Festival Film Indonesia 2025
| Festival Film Indonesia 2025 | |
|---|---|
| Tanggal | 20 November 2025 |
| Lokasi | Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat |
| Negara | Indonesia |
| Ikhtisar | |
| Penghargaan terbanyak | Pengepungan di Bukit Duri (5) |
| Nominasi terbanyak | (12) |
| Film Cerita Panjang Terbaik | Pangku |
| Sutradara Terbaik | Yandy Laurens (Sore: Istri dari Masa Depan) |
| Pemeran Utama Pria Terbaik | Ringgo Agus Rahman (Panggil Aku Ayah) |
| Pemeran Utama Perempuan Terbaik | Sheila Dara Aisha (Sore: Istri dari Masa Depan) |
| Penghargaan Seumur Hidup | |
| Siaran televisi/radio | |
| Saluran | TVRI |
Festival Film Indonesia 2025 merupakan perhelatan ajang Festival Film Indonesia yang ke-45. Malam puncak sendiri diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 20 November 2025.
FFI 2025 mengangkat tema "Puspawarna Sinema Indonesia" kata "Puspawarna" yang bermakna mencerminkan keragaman kaya dari budaya, bahasa, latar belakang sosial, dan perspektif yang ada di Indonesia, yang semuanya menjadi sumber kekuatan bagi film nasional. Tema ini juga menjadi perayaan dan refleksi terhadap perjalanan industri film indonesia[1][2]
Pemenang dan nominasi
[sunting | sunting sumber]Nominasi diumumkan pada 19 Oktober 2025 di ImXR Studio PFN by V2 Indonesia, Jakarta oleh Ringgo Agus Rahman, Sheila Dara Aisha, Prilly Latuconsina, dan Ario Bayu sebagai "Duta FFI". Acara tersebut turut dimeriahkan oleh Donne Maula. Pengumuman nominasi disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Festival Film Indonesia, Kementerian Kebudayaan, dan IndonesianaTV.
Pengepungan di Bukit Duri dan The Shadow Strays masing-masing menerima nominasi terbanyak dengan 12 nominasi.[3] Jumbo menjadi film animasi pertama yang dinominasikan untuk Film Cerita Panjang Terbaik.[4] Ringgo Agus Rahman menjadi pemeran kedua yang menerima penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik selama dua tahun berturut-turut, setelah Deddy Mizwar mencetak rekor tersebut dengan kemenangan pada tahun 1986 dan 1987.[5]
Berikut ini adalah daftar nomine Festival Film Indonesia 2025. Pemenang paling atas dan ditebalkan.
Penghargaan film cerita panjang
[sunting | sunting sumber]Penghargaan film non cerita panjang
[sunting | sunting sumber]
|
|
|
|
| |
Penghargaan khusus
[sunting | sunting sumber]|
Penghargaan seumur hidup
|
Pilihan Dewan Juri Akhir Film Dokumenter
|
Kritik Film Terbaik (Tanete Pong Masak)
|
Film Terlaris (Antemas)
|
Penghargaan pilihan penonton
[sunting | sunting sumber]Film dengan nominasi dan kemenangan terbanyak
[sunting | sunting sumber]| Nominasi | Film |
|---|---|
| 12 | Pengepungan di Bukit Duri |
| The Shadow Strays | |
| 11 | Sore: Istri dari Masa Depan |
| 10 | Perang Kota |
| 8 | Jumbo |
| 7 | Gowok: Kamasutra Jawa |
| Pangku | |
| 6 | Panggil Aku Ayah |
| 5 | 1 Kakak 7 Ponakan |
| Rangga & Cinta | |
| 4 | Home Sweet Loan |
| Komang | |
| Siapa Dia | |
| 3 | Qodrat 2 |
| 2 | Dia Bukan Ibu |
| Tinggal Meninggal |
| Kemenangan | Film |
|---|---|
| 5 | Pengepungan di Bukit Duri |
| 4 | Pangku |
| Sore: Istri dari Masa Depan | |
| 2 | Home Sweet Loan |
Presenter dan penampil
[sunting | sunting sumber]Berikut ini adalah pembaca nominasi dan penampil hiburan.
Presenter
[sunting | sunting sumber]Penampil
[sunting | sunting sumber]| Nama | Pertunjukan |
|---|---|
| Armand Maulana | "Citra" menjelang pengumuman pemenang Film Cerita Panjang Terbaik |
| Barasuara | "Terbuang dalam Waktu" dari Sore: Istri dari Masa Depan (2025) |
| Barsena Bestandhi | "Ruang Baru" dari My Annoying Brother (2024) untuk segmen "In Memoriam" |
| Idgitaf | "Berakhir di Aku" dari Home Sweet Loan (2024) |
| Prince Poetiray | "Selalu Ada Di Nadimu" dari Jumbo (2025)
"Dengar Hatimu" dari Jumbo (2025) |
| Quinn Salman | |
| Rossa | "Tegar" dari Panggil Aku Ayah (2025) |
| Sherina Munaf | Music director |
In Memoriam
[sunting | sunting sumber]Berikut adalah tokoh-tokoh yang masuk dalam segmen In Memoriam. Segmen ini mengenang para tokoh industri perfilman Indonesia yang meninggal dunia pada tahun 2024–2025. Dalam segmen ini, penyanyi Barsena Bestandhi menampilkan lagu "Ruang Baru", dari film My Annoying Brother.[6]
Mereka yang berpulang pada rentang bulan Desember 2024 sampai November 2025:
- Acil Bimbo - penyanyi, aktor
- Emilia Contessa - penyanyi, aktris
- Febriansyah - aktor
- Fuad Baradja - aktor
- Gunawan Paggaru - sutradara, penulis naskah film
- Handi Ilfat - penata dan perekam suara
- Heru Sudjarwo - penata artistik, sutradara
- John Badalu - produser
- Joshua Pandelaki - aktor
- Marlon Renaldy - aktor
- Mat Solar - pelawak, aktor
- Nurul Qomar - pelawak, aktor
- Opi Bachtiar - aktor
- Rahayu Effendi - aktris
- Ray Sahetapy - aktor
- Rico Mangunsong - produser
- Santi Sardi - penyanyi, aktris
- Sidik Ilmawan - produser
- Subarkah Hadisarjana - aktor
- Titiek Puspa - penyanyi, aktris
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "FFI 2025 Angkat Tema 'Puspawarna Sinema Indonesia', Rayakan Keberagaman Film Nasional". Koran Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 19 Oktober 2025.
- ↑ "Festival Film Indonesia 2025 Dimulai, Angkat Tema Puspawarna Sinema Indonesia". Liputan6.com. Diakses tanggal 19 Oktober 2025.
- ↑ "Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2025". CNN Indonesia. 19 Oktober 2025. Diakses tanggal 23 November 2025.
- ↑ Awaliyah, Gumanti (20 Oktober 2025). "Jumbo Jadi Film Animasi Pertama yang Masuk Nominasi Film Terbaik di FFI 2025". Republika. Diakses tanggal 23 November 2025.
- ↑ Huda, Nurul (21 November 2025). "Ringgo Agus Rahman Raih Piala Citra 2025 sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik lewat Film Panggil Aku Ayah". Sketsa Nusantara. Diakses tanggal 23 November 2025.
- ↑ https://www.instagram.com/reel/DRSHYkQlGNC/?igsh=MTQ0ZHZ1Ym1xcjN5cg==