Dominikus Minggu Mere
Dominikus Minggu Mere | |
|---|---|
| Wakil Bupati Ende ke-5 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Emanuel Melkiades Laka Lena |
| Bupati | Yosef Benediktus Badeoda |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 31 Juli 1960 Ende, Nusa Tenggara Timur |
| Partai politik | PDI-P |
| Almamater | Universitas Indonesia (drg) Universitas Airlangga (M.Kes) Universitas Nusa Cendana (Dr) |
| Profesi | Politikus |
Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes (lahir 31 Juli 1960) adalah seorang politikus Indonesia. Ia dilantik menjadi Wakil Bupati Ende pada 20 Februari 2025 mendampingi Yosef Benediktus Badeoda selaku Bupati Ende setelah memenangkan pemilihan umum Bupati Ende 2024.[1]
Riwayat Hidup
[sunting | sunting sumber]Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Politikus dan juga pensiunan ASN ini memulai pendidikan dasar hingga menengah atas di Kabupaten Ende. Kemudian ia hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan studi Sarjana dan Profesi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Beliau melanjutkan studi Pasca Sarjana di Universitas Airlangga. Kemudian menyelesaikan Program Doktoral di Universitas Nusa Cendana Kupang.
Karier
[sunting | sunting sumber]Dominikus mengawali pekerjaannya sebagai ASN di Dinas Kesehatan Provinsi NTT sebagai Kepala Seksi Kesehatan Gigi dan juga Kepala Seksi Penyusunan Program. Kemudian dia pernah menjadi Kepala Bapelkes di Timor Leste dan Provinsi NTT. Dia melanjutkan kariernya di Kabupaten Ende sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan juga Kepala BAPPEDA serta menjalankan puncak karier sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Ende. Kariernya dibidang Kesehatan semakin meningkat setelah dipercaya sebagai Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dan juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Akhir perjalanan kariernya sebagai ASN dijalani sebagai Dosen Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Nusa Cendana Kupang.
Politik
[sunting | sunting sumber]Pada Pilbup Ende 2024, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Ende masa jabatan 2025–2030 mendampingi politikus Partai Demokrat, Yosef Benediktus Badeoda. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 60.589 suara atau 41,06% dari total suara sah.[2]
Riwayat Pendidikan
[sunting | sunting sumber]- SDK Roworeke Kabupaten Ende 1967-1973
- SMPK Frateran Ndao Kabupaten Ende 1973-1976
- SMAK Syuradikara Kabupaten Ende 1976-1980
- S1 Dokter Gigi, Universitas Indonesia 1982-1986
- Profesi Dokter Gigi, Universitas Indonesia 1986-1988
- S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga 1994-1996
- S3 Ilmu Administrasi, Universitas Nusa Cendana 2016-2018
Riwayat Pekerjaan
[sunting | sunting sumber]- Kepala Seksi Kesehatan Gigi pada Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur 1991-1996
- Kepala Seksi Penyusunan Program pada Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur 1996-1997
- Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Dili Timor Leste 1997-1999
- Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur 1999-2001
- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende 2001-2008
- Kepala BAPPEDA Kabupaten Ende 2008-2013
- Sekretaris Daerah Kabupaten Ende 2013
- Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johennes Provinsi Nusa Tenggara Timur 2015-2018
- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2018-2020
- Dosen Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana 2020-2022
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
- ↑ Jehadu, Seraphinus Sandi Hayon (09-01-2025). Aloysius Gonsaga A. E. (ed.). "KPU Ende Tetapkan Badeoda-Mere Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih". kompas.com. Diakses tanggal 07-10-2025.

