Dora Marie Sigar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dora Marie Sigar
Prabowo Subianto - Dora Marie Sigar.jpg
Dora Marie Sigar muda dengan keempat anaknya, 1963, Kuala Lumpur
Lahir Dora Marie Sigar
21 September 1921
Bendera Belanda Manado, Sulawesi Utara, Hindia Belanda
Meninggal 23 Desember 2008 (umur 87)
 Singapura
Kebangsaan Indonesia
Nama lain Dora Marie Sumitro
Agama Kristen Protestan
Pasangan Soemitro Djojohadikoesoemo
Anak Biantiningsih Miderawati Djiwandono
Marjani Ekowati le Maistre
Prabowo Subianto Djojohadikusumo
Hashim Sujono Djojohadikusumo
Orang tua Philip FL Sigar
N. Maengkom

Dora Marie Sigar (lahir di Manado, Sulawesi Utara, 21 September 1921 – meninggal di Singapura, 23 Desember 2008 pada umur 87 tahun), juga dikenal sebagai Dora Sumitro adalah istri dari salah seorang ekonom Indonesia Soemitro Djojohadikoesoemo. Dora Marie memiliki dua orang puteri, Biantiningsih Miderawati Djiwandono (istri Soedradjad Djiwandono) dan Marjani Ekowati le Maistre, dan dua orang putera, Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Hashim Sujono Djojohadikusumo.

Dora Marie menikah dengan Profesor Sumitro Djojohadikusumo pada 7 Januari 1946 di Jerman. Dora Marie Sigar bertemu pertama kali dengan Profesor Sumitro Djojohadikusumo tahun 1945 di sebuah acara mahasiswa Kristen Indonesia di Rotterdam, Belanda. Saat itu ia belajar di sekolah ilmu keperawatan bedah di kota Utrecht, Belanda.

Selama hidupnya, Dora Marie Sigar penganut agama Kristen[1][2] yang berdarah Manado-Jerman itu setia mendampingi Profesor Sumitro Djojohadikusumo dalam pengasingan maupun dalam perjuangan membangun Republik Indonesia. Dora dikenang anak-anaknya sebagai ibu yang penyayang.

Dora dikenal sahabat-sahabatnya sebagai pemain bridge yang tangguh dan sebagai pengurus Persatuan Bridge Indonesia.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Keluarga Dora Sigar berasal dari Manado. Ayahnya bernama Philip FL Sigar, dan ibunya bernama N. Maengkom. Ayahnya yang merupakan seorang anggota Gementeraad Manado (1920-1922) dan pejabat Sekretaris Residen (Gewestelijk Secretaris) Manado (1922-1924) merupakan putra dari Laurents A Sigar (meninggal 1910) dan E. Aling. Kakek Dora merupakan Majoor/Hukum Besar (1870-1884) di Manado. Salah satu nenek moyangnya adalah Benyamin Thomas Sigar (Tawaijln Sigar), yaitu kapitein atau pemimpin pasukan Tulungan atau Hulptroepen (pasukan bantuan) yang dikontrak pemerintah Hindia Belanda guna membantu mengatasi Perang Jawa (1825-1830).[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]