Dragon Ball Z: Broly - The Legendary Super Saiyan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dragon Ball Z: Broly - The Legendary Super Saiyan
Dragon Ball Z- Broly - The Legendary Super Saiyan.jpeg
Poster Film
Sutradara Shigeasu Yamauchi
Produser Chiaki Imada (eksekutif produser
Yoshio Anzai (shueisha)
Penulis Takao Koyama (Screenplay)
Akira Toriyama (Cerita)
Musik Shunsuke Kikuchi
Distributor Toei Company
Durasi
71 menit
Negara Jepang
Bahasa Jepang
Pendapatan kotor ¥1.37 miliar (US $11.7 juta)

Dragon Ball Z: Broly - The Legendary Super Saiyan (ドラゴンボールZ 燃えつきろ!!熱戦・烈戦・超激戦, Doragon Bōru Zetto: Moetsukiro!! Nessen Ressen Chō-Gekisen; lit. "Dragon Ball Z: Burn Up!! A Close, Intense, Super-Fierce Battle") adalah film Dragon Ball Z ke delapan. Rilisan pertamanya di Jepang pada 6 Maret 1993, antara episode 176 dan 177. Oleh karena popularitas film ini, maka film ini dibuatkan 2 sekuelnya: Broly - Second Coming dan Bio-Broly.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Di planetnya Tuan Kaio merasakan penghancuran Galaksi Selatan yang dilakukan oleh seorang Super Saiya tak dikenal dan segera sadar bahwa Galaksi Utara-lah yang akan menjadi sasaran berikutnya. Untuk mengakhiri ini, Tuan Kaio menghubungai Goku melalui telepati saat dia dan Chichi sedang mengantri untuk wawancara untuk memasukkan Gohan ke sebuah Sekolah Private. Chichi menyuruh Goku untuk menjawab bahwa hobinya adalah olahraga dan membaca apabila dia ditanya nanti. Di tengah-tengah wawancara, Goku berteleportasi ke planet Tuan Kaio dan dia mendengarkan semua ceritanya.

Sementara itu, yang lainnya sedang mengadakan acara piknik di sebuah taman dan saat Krillin mendapat giliran menyanyi sebuah pesawat ruang angkasa misterius mendarat di tempat tersebut. Tidak lama kemudian keluarlah sekelompok pasukan alien yang mendatangi Vegeta dan memberi salam padanya sebagai raja mereka. Pemimpin mereka yang ternyata adalah orang Saiya bernama Paragus, mengaku bahwa dia telah membuat sebuah Planet Vegeta yang Baru dan memohon pada Vegeta agar mau bergabung dengannya untuk memerintah sebagai raja yang baru. Vegeta pada awalnya menolak, namun akhirnya setuju setelah Paragus memberitahunya tentang "Super Saiya Legendaris" tak dikenal yang sedang mengarungi galaksi dan harus dikalahkan sebelum dia datang ke Bumi. Curiga akan kisah Paragus, Gohan, Trunks, Krillin, Master Roshi dan Oolong akhirnya ikut pergi bersama Vegeta.

Di Planet Vegeta yang Baru, Vegeta bertemu anak Paragus yakni Broly dan keduanya pergi bersama untuk memburu Sang Super Saiya Legendaris. Di sisi lain, Gohan, Trunks dan Krillin bertemu para budak planet tersebut dan menolong mereka dari penguasa mereka yang kejam. Selama pertarungan tersebut, Goku tiba dengan menggunakan Instant Transmission miliknya. Para budak tersebut memberitahu mereka bahwa Super Saiya Legendaris telah menghancurkan planet mereka dan mereka ditemukan oleh Paragus yang menjadikan mereka sebagai budaknya. Malam itu, Vegeta dan Broly kembali tanpa hasil. Sementara Vegeta menyambut Goku dengan dinginnya, Broly tampak resah melihat adanya Goku dan menjadi tenang setelah Paragus mengangkat tangannya dan sebuah cahaya bersinar dari gelangnya. Setelah itu, Paragus pergi menemui ilmuwannya untuk memperbaiki gelang miliknya. Dalam sebuah kilas balik diperlihatkan bahwa Broly sejak kecil memiliki daya tempur yang besar dan sangat senang menghancurkan segala sesuatu disekitarnya. Gelang tersebut merupakan pengendali agar Broly tetap tenang. Namun, pertemuannya dengan Goku, membuat naluri Blory kembali dan efektifitas gelang tersebut mulai turun. Semua ini karena saat masih bayi ternyata tangisan Goku membuat Blory terganggu dan merasa trauma dan akhirnya dendam pada Goku. Tanpa diduga, Broly menyerang Goku pada tengah malam. Keduanya bertarung sampai Paragus datang dan menenangkan Broly kembali, tetapi setelah kejadian itu Goku menyangka bahwa Broly lah yang telah menghancurkan Galaksi Selatan.

Besoknya Vegeta mulai hilang kesabarannya dan memutuskan untuk kembali ke Bumi, namun Goku mencegahnya dengan mengatakan bahwa Super Saiya Legendaris sebenarnya adalah Broly. Paragus berusaha menyangkal hal tersebut namun kemudian Trunks datang dan menjelaskan tentang keadaan sebenarnya diikuti oleh Krillin dan Gohan yang membawa para budak ke sana. Saat melihat Broly, seorang budak mengenalinya sebagai orang yang telah menghancurkan planet mereka. Vegeta mempercayainya dan akhirnya Paragus menunjukkan sosoknya yang sebenarnya. Di sisi lain Broly mulai tak terkendali berusaha menyerag Goku. Vegeta yang sudah menyadarinya berusaha menyerang Broly namun tak berhasil dan akhirnya malah menjadi ketakutan dan kehilangan hasrat bertarung setelah merasakan kekuatan Broly. Broly mulai mengamuk dan menyerang semuanya. Selama pertempuran tersebut, Paragus menhina Vegeta atas kenaifannya. Dia mengungkapkan kisah sebenarnya: bertahun-tahun yang lalu, di Planet Vegeta, Broly dilahirkan dengan power level 10.000. Raja Vegeta yang mengetahui hal ini takut Broly akan menjadi ancaman baginya dan memerintahkan pengeksekusian Broly. Paragus memohon pada Raja Vegeta untuk mengampuni nyawa anaknya, tetapi dia menolak. Perut Broly ditusuk dan dia dan Paragus dibuang dalam keadaan sekarat. Akan tetapi, pada hari yang sama, Frieza menghancurkan Planet Vegeta dan tepat sebelum ledakan, Broly menciptakan bola energi yang membawanya dan Paragus pergi dari Planet Vegeta beberapa detik sebelum ledakan. Sejak saat itu, tujuan Paragus adalah membalas dendam pada Raja Vegeta lewat anaknya dan menguasai Bumi sebagai planet pusat untuk memulai rencana menaklukan seluruh galaksi. Seterusnya, sebuah komet yang disebut Camori ternyata sedang menuju ke Planet Vegeta yang Baru dan akan segera menabraknya.

Broly dengan mudahnya mengalahkan Goku, Gohan dan Trunks. Piccolo pun tiba membawa Kacang Senzu namun dia juga dikalahkan. Piccolo kemudian memaksa Vegeta ikut bertarung dengan memprovokasinya tetapi tidak berhasil. Setelah melihat Broly menghajar teman-temannya akhirnya memberi Vegeta cukup keberanian untuk ikut bertarung, tetapi dia juga terbukti bukan tandingan Broly. Di sisi lain, Paragus berusaha lari dari Planet Vegeta yang Baru sendirian, tetapi Broly menangkapnya dan membunuhnya dengan meremas kapsul luar angkasanya dengan tangannya dan melemparnya ka arah komet. Menyadari dia butuh lebih banyak energi untuk menghabisi Broly, Goku meminta yang lain untuk memberikan energi yang tersisa pada dirinya. Semuanya pun menyanggupi namun energi tersebut masih kurang karena Vegeta masih enggan memberikan energinya pada Goku. Setelah mendengar ucapan yang lain, akhirnya Vegeta mau memberikan energinya pada Goku dan akhirnya Goku mendapat cukup energi untuk mengalahkan Broly dan dia memukulnya tepat di perut Broly yang dulu pernah ditusuk. Hal ini menyebabkan Broly kalah dan tampaknya meledak.

Tepat saat Camori menabrak dan menghancurkan Planet Vegeta yang Baru, Goku berhasil membawa semua orang ke kapal luar angkasa Piccolo yang digunakan untuk mengikuti Goku dan Vegeta. Di akhir cerita, Goku dan Gohan melakukan teleprotasi ke kebun mereka dimana mereka menghadapi Chichi yang marah karena akibat Goku yang pergi meninggalkan dirinya, Gohan gagal masuk sekolah. Goku kemudian dengan polosnya malah berkata pada Chichi bahwa hobinya adalah membaca dan olahraga, hal ini membuat Chichi pingsan.

Penempatan Garis Waktu[sunting | sunting sumber]

Broly - The Legendary Super Saiyan berlatar selama 10 hari sebelum Permainan Cell. Film ini cocok di sini dalam garis waktu karena Goku terlihat hidup dan Gohan terlihat dalam bentuk Super Saiya-nya. Daizenshuu 6 juga mengatakan kalau film ini mengambil latar selama 10 hari sebelum Permainan Cell.

Penerimaan[sunting | sunting sumber]

Film ini dirilis di bioskop Jepang pada 6 Maret 1994 dan meraup total keuntungan ¥1.37 miliar (US $11.7 juta) dan menjadi peringkat ke-11 film dengan pendapatan domestik tertinggi.

Trivia[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]