival Nasional Reog Ponorogo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Festival Reog Nasional)
Festival Nasional Reog Ponorogo
Salah satu penampilan peserta festival.
StatusAktif
JenisFestival budaya
FrekuensiTahunan
LokasiPonorogo
Acara pertama1995
Terakhir diadakan2025
Acara sebelumnyaFestival Nasional Reog Ponorogo XXX
Acara berikutnyaFestival Nasional Reog Ponorogo XXXI
Peserta± 30–40 grup
Kapasitas± 5000 Kusi
LuasAloon Aloon Ponorogo

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) adalah salah satu festival tahunan yang merupakan salah satu rangkaian acara pesta rakyat Ponorogo yaitu Grebeg Suro yang dilaksanakan pada bulan Muharram. Festival Nasional Reog Ponorogo telah dilaksanakan sejak tahun 1995.[1] Perayaan Grebeg Suro bersamaan dengan hari jadi Kota Ponorogo, yang telah menjadi salah satu acara yang masuk dalam kalender wisata Jawa Timur.

Pada acara Grebeg Suro, di tiap tahunnya terdiri atas acara-acara yang sarat akan nilai seni dan tradisi, yaitu: Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka, Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel, serta Festival Nasional Reog Ponorogo. Festival Nasional Reog Ponorogo dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu dengan masa final dilaksanakan pada malam puncak rangkaian acara Grebeg Suro. Pada rangkaian acara Grebeg Suro, final Festival Nasional Reog Ponorogo dilaksanakan pada pada malam 1 Muharram yang biasa disebut dengan 1 Suro pada kalender Jawa. Peserta Festival Nasional Reog Ponorogo berasal dari daerah-daerah seluruh Indonesia seperti Madiun, Malang, Ponorogo, Yogyakarta, Jakarta, Sumatra dan Kalimantan. Bahkan belakangan ini Festival Nasional Reog Ponorogo sudah mulai merambah ke kancah internasional dengan diikuti oleh peserta dari luar negeri.

Alun-alun Ponorogo selalu menjadi tempat dilaksanakannya pertunjukan Festival Nasional Reog Ponorogo. Tempat ini juga didominasi dengan berbagai monumen dan patung yang melambangkan tradisi Reog dan berbagai legendanya. Keberadaan Reog memang tidak bisa dilepaskan dari terbentuknya Ponorogo. Hal ini berkaitan erat dengan legenda Dewi Songgolangit dan Prabu Klono Sewandono.[2]

Reog Ponorogo

[sunting | sunting sumber]
Reog Ponorogo, dari kiri: Bujang Ganong, Klono Sewandono, Warok, Singo Barong, dan Jathil.

Ponorogo merupakan Kota Reog, karena berdasarkan pada sejarah Reog memang lahir dari kota ini. Ponorogo merupakan salah satu ikon wisata Jawa Timur.[3] Reog sering diidentikkan dengan dunia hitam yang dalam artian berkaitan erat dengan sifat jagoan, dan juga dunia misti supranatural.[4] Kesenian Reog terdiri atas Warok tua, Warok muda, Pembarong, Bujang Ganong, Jathil, dan Prabu Klono Sewandono. Di seluruh daerah Ponorogo memiliki banyak grup Reog, bahkan bisa dikatakan minimal satu desa memiliki 1 kelompok kesenian Reog. Sehingga kurang lebih 300 grup Reog dimiliki oleh Kabupaten Ponorogo.[1]

Para pembarong menunjukkan keperkasaan dalam mengangkat dadak merak, yaitu topeng raksasa yang memiliki berat hingga 50 kilogram dengan disangga menggunakan kekuatan gigi saja. Alat-alat musik yang dimainkan dalam pertunjukan Reog mampu menghadirkan suasana mistis dan eksotis, tetapi membangkitkan semangat orang yang melihat maupun para pemainnya.[1] Banyak anggapan dalam pertunjukan Reog kekuatan gaib selalu menyertai, utamanya bagi pembarong untuk bisa menambah kekuatan dalam menyangga topeng dadak merak dengan gigi saja. Para pembarong pun beranggapan bahwa seorang pembarong membutuhkan wahyu untuk bisa kuat menjadi seorang pembarong, karena tubuh dan gigi yang kuat saja tidaklah cukup. Tanpa diberkati wahyu, tarian yang ditampilkan seorang pembarong tidak akan tampak luwes dan enak untuk ditonton. Namun demikian, persepsi mistis pembarong kini digeser dan lebih banyak dilakukan dengan pendekatan rasional. Seorang sesepuh Reog, Mbah Wo Kucing mengatakan bahwa: “Reog itu nggak perlu ndadi. Kalau ndadi itu ya namanya bukan Reog, itu Jathilan. Dalam Reog, yang diperlukan keindahannya”.

Festival Nasional Reog Ponorogo Tahun 2025 - 2029

[sunting | sunting sumber]
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXX Tahun 2025
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
2 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
3 Kridha Taruna SMA Negeri 2 Ponorogo
4 Kencana Dewi Kencana Dewi Hotel
5 Bantarangin Singo Wijoyo DKI Jakarta
6 Singo Caraka Kusuma EKS PB Arjowinangun
7 Reyog Tigang Juru Lamajang Kabupaten Lumajang
8 Manggolo Mudho Pawargo Yogyakarta
9 Reyog Watoe Dhakon UIN Ponorogo
10 Taruno Suryo SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo

Festival Nasional Reog Ponorogo Tahun 2018 - 2024

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2020 - 2021, Grebeg Suro Ponorogo ditiadakan karena adanya virus covid-19.

  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXIX Tahun 2024
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
2 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
3 Kencana Dewi Kencana Dewi Hotel
4 Taruno Suryo SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo
5 Singo Patripurogo Paguyuban TNI Polri & putu warok Ponorogo, DKI Jakarta
6 Bantarangin KRP. Jakarta
7 Manggala Wiyata SMA Negeri 3 Ponorogo
8 Manggolo Mudho Pawargo Yogyakarta
9 Sardulo Djojo Kota Malang
10 Niken Gandini SMK Negeri 1 Jenangan
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXVIII Tahun 2023
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
2 Surakarta Hadiningrat Surakarta
3 Suryo Manggolo Mudho SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro, Wonogiri
4 Taruno Suryo SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo
5 Manggala Wiyata SMA Negeri 3 Ponorogo
6 Kridha Taruna SMA Negeri 2 Ponorogo
7 PSRM Sardulo Anurogo Universitas Negeri Jember
8 Manggolo Mudho Pawargo Yogyakarta
9 Niken Gandini SMK Negeri 1 Jenangan
10 Manggolo Mataram Kundha Kabudayan GK Gunung Kidul, Yogyakarta
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXVII Tahun 2022
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
2 Bantarangin KRP. Jakarta
3 Singo Maguwo Sakti Yogyakarta
4 Surakarta Hadiningrat Surakarta
5 Taruno Suryo SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo
6 Manggolo Mudho Pawargo Yogyakarta
7 Niken Gandini SMK Negeri 1 Jenangan
8 Reyog Purbaya Surabaya
9 Singo Dirgantoro Lanud Iswahyudi
10 Kridha Taruna SMA Negeri 2 Ponorogo
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXVI Tahun 2019
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
2 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
3 PSRM Sardulo Anurogo Universitas Negeri Jember
4 Taruno Suryo SMK Muhammadiyah 1 Ponorogo
5 Bantarangin KRP. Jakarta
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXV Tahun 2018
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
2 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
3 Taruno Adi Luhung SMA Negeri 1 Babadan Ponorogo
4 Taruno Adi Luhung SMA Negeri 1 Babadan Ponorogo
5 Manggolo Mudho Pawargo Yogyakarta

Festival Nasional Reog Ponorogo Tahun 2013 - 2017

[sunting | sunting sumber]
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXIV Tahun 2017
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
2 Taruno Suryo SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo
3 Taruno Adi Luhung SMA Negeri 1 Babadan Ponorogo
  • Juara Festival Nasional Reog Ponorogo XXIII Tahun 2016
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
2 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
3 Singo Manggolo Mudho SMK Negeri 2 Wonogiri
  • Juara Festival Reog Nasional XXII Tahun 2015
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Reyog Pemkab Lamandau Lamandau, Kalimantan Tengah
2 Reyog Brawijaya Universitas Brawijaya
3 Singo Manggolo Mudho SMK Negeri 2 Wonogiri
  • Festival Reog Nasional XXI Tahun 2014
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
2 Singo Manggolo Mudho SMK Negeri 2 Wonogiri
3 Reyog Bantarangin Jakarta Timur
  • Festival Reog Nasional XX Tahun 2013
Peringkat Juara Nama Group Reog Komunitas/asal Group Reog
1 Singo Manggolo Mudho SMK Negeri 2 Wonogiri
2 Gajah Manggolo SMA Negeri 1 Ponorogo
3 Taruno Suryo SMK Muhammadiyah 1 Ponorogo

Festival Nasional Reog Ponorogo Tahun 2008 - 2012

[sunting | sunting sumber]
  • Festival Reog Nasional XIX Tahun 2012[5]
  1. Grup Reog Bantarangin dari DKI Jakarta
  2. Grup Reog Kridho Taruno SMAN 2 Ponorogo
  3. Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo
  • Festival Reog Nasional XVIII Tahun 2011[6]
  1. Grup Reog Bantarangin dari DKI Jakarta
  2. Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo
  3. Grup Reog Singo Taruno Joyo dari Kecamatan Ponorogo
  • Festival Reog Nasional XVII Tahun 2010
  1. Grup Reog Singo Taruno Joyo Kecamatan Ponorogo
  2. Grup Reog Gembong Kyai Bulak Surabaya
  • Festival Reog Nasional XVI Tahun 2009
  1. Grup Reog Singo Tirang Lindu Panon Semarang
  2. Grup Reog Sardulo Kridho DKI Jakarta 2
  3. Grup Reog Kridho Taruno SMAN 2 Ponorogo
  • Festival Reog Nasional XV Tahun 2008
  1. Grup Reog Singo Aglar Nuswantoro Kecamatan Ponorogo
  2. Grup Reog Pulogadung Jakarta Timur
  3. Grup Reog Purbaya Surabaya

10 Group Reog Pelestari Budaya (Non Ranking)

[sunting | sunting sumber]
  • Group Reog Pelestari Budaya 2025
    1. Reyog Burbaya (Surabaya)
    2. Krida Satria Tama (Komisariat Padepokan PSHT Pusat Madiun)
    3. Gembong Sardulo (Kec. Bungkal)
    4. Sardulo Seto Manggolo (Ponpes Kanjeng Sunan Kalijaga, Walikukun, Ngawi)
    5. Sardulo Djoyo Gendhilo (PSHW Pusat Madiun)
    6. Laskar Wani Suroboyo (Surabaya)
    7. Reyog Ki Ageng Mirah (Lesbumi PCNU Ponorogo)
    8. Sapto Tunggul Wulung (Kota Batu)
    9. Surotani Simo Joyo (Tulungagung)
    10. Singo Mudho Bolosiwo (Kepuhrubuh, Siman)
  • Group Reog Pelestari Budaya 2024
    1. Taruno Adiluhung (SMAN 1 Babadan)
    2. Taruno Simo Giri (SMAN 1 Jenangan)
    3. Ki Ageng Punuk (SMAN 1 Badegan)
    4. Sasana Semut Ireng (PSHT Rayon Rejuno Ranting Karangjati, Ngawi)
    5. Gelar Sardulo Agung (DKI Jakarta)
    6. Gembong Lawu Brawijaya (Trenggalek)
    7. Manggala Mataram (Gunung Kidul)
    8. Singo Dilogo (Magelang)
    9. Krida Citraka Muda (SMKN 1 Slahung)
    10. Pawargo Berau (Kalimantan Timur)

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 Susanto, Budi (2007). Sisi senyap politik bising. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 9789792116588. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-12. Diakses tanggal 2017-12-12.
  2. Rahimsyah, M. B.; Tasrif, Mahmudi; Hidayat, Kidh (1990). Asal-usul Reog Ponorogo. Surabaya: Karya Anda. OCLC 464303655. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-20. Diakses tanggal 2017-12-11.
  3. Andriansyah (2012). FESTIVAL WAUW!: Aneh, Unik, Fantastik, dan Kontroversial. Pacu Minat Baca. ISBN 9789790142008. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-20. Diakses tanggal 2017-12-12.
  4. "Tradisi Festival Reog tahunan yang di adakan di Kabupaten Ponorogo | Blog.ugm.ac.id". blog.ugm.ac.id. 4 November 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-21. Diakses tanggal 12 Desember 2017.
  5. Afifah, Riana (22 Juni 2012). Wisnubrata, A. (ed.). "Grup Reog Ponorogo Beri Kado Untuk Jakarta". Kompas.com. Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-19. Diakses tanggal 26 Februari 2020. ; ;
  6. Prabowo, Danang Setiaji (17 Juni 2012). Martinus, Yaspen (ed.). "Kontingen DKI Juara Festival Reog Nasional". Tribunnews.com. Tribunnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-08-27. Diakses tanggal 26 Februari 2020. ; ;