Neon Genesis Evangelion

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Evangelion)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Neon Genesis Evangelion
Evangelion retouched.png
Kartu Judul dari serial televisi anime
新世紀エヴァンゲリオン
(Shin Seiki Evangerion)
GenreMecha, Pasca-apokaliptik
Manga
PengarangYoshiyuki Sadamoto
PenerbitKadokawa Shoten
Penerbit bahasa Inggris
Madman Entertainment
MajalahShōnen Ace (1994–2009)
Young Ace
(2009–2013)
DemografiShōnen (1994–2009)
Seinen (2009–2013)
Terbit26 Desember, 19944 Juni 2013
Volume14 (Daftar volume)
Seri anime
SutradaraHideaki Anno
ProduserNoriko Kobayashi
Yutaka Sugiyama
MusikShirō Sagisu
StudioTatsunoko Production
Gainax
Pelisensi
Madman Entertainment
AEsir Holdings
Saluran
asli
TXN (TX), Kids Station, Family Gekijo, WOWOW, Animax, MTV Japan, BS11 Digital, NTV, YTV
Saluran bahasa Inggris
Tayang 4 Oktober 1995 27 Maret 1996
Episode26 (Daftar episode)
Film Anime
  • Death & Rebirth (Maret 1997)
  • The End of Evangelion (Juli 1997)
Serial film Anime
  • Rebuild of Evangelion
    • 1.0 You Are (Not) Alone (2007)
    • 2.0 You Can (Not) Advance (2009)
    • 3.0 You Can (Not) Redo (2012)
    • 3.0+1.0 Thrice Upon a Time (2021)
Wikipe-tan face.svg Portal anime dan manga

Neon Genesis Evangelion (Bahasa Jepang: 新世紀エヴァンゲリオン Shin Seiki Evangelion) merupakan anime dan manga (masih terus diproduksi hingga 2019) karya Hideaki Anno. Anime Neon Genesis Evangelion pertama kali diproduksi oleh Gainax dan disiarkan sejak 4 Oktober 1995 hingga 27 Maret 1996 oleh TV Tokyo.

Anime tersebut diikuti oleh dua buah anime layar lebar Death and Rebirth dan End of Evangelion yang dirilis pada tahun 1997. Death dan Rebirth merupakan ringkasan dari seluruh serial ditambah setengah awal dari End of Evangelion. End of Evangelion merupakan akhir alternatif dari keseluruhan cerita sebagai pengganti episode 25 dan 26 dari serial televisinya. Kedua anime layar lebar tersebut dikemas ulang dalam satu anime layar lebar berjudul Revival of Evangelion. Di Indonesia, anime Neon Genesis Evangelion di Indonesia sempat disiarkan oleh stasiun televisi Trans TV, tetapi hanya tiga episode dengan waktu tayang mulai Senin hingga Rabu pukul 00:00. Anime tersebut juga dapat diperoleh melalui VCD dengan subtitle bahasa Indonesia. Akan tetapi, dari 26 episode yang dirilis, hanya 24 episode yang bisa didapat di pasaran. Tampaknya pihak pemilik lisensi tidak mengeluarkan episode terakhir karena isi dari 2 episode terakhir terlalu berat.

Manga dari Neon Genesis Evangelion digambar oleh Yoshiyuki Sadamoto dan diterbitkan oleh Kadokawa Shoten. Manga tersebut memiliki cerita yang sama dengan versi anime, tetapi menggunakan lebih banyak sudut pandang Shinji Ikari. Di Indonesia, manga Neon Genesis Evangelion diterbitkan oleh m&c Comics pada 2004.

Isi cerita[sunting | sunting sumber]

Neon Genesis Evangelion seri 3

Berlatar waktu tahun 2015, saat itu bumi telah mengalami perubahan drastis akibat bencana yang dinamakan "SECOND IMPACT". Bencana itu terjadi karena sebuah meteor menghantam bumi dan mengakibatkan naiknya permukaan laut di seluruh dunia. Secara tidak langsung kejadian ini juga mengakibatkan kemusnahan beberapa negara kepulauan. Akibatnya, iklim dunia berubah drastis. Namun, di balik semua itu, sebenarnya bencana terjadi setelah eksperimen pada satu makhluk cahaya raksasa yang kemudian dikenal sebagai angel pertama, Adam.

Seorang remaja belia bernama Shinji Ikari datang ke kota Tokyo untuk memenuhi permintaan ayahnya. Harapan remaja ini untuk diterima ayahnya kembali kandas saat dia mengetahui tujuan dirinya dipanggil hanya untuk mengendalikan EVA, makhluk bio mekanis yang merupakan satu-satunya senjata untuk melawan Angel. Awalnya Shinji menolak karena ia belum pernah mengendalikan EVA. Selain itu, ia juga datang bukan untuk dimanfaatkan ayahnya.

Namun, hatinya luluh saat melihat Rei Ayanami yang tetap berusaha menjadi pilot meski mengalami luka parah. Demi melindungi yang lain sekaligus menunjukkan eksistensi dirinya, Shinji menaiki sang makhluk, EVA-01, yang ternyata dengan cepat dia kuasai. Pertempuran pertama langsung menunjukkan satu sisi lain EVA, yang bisa berubah menjadi "berserk" dan menghabisi musuh dengan sadis. Semakin jauh episode, Shinji bukan hanya mengendalikan EVA untuk menghadapi monster besar yang menyerang kota Tokyo. Dia juga harus melawan musuh terbesar yang berada di dalam dirinya sendiri.

Pilot pertama EVA yang ditemuinya adalah Rei Ayanami yang dijuluki The First Child (anak pertama), kemudian datang Asuka yang sangat hyper dengan julukan The Second Child, sedangkan Shinji adalah The Third Child. Nantinya akan hadir dua pilot lain, yakni sahabat Shinji sendiri yaitu Toji, dan remaja yang dikirim oleh SEELE yaitu Kaworu Nagisa.

Sosok Shinji pada versi manga dan anime agak berbeda. Bila di Anime Shinji terkesan sebagai sosok yang kelam dan cenderung tak peduli pada dirinya apalagi pada orang sekitar, di versi Manga Sosoknya dibuat agak lebih ceria. Bahkan dengan menonton Animenya sampai habis dan membaca manganya, potongan-potongan yang hilang dalam Animenya sedikit terjawab pada Manga. Seperti apa yang Shinji mimpikan pada saat dia diserang oleh Angel kelima yang bernama Ramiel, dan lain-lain.

End of Evangelion[sunting | sunting sumber]

Total 26 episode dari animenya tidak memberi akhir yang tuntas, dan penyelesaian sebenarnya dari Evangelion tertuang pada versi film layar lebar dari anime EVA, yakni End of Evangelion.

End of Evangelion menceritakan usaha SEELE menguasai EVA-01 dan EVA-02 sebagai faktor penting dalam Human Instrumentally Project, mulai dari meretas sistem MAGI, mengerahkan tentara JSSDF, hingga menggunakan seluruh EVA yang SEELE miliki (EVA05-13). OVA ini juga menjelaskan mengenai tujuan sebenarnya SEELE mendirikan NERV, pembuatan EVA-series dan apa itu EVA; apa yang disebut sebagai Human Instrumentally Project; fungsi dari penciptaan Rei dan keberadaan Kaworu; third-impact dan apa yang dapat memicunya; serta (walaupun tidak secara eksplisit ditunjukkan) tujuan Angel (hanya) menyerang Tokyo-3.

Tentang Angel dan EVA[sunting | sunting sumber]

Angel adalah suatu keberadaan yang tidak jelas asal-usulnya, tetapi memiliki susunan genetis mirip manusia. Wujud dan ukuran Angel beragam, dari sebesar raksasa sampai seukuran bakteri, bahkan ada yang tidak berwujud (bayangan), tetapi secara genetis DNA Angel sangat mirip dengan manusia. Nama Angel yang digunakan di atas sebenarnya tidaklah tepat. Dalam bahasa Jepang, lawan dari Evangelion ini adalah Shitou yang mana bisa diartikan sesuatu dari cahaya, atau juga berarti apostle/utusan. Akan tetapi kemudian ditranslasikan menjadi Angel.

Orang awam sering kali mengira EVA adalah sebuah robot raksasa, dan sebenarnya hal ini sangat keliru. EVA adalah makhluk organisme sibernatik atau Siborg yang dibuat berdasarkan angel pertama, yaitu Adam. Ia sama sekali bukan sebuah robot. Bahkan baju zirah yang dimilikinya bukanlah berfungsi sebagai pelindung, tetapi lebih merupakan kekang agar EVA bisa dikendalikan.

Dalam setiap EVA terdapat jiwa, sebab untuk mengendalikan EVA dibutuhkan minimal 1 jiwa, pada EVA 01, terdapat jiwa Yui, ibu daripada Shinji. Dengan adanya jiwa tersebut, EVA dapat dikendalikan.

Supaya dapat bergerak dan menghasilkan suatu medan pelindung yang disebut AT-Field (Absolute Terror Field), EVA membutuhkan "kehadiran" pilot di dalam entry plug (kokpit EVA). Untuk mengatasi kelemahan ini, maka dibuatlah plug baru yang disebut "dummy plug" di mana dalam plug ini dimasukkan "kesadaran buatan" dengan Rei sebagai modelnya. Namun, karena adanya kesulitan dalam digitalisasi jiwa manusia ke dalam suatu program, maka terdapat 32.8% unsur emosi yang tidak dapat dimonitor sehingga mengakibatkan EVA yang menggunakan dummy plug cenderung bertindak brutal. Walaupun dummy plug mampu menggantikan keberadaan pilot sungguhan, tetapi tidak pernah dijelaskan apakah EVA dengan dummy plug mampu menghasilkan AT-Field.

Seringkali AT-Field hanya diartikan sebagai suatu medan pelindung yang dapat menahan serangan dari para Angel. Seperti yang dijelaskan oleh Kaworu (Fifth Child / 17th Angel, Tabris), AT-Field merupakan suatu batasan yang memisahkan hati manusia. Sehingga dengan adanya AT-Field manusia dapat memiliki "bentuk", dan "terpisah" dari manusia lainnya.

Tokoh[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]