Dompyong Kulon, Gebang, Cirebon
Dompyong Kulon | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kabupaten | Cirebon | ||||
| Kecamatan | Gebang | ||||
| Kode Kemendagri | 32.09.30.2001 | ||||
| Luas | 218,7 km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Dompyong Kulon adalah sebuah desa di kecamatan Gebang, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Desa ini memiliki Luas Wilayah kurang lebih 2.187,9000 Ha yang terdiri dari 4 Dusun yaitu Kedungsumur (Dusun 1), Campedak (Dusun 2), Dompyong (Dusun 3) dan Wanasari (Dusun 4). Selain itu dari setiap Dusunnya memiliki 4 RT. Bahasa sehari-hari yang dipakai adalah Bahasa Sunda. Desa ini dipimpin oleh seorang Kuwu atau Kepala Desa yaitu Bapak Khumaidi (Bang Aldi) yang dipilih secara langsung oleh masyarakat pada Bulan Oktober 2021 dan resmi menjabat 01 Januari 2022 setelah dilantik oleh Bupati Cirebon, Imron. Dompyong Kulon memiliki sebuah lapang sepak bola bernama Si Manuk Dadali yang merupakan kandang dari klub sepak bola Assado Dompyong yang sudah berdiri semenjak 1997.
Desa Dompyong Wetan memiliki lapangan sepak bola di Dusun 1 yang bernama Stadion Puser Bumi. Nama-nama tim sepak bola di Desa Dompyong Wetan adalah Buyut Gentong (Buygen FC) di Blok 2 Taman Sari, Perjaka FC di Blok 1 (lahir tahun 1986), Percasi (Blok Cimeong), Anpak (Blok Pakulen). Sementara itu, baru-baru ini, Karang Taruna Desa Dompyong Wetan membentuk SSB yang bernama SSB Jembaraya, yang diambil dari nama asli Raden Gentong, pendiri Desa Dompyong, yaitu Ki Jembar.
