Eko Supriyanto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Eko Supriyanto
Lahir Private Domain
Tempat tinggal Malaysia, Indonesia, Jerman
Warga negara  Indonesia
Pekerjaan Akademisi, Pengusaha, Organisator

Sekilas[sunting | sunting sumber]

Prof. Dr.-Ing. Eko Supriyanto, pria kelahiran Demak, Indonesia adalah alumnus S1 Teknik Elektro dan S2 Teknik Biomedika, Institut Teknologi Bandung serta S3 Universitas Angkatan Bersenjata Jerman di Hamburg.

Ketika di Jerman, beliau aktif memimpin organisasi yang didirikan oleh Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie, yaitu Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman. Beliau juga pernah aktif sebagai Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri wilayah Jerman Utara. Selama di Jerman beliau adalah penggagas dan ketua panitia Konferensi Internasional, Seminar, Pameran dan Workshop : Teknologi dan Industri (2002), Menuju Indonesia 2020 (2005) dan Teknologi untuk Indonesia (2006).

Pada tahun 2015 beliau dipilih menjadi Ketua Kelompok Kerja Nasional, Komersialisasi Teknologi Indonesia, yang bersekretariat di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta. Kelompok Kerja ini mempunyai misi untuk meningkatkan jumlah produk Indonesia berbasis teknologi sebagai upaya meningkatkan pendapatan negara.

Eko Supriyanto memperoleh gelar profesor dari Universitas Teknologi Malaysia (UTM) pada umur 33 tahun. Sejak tahun 2013 hingga saat ini dia menjabat sebagai Direktur Pusat Penelitian Jantung Nasional (IJN-UTM), Malaysia. Sebelum ini dia adalah Ketua Jurusan Sains Klinikal UTM dan pendiri Fakultas Teknik Biomedika yang pertama di Malaysia, bahkan dunia. Hingga Oktober 2015 dia telah mempublikasikan lebih dari 230 makalah dalam jurnal internasional dibidang sains, teknologi dan kedokteran. Lebih dari 30 HAKI (paten dan hak cipta) telah didaftarkan beliau dari hasil-hasil penelitian beliau selama di Jerman, Malaysia dan Indonesia. Diantaranya adalah Smart Doll untuk anak berkebutuhan khusus, Sistem Pemandu Kelahiran Terpadu berbasis Tele-USG, Smart Mobile Telemedicine, Alzheimer Early Detector, Kendaraan Laut Tanpa Awak dan Tanpa Bahan Bakar, Sistem Pembelajaran Interaktif untuk SD, SMP dan SMA, Pacemaker tanpa bateri dan tanpa lead serta Pendeteksi Dini Kanker Serviks berbasis pembalut wanita. Karena pencapaian beliau, hingga saat ini beliau telah mendapatkan 35 penghargaan internasional diantaranya adalah Best of The Best Malaysia Innovator Award, The Most Creative Invention Award dari National Research Council Thailand, and Special Award dari Korea Selatan. Selain aktif dalam penelitian teknologi kedokteran, beliau juga aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan professional. Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Pembangunan Nusantara (negara-negara di Asia Tenggara). Sejak tahun 2012 beliau aktif menjadi konsultan beberapa Kepala Daerah di Indonesia. Saat ini beliau juga merupakan Professor Tamu dan Senior Research Fellow di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia serta Professor tamu tetap di Universitas Teknologi Ilmenau, Jerman. Selain sebagai guru besar dan konsultan, beliau juga aktif menjadi komisaris di beberapa perusahaan di Malaysia, Indonesia dan Jerman. Prof. Eko adalah penggagas Johor-Karimun-Riau Link, sebuah terowongan bawah laut yang menghubungkan jalur sutera di China dengan Tol Laut Indonesia. Beliau juga aktif dalam menyuarakan pentingnya keamanan dan kualitas alat kesehatan di negara-negara Asia Tenggara. Melalui Konferensi Internasional Menuju Indonesia 2030 yang digagasnya, beliau mengharapkan lahirnya Garis Besar Haluan Negara dari para tokoh, pemimpin dan ilmuwan Indonesia di seluruh dunia, yang mampu mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dan makmur pada tahun 2030. Lebih lanjut tentang beliau bisa dibaca di http://www.supriyanto.info/indonesia .

Berbagai Berita Tentang Professor Dr.-Ing. Eko Supriyanto[sunting | sunting sumber]

  1. Publikasi diberbagai Jurnal Internasional (https://scholar.google.com.my/citations?user=5JBLV3AAAAAJ&hl=en)
  2. Professor Termuda ( http://www.bedanews.com/dr-ing-eko-supriyanto-professor-termuda-dunia-asal-kabupaten-demak---jateng)
  3. UTM Top Researcher (http://www.utm.my/utm-top-researcher/)
  4. Harapan terhadap Kementerian RISTEK (http://demakpos.com/?p=570)
  5. Kreatifitas Mendorong Kesejahteraan Para Ilmuwan (http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/10066)
  6. Pertemuan dengan Wapres : Karimun Siap Menjadi Poros Maritim (http://www.haluankepri.com/karimun/72647-karimun-siap-jadi-poros-maritim-.html)
  7. Pertemuan dengan Menristekdikti ( http://spiritriau.com/view/Advertorial/24749/Menristek-dan-Dikti-Dukung-Penuh-Pendirian-ST2P-di-Kawasan-Teknopolitan.html#.VNI4iGiUeD8)
  8. UTM creates smart mind technology (http://www2.nst.com.my/streets/central/utm-creates-smart-mind-technology-1.493032)
  9. Technology for Indonesia (http://www.kooperation-international.de/en/detail/info/technology-for-indonesia-1.html) and (http://www.amazon.com/Technology-Indonesia-Information-Communication-Biotechnology/dp/3832252274)
  10. Pemimpin Yang Tidak Korupsi (http://demakpos.com/?p=36)
  11. Menristek Merintis Solusi di Jerman (http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0509/18/nas17.htm)
  12. Dompet Dana untuk Korban Tsunami Aceh (https://groups.yahoo.com/neo/groups/permata-gbkp/conversations/messages/6114)
  13. Pembicara "Empowering Awareness for Healthier Future Generation" (http://wisehealth.itb.ac.id/speaker)
  14. Indonesia Proud (https://indonesiaproud.wordpress.com/2010/12/21/eko-supriyanto-profesor-pemilik-14-paten-rekayasa-biomedis-di-malaysia/)

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]


Referensi[sunting | sunting sumber]