Lompat ke isi

Dombeya rotundifolia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dombeya rotundifolia
Di musim panas dan musim semi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malvales
Famili: Malvaceae
Genus: Dombeya
Spesies:
D. rotundifolia
Nama binomial
Dombeya rotundifolia
 Rekaman jangkauan
Sinonim

Dombeya damarana K.Schum.
Dombeya densiflora Planch. ex Harv. & Sond.
Dombeya dinteri Schinz
Dombeya multiflora Planch.
Xeropetalum minus Endl.
Xeropetalum multiflorum Endl.

Dombeya rotundifolia, yang juga dikenal sebagai “pir liar afrika selatan” (meski tidak berkerabat dengan pohon pir asli), adalah pohon kecil yang menggugurkan daun. Pohon ini memiliki kulit kayu berwarna abu-abu gelap hingga hitam dengan retakan yang dalam. Habitatnya tersebar dari Afrika Selatan hingga ke wilayah tropis di Afrika bagian tengah dan timur.

Dulu spesies ini dimasukkan ke dalam keluarga Sterculiaceae, tetapi karena kelompok itu dianggap tidak alami, kebanyakan ahli botani kini menempatkannya dalam keluarga Malvaceae yang lebih luas. Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Hochstetter. Nama salah satu subspesiesnya, D. rotundifolia Bojer sekarang dianggap merujuk pada spesies lain, yaitu Dombeya spectabilis.

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Pohon ini umumnya tumbuh setinggi 5–6 meter dengan satu batang utama. Ia dapat tumbuh di berbagai kondisi, termasuk tanah dalam, tepi sungai, hingga area berbatu. Daun dan kuncup bunganya tertutup rapat oleh rambut halus berbentuk bintang. Spesies ini termasuk yang paling awal berbunga di awal musim semi, sering bersamaan dengan Erythrina lysistemon. Bunganya banyak, beraroma manis, biasanya berwarna putih namun kadang muncul dalam warna merah muda pucat. Bunganya berukuran sekitar 15–20 mm, dan buah kecil yang tidak mencolok muncul di tengah kelopak cokelat yang mengering tetapi tetap menempel. Kayunya berwarna abu-abu kebiruan, padat, kuat, dan sangat tahan lama, sehingga dulu sangat diminati untuk membuat gerobak dan kereta. Banyak jenis Dombeya yang dibudidayakan sebenarnya berupa semak berbunga putih atau merah muda yang masih berkerabat dekat dengan D. rotundifolia, seperti Dombeya burgessiae atau Dombeya autumnalis, yang terakhir dinamai demikian karena kebiasaannya berbunga di musim gugur.[2]

Budidaya dan kegunaan

[sunting | sunting sumber]

Tanaman ini tahan kekeringan dan embun beku. Karena menghasilkan banyak nektar, pohon ini sangat disukai peternak lebah dan menarik banyak kupu-kupu. Bunganya yang tampil mencolok juga membuatnya populer sebagai tanaman hias. Kayunya bernilai baik, memiliki warna biru keabu-abuan pada bagian teras, dan cocok digunakan untuk pekerjaan pertukangan, meski saat baru dipotong kayunya berbau cukup kuat seperti tepung ikan. Pohon ini juga menjadi inang bagi serangga sisik Lecanodiaspis tarsalis. Selain itu, ulat Anaphe reticulata memakan daunnya pada akhir musim panas hingga awal musim dingin, yang dapat menyebabkan kerusakan pada pohon.[3][4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Timberlake, J.R. (2023). "Dombeya rotundifolia". 2023 e.T39010A146816789. doi:10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T39010A146816789.en. ;
  2. "Dombeya rotundifolia | PlantZAfrica". pza.sanbi.org. Diakses tanggal 2025-11-26.
  3. "Species". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-02. Diakses tanggal 26 November 2025.
  4. Scholtz, Clarke H.; Holm, Erik (June 1982). "Trophic ecology of Lepidoptera larvae associated with wooded vegetation in a Savanna Ecosystem, Savanna Ecosystem Project (National Programme for Environmental Sciences, Nylsvley Study Area)" (PDF). South African National Scientific Reports (55): 19. Diakses tanggal 26 November 2025.