Feminisme separatis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Feminisme separatis adalah bentuk feminisme radikal yang menyatakan bahwa perlawanan terhadap patriarki paling baik dilakukan dengan hanya memusatkan perhatian kepada perempuan saja.[1] Beberapa pendukung feminis separatis meyakini bahwa laki-laki tidak dapat memberikan sumbangan yang positif kepada pergerakan feminis dan bahkan laki-laki yang bermaksud baik akan mengulang dinamika patriarki.[2]

Penulis Marilyn Frye mendeskripsikan feminisme separatis sebagai "pemisahan (...) dari laki-laki dan dari institusi, hubungan, peran dan aktivitas yang didefinisikan oleh laki-laki, didominasi laki-laki, dan beroperasi untuk keuntungan laki-laki dan mempertahankan keistimewaan laki-laki – pemisahan ini diprakarsai atau dipertahankan oleh perempuan sesuai dengan kehendaknya".[3]

Dalam risalah feminisme sosial yang diterbitkan pada tahun 1972, the Hyde Park Chapter of the Chicago Women's Liberation Union membedakan separatisme sebagai "pandangan ideologi" dengan separatisme sebagai "pandangan taktik".[4] Di dalam dokumen yang sama, mereka juga memisahkan separatisme sebagai "praktik pribadi" dengan separatisme sebagai "pandangan politik".[4]

Separatisme lesbian[sunting | sunting sumber]

Separatisme lesbian adalah jenis feminisme separatis khusus untuk kaum lesbian. Separatisme lesbian dapat diinterpretasikan sebagai strategi sementara atau praktik seumur hidup. Banyak kelompok separatis lesbian yang membeli tanah agar mereka dapat hidup terpisah dari laki-laki dan perempuan heteroseksual.[5]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Christine Skelton, Becky Francis, Feminism and the Schooling Scandal, Taylor & Francis, 2009 ISBN 0-415-45510-3, ISBN 978-0-415-45510-7 hlm. 104.
  2. ^ Sarah Hoagland, Lesbian Ethics: toward new value, hlm. 60, 154, 294.
  3. ^ Marilyn Frye, "Some Reflections on Separatism and Power". In Feminist Social Thought: A Reader, Diana Tietjens Meyers (ed.) (1997) New York: Routledge, hlm. 406–414.
  4. ^ a b Chicago Women's Liberation Union, Hyde Park Chapter. Socialist Feminism: A Strategy for the Women's Movement, 1972 (booklet).
  5. ^ Kershaw, Sarah. “Lesbian Communities Struggle to Stay Vital to a New Generation.” The New York Times 30 Jan. 2009. NYTimes.com. Web. 22 Feb. 2017.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]